Semuanya sudah berlalu

Semuanya sudah berlalu
BAB 71 Penikahan Rayian dan Ririn (1)


__ADS_3

Hari bahagia yang di tunggu oleh Ririn telah tiba.hari ini ia akan melangsungkan pernikahannya.dengan baju pengantin berwarna putih tulang di kepalanya di hiasi mahkota kecil.ia telah di rias oleh make up ternama yang di minta khusus oleh Rayian.


Ririn tidak menyangka kalau ada yang menerimanya walau keadaannya yang sudah punya anak.


" Mama hari ini sangat cantik" tiba tiba Alezha sudah berdiri di depannya,alezha sangat cantik dengan balutan pakaian putihnya rambutnya di biarkan tergerai indah.


" kamu juga cantik" Ririn mencium Alezha


" Ririn bunda bahagia akhirnya kamu menikah,kamu sangat cantik" Bunda mengusap airmatanya


" Bunda Ririn tidak tahu harus berkata apa ,terima kasih untuk semuanya" Airmata Ririn menetes.


" kamu berhak untuk mendapatkan yang terbaik"

__ADS_1


" akhirnya anak ayah menikah juga" Ayah datang menghampiri Ririn dan Bunda


' terima kasih Ayah masih selalu mendukung Ririn"


" apapun keadaanmu kamu adalah permata Ayah,jangan bersedih" Ayah mencoba menegarkan hatinya.


" Gadis manja ku,kakak bahagia karena hari ini kamu menikah,jadilah istri yang baik buat suamimu" Bima mencium pipi adiknya.


" Kak Bima,kak Juna terima untuk semuanya karena masih menyayangiku,untuk Ayah dan Bunda yang selalu ada untukku,Risti kamu adalah teman,ipar terbaikku,dan buat putri kecilku kamu adalah malaikat mama dan untuk nenek dan kakek yang selalu menjaga Ririn" Ririn tak kuasa menahan tangisnya.


" aku bahagia"


" Rin tersenyumlah di hari bahagiamu, mobil pengantin sudah di depan" Kak Juna memberitahukan.Merka segera keluar dari dalam rumah.Sementara Pengantin pria telah menunggu di gereja tempat pemberkataan nikah.sepuluh menit mereka tiba di gereja.Ayah mengandeng tangan Ririn untuk di serahkan kepada pengantin pria.Rayian yang menunggu calon istrinya,sampai tertegun kalau tak di sangka Ririn sangat cantik.Ayah membawa Ririn ke hadapan Rayian.Rayian menyambut tangan Ririn .

__ADS_1


" Rayian hari ini aku sebagai ayah Ririn memberikan dia kepadamu jaga dia seperti kamu menjaga dirimu" Kata ayah sambil menahan air matanya.suasan dalam gereja begitu hening.Rayian memandang istrinya.


" Ayah aku akan menjaga amanatmu"Rayian meraih tangan Ririn dan mereka melangkah ke altar untuk di berkati pendeta.semua yang hadir sangat terpakau Ririn sangat anggung dengan balutan pakaian pengantin dan disampingnya berjalan Rayian yang sangat gagah dan tampan.mereka telah sampai di depan altar yang dimana pendeta telah menunggu mereka.Pendeta memulai akan upacara pemberkataan dan pendeta membacakan janji pernikahan


"Saudara Rayian apakah jawabmu akan kah engkau setia menjaga istrimu walau dalam senang atau susah,walau dalam sakit maupun sehat??


" Ya saya berjanji selalu setia, akan menjaganya baik dalam susah maupun senang dalam sakit mau dalam sehat" terdengar suara lantang dari Rayian.sambil memandang istrinya.Ririn terharu.


" Saudari Ririn apakah jawabmu akah kah engkau setia menjaga suamimu walau dalam senang atau susah,walau dalam sakit maupun sehat??


" Ya saya berjanji setia dalam suka mau duka dalam senang,dalam susah maupun senang" jawab Ririn dengan airmata yang menetes di pipinya.setelah itu pendeta memberkati mereka.semua yang hadir merasa senang.Papi,mami dan adik adik Rayian bahagia sekali dengan pernikahan kakak mereka.Mami memeluk Papi


" Papi akhirnya anak kita menemukan belahan jiwanya"

__ADS_1


" Ia mami, Papi senang kita berdua melewati masa tua kita dengan bahagia"


__ADS_2