Semuanya sudah berlalu

Semuanya sudah berlalu
Bab 38 perasaan Rayian kepada Ririn ( 4)


__ADS_3

Kediamanan Orang tua Rayian


" siang tuan muda" sapa Satpam yang membuka pintu untuk Rayian.Rayian tersenyum kepada satpam


" siang juga pak santos,mami ada ??"


" ada tuan "


" aku kedalaman dulu ya"Rayian menjalankan mobilnya kehalaman yang besar.


" mami" panggil Rayian.muncul seorang perempuan cantik berumur sekitar limapuluhan


" hallo sayangnya mama" mami mencium Rayian


" mami"


" ada angin apa ni anak lelaki mami muncul siang siang di rumah mami


" kangen mami?""


" hmmm mami curiga ni pasti ada sesuatu ni"


" tidak ada mami hanya kangen masakan mami?


" kamu makan apa?""


" apa saja mi,kok rumah pada sepi?""


"papi lagi tidur siang semalan bergadang nonton sepak bola"


" terus si bungsu Ria mana?""

__ADS_1


" tadi ada ijin keluar mau beli buku"


" sama sapa"


" sama della temannya"


" o..."mi kaka lapar ni" kata rayian sambil memegang perutnya.


"ayolah ke meja makan mami siapkan,kamu sudah lama tidak kesini? sibuk ya,"mami terus menata makanan di meja.Rayian mengambil piring dan menyendok makanan kepiringnya


" ia mi,mami kaka pingin ngomong ni?"


" ngomong apa sih?""


" mami kalau kaka menyukai seseorang tapi dia sudah punya anak satu, mami marah tidak"


" mami semua terserah kaka saja kalau menurut kaka dia baik mami setuju saja,toh sebentar yang jalani rumah tangga kaka bukan mami,siapa sih yang sudah buat anak mami yang ganteng ni sampai begini?"


" sayang mami tidak hapal semua karyawan


papi tapi kalau lihat muka pasti mami ingat"


" mi kapan kapan datang lah kekantor supaya mami bisa lihat"


" ajak dia makan malam disini?"


" mana dia mau,orangnya saja cuek.tiap kali kaka ajak bicara dia bicara seadanya walau sekeretaris kaka"


"terus mami harus buat apa?"""


" mami yang ajak pasti dia mau"

__ADS_1


" siapa namanya"


" Ririn mi"


" oh dia kan karyawan terbaik papimu"


" nah itu mami kenal gimana mi "


"oke lah kalau kaka rasa baik mami setuju,pasti papi setuju"


" tapi mi masalahnya apakah dia punya perasaan dengan kaka tidak setiap kali kaka berbicara kearah sana ia langsung mengalihkan pembicaraan.sepertinya ada hal yang dia pendam dan itu juga menyangkut masa lalunya.mi anaknya perempuannya cantik umur 9 tahun,tadi ketemu di taman"


" wow kaka selangkah lebih maju dong" puji mami


" tidak juga mi kebetulan saja tadi ketemu.mami kalau ketemu pasti langsung jatuh cinta dengan anak itu imut sekali"


" ia sayang anak mami,berarti kamu sudah melupakan Dewi ya"


" sudah mi sejak ia menghianatiku"


" baguslah mami dukung itu" mami dan Rayian berbicara sampai rayian makan habis.


" mami tapi keluarganya sederhana mami tidak malu kalau besan sama mereka,ayahnya tukang bangunan,waktu kaka turun tinjau lokasi ketemu ayahnya yang ternyata kepala tukang dan ibunya jualan makanan di rumahnya,dan Ririn tak pernah makan di kantin,ia selalu bawa makanannya sendiri.kaka pernah bertanya kenap a tidak makan di kantin,ia jawab makanan bundanya lebih enak dari makanan yang ada di kantin.mami tahu kadang makanannya kaka habiskan" kata Rayian sambil tertawa.


" kaka jangan begitu"


" mami selama dia jadi sekretarisnya kaka pakaiannya sangat sederhana sekali tidak makeup,pakaian yang di kenakan juga tidak bermerk dia natural sekali"


" kaka sampai melihat sedetail begitu?" "


" ia mi

__ADS_1


__ADS_2