
Mami yang tidak bisa berkata apa apa hanya menagis saja.Papi berusaha menjadi penengah mereka.
" maaf papi Dean mohon pamit dulu,dan Mami terima kasih karena mami telah membuat Dean seperti orang bodoh di depan Ririn dan keluarganya,papi Dean pamit" Dean meninggalkan rumah keluarganya. ia keluar sambil membawa mobilnya ke luar dari halaman rumah. Dean memakirkan mobilnya di sebuah taman Dean merasa tidak ada apa apa di mata keluarga Ririn.apa salahku Mami sampai buat begitu??memang aku mencintai Ririn,tapi karena orangtuaku aku harus melepaskan semuanya.aku tak perduli seberapa bencinya Ririn denganku karena aku meninggalkannya untuk menikah.tak apa apa tapi kenapa harus Mami masuk untuk merusaknya.Dean menghembuskan napasnya.terasa sesak dalam dadanya.ia harus akui kalau ia sakit dengan semua ini.entah bagaimana caranya ia harus meminta maaf pada Ririn.dari dalam hati yang paling dalam masih ada cinta untuk Ririn tapi ia sadar Ririn adalah masalalunya
Bruk.Dean kaget karena seorang anak perempuan berumur sembilan tahun jatuh.dengan refleks Dean jongkok di depannya
" ada yang luka?"" tanya Dean.karena anak perempuan yang di depannya meringis kesakitan
" lutut Aleza Om" Alezha gadis cantik imut yang rambut di kucir dua.Dean memeriksa lutut Alezha.
" kenapa lari- lari? memang sama siapa ke taman,? Alezha tunggu disini om ambil obatnya"
__ADS_1
" Alezha sama Papi tadi mau beli Es krim tidak lihat batu ya tersandung dan jatuh" dengan langkah cepat Dean kemobilnya mengambil kotak p3k untuk mengobati kaki Alezha.Dean membersihkan darah dan mengoleskan alkohol supaya darahnya berhenti mengalir.setelah di bersihkan
" sudah selesai,lain kali hati hati ya.o ia nama Om Dean, tadi nama kamu Alezha ya?? cantik sekali namanya" Dean membelai pipi chubby Alezha.
" Alezha" panggil seseorang
" maaf ya Om Alezha di panggil Papi, Om ganteng sekali seperti Papi Alezha,semoga kita bisa bertemu lagi" katanya dengan binar mata yang bercahaya.sepertinya tatapan seseorang dimana?? apakah aku pernah melihatnya.dan kenapa hatiku serasa berdetak ketika bersentuhan dengannya.Alezha lari meninggalkan Dean yang bengong.Dean merasa ada sesuatu yang mengalir sejuk di hatinya.ia merasakan perasaan nyaman.ah perasaan apa ini??Dean mendesah.
" Alezha ingin beli es krim papi tapi alezha jatuh jadi lutut berdarah tapi Alezha di tolong sama Om jadi di obati lukannya."
" hati hati larinya.nanti kamu terluka papi sedih?"
__ADS_1
" Papi jangan sedih luka Alezha tidak apa apa? cup Alezha mencium pipi Bima.
"ia sayang,ayo sama Papi beli es nya,tapi sebelumnya kita kesana dulu soalnya tadi tante Risti juga mencari kamu?,takutnya tante Risty menunggu lama",mengedong Alezha.
" Tante Risty" panggil Alezha manja
" Alezha dari mana,papi dan Tante cari,jangan hilang tiba tiba sekarang ini penculikan anak anak sedang marak" Risty menerima Alezha dari gendongan Bima
" tadi Alezha ke pingin beli es crim Alezha lari tapi tidak batu Alezha jatuh" ni lihat lutut alezha luka" Alezha menunjukan lututnya." tapi alezha sudah di tolong oleh om yang lagi di taman."
" Alezha kalau mau beli apa apa bilang ya sama Tante tidak boleh menghilang, tante takut" Risty mencium kedua pipi Alesha.
__ADS_1