
Mami Rayian hanya terdiam sebelum menjawab tibi tiba Ririn sudah berdiri di samping mami
" Mami biar Alezha sama saya saja" kata Ririn yang melihat Mami Dean terpaku melihat Alezha.
" Ayo Alezha sama mama,oma masih ada tamu,mami aku dan Alezha ke sana dulu ya,Tante apakabar" Ririn tersenyum ke arah mami dean
" Baik rin"
" ma ,tante aku kesana dulu" pamit Ririn sambil mengengam tangan Alezha.mereka berjalan ke arah Rayian yang masih berbicara dengan kenalannya.sementara mami dean masih terdiam
" ayo kak kita duduk disana sambil menikmati makanan dan kue yang ada.semuanya Ririn yang masak.coba dulu.maaf ya kak kalau masalah Alezha aku tidak bisa berbicara,biar Ririn yang menjelaskan." kata mami Rayian tulus
" tidak apa apa dek aku yang salah" mami dean menghembuskan napasnya.
" ririn anak yang baik aku beruntung mempunyai menantu seperti dia.ayo kak di cicipi dulu kue ini?? mami Rayian memberikan kue kepada mami dean.mami dean memakan kue yang diberikan.matanya memandang terus ke arah Alezha,Ririn dan Rayian yang sibuk menjawab setiap pertanyyan Alezha.Dean yang berdiri tak jauh dari Mereka.ia berjalan ke arah Rayian dan Ririn
" malam" sapa Dean
__ADS_1
" malam juga Dean" balas Rayian
" Om baik datang juga" tanya Alezha dengan wajah berbinar.Ririn yang tadi berdiri kaget dengan sapaan Alezha
" Ale kenal om ini?? tanya Rani heran
" ia ma waktu di taman Ale jatuh om ini yang nolong"
" o begitu"Ririn memandang ke arah Dean Rayian mengenggam tangan istrinya, seakan memberikan kenyaman
" mana Ella"tanya Ririn
" Hallo cantik" sapa Ella kepada Alezha,kamu hari ini cantik sekali" puji Ella.Ririn terkejutt untuk kedua kalinya.karena Ella juga mengenal Alezha
" makasih tante,tante juga cantik,cocok sama om baik" kata Alezha
" Sayang" bisik Rayian,jangan tegang begitu rileks.sementara Ella ajak Alezha bicara.
__ADS_1
" tapi sayang darimana Alezha mengenal mereka sedangkan aku tak pernah mempertemukan mereka"
" sayang kita tidak bisa memisahkan hubungan darah,jangan panik begitu cepat atau lambat Alezha harus tahu kebenaraannya"Ririn ingin membalas
" ma,papi Ale boleh tidak ikut om baik dan tante duduk di sana" Alezha meminta ijin.Ririn diam hatinya tidak terima tapi genggam tangan Rayian seakan membuatnya tenang.
" boleh tapi jangan jauh dari pandangan mama sama papi" Ririn mengijinkan Dean dan Ella membawa Alezha duduk dengan mereka.hatinya masih bimbang,tapi perkataan Rayian ada benarnya bagaimanapun hubungan darah tidak bisa di pisahkan.
" sayang" panggil Rayian karena melihat wajah istrinya yang terdiam
" apa kamu baik baik saja"
" ia" jawab " apa sudah tiba saatnya Alezha tahu kebenaraannya??
" ia sayang daripada alezha tahu dari orang lain lebih baik dia tahu saat ini,mungkin awal ia tidak terima tapi lama lama pasti dia mau'
" tapi sayang kalau mereka ingin mengambilnya gimana?? aku tak rela"
__ADS_1
" sayang sudah jangan di pikir jauhnya.pasti mereka akan mengerti,sudah itu jangan di bahas dulu setelah ulang tahun papi kita akan membahasnya,ayo kita kesana nanti mami dan papi mencari kita" Rayian membujuk ririn karena ia tahu bagaimana perasaan Ririn saat ini.