
" ma jangan ya sama Alezha,alezha janji tidak akanbicara itu lagi?""alezha meeaih tangan ririn sambil menciumnnya
" oke sayang" ririn tidak sanggup menatap wajah anaknnya yang penuh dengan penyesalan.
" Rin kamu berhutang banyaknya penjelasaan fF,ayo alezha kita kesana beli balon,biar mama bayar makan kita,' Rayian dan Alezha keluar dari warung dan ririn menbayar makanan mereka.drttt drttt bunyi hp Ririn dari dal tasnya.kak juna calling
" Rin kamu masih ditaman ya" tanya juna
" masih kak,kaka mau jemput ya"
" ia kamu dan alezha tunggu sampai kaka datang ya?""
" ia kak nanti ririn tunggu"
" ok rin kaka langsung kesana??"Juna menutup panggilan teleponnya.ririn menyimpan kembali hp nya ke tas.setelah menbayar makanan ririn mengikuti Rayian dan Alezha yang telah membeli balon.
" ma lihat balon Alezha banyak" alezha menunjukan balon balon yang di pegangnya.
" memangnya Alezha punya uang untuk bayar bal0n ini?""
" om Rayian yang membelinya"
" pak" panghil Ririn
" hmmm" jawab rayian
__ADS_1
" kenapa banyak sekali??"
" alezha yang pilih"
" ma jangan marah om Rayian ya tadi alezha yang minta"
" tapi ini yang terakhir ya,jangan minta yang aneh aneh"."
" ma " rengek alezha.
" kalau alezha mau apa minta sama mama ngerti"
" ia ma"
" Rin kamu kenapa sih dari tadi mood mu tidak baik,alezha yang jadi sasaran kemarahanmu,tadi alexha maunya satu tapi aku yang maksa untuk ambil banyak."
" emangnya kalau balon itu hutang,aku tidak habis pikir dengan pikiranmu."Rahian terlihat kecewa dengan sikap Ririn kepada Alezha.Alezha hanya terdiam saja.
" sudah lah rin pusing dengar marah marah kamu, kita mau main apa lagi ya"
" kita main lempar bola om"
" ok zha kita kesana"Rayian dan alezha meninggalkan Ririn.kenapa ya aku bawaannya marah marah dengan alezha.
" Rin" panggil juna yang sudah berada tepat di belakang ririn ririn kaget dengan kemunculan Juna.
__ADS_1
" kak sudah sampai ya?""
" ia mana alezha"
" tu ada main"
" sama siapa?""
" sama bos ku kebetulan tadi ketemu di taman jadi diajak bermain."
" wow memangnya bos belum menikah?
" belum,kenapa kak" tanya Ririn heran
bawa aku kenalan sama bos mu sapa tahu bisa jadi adik ipar?""goda Juna.wajah ririn lanhsung memerah.
" kenapa wajahmu ko merah, kamu suka ya sama bos kamu?""
" entahlah kak,aku minder dengan status ku sudah punya anak satu,mana kami seperti langit dan bumi.kita tidak bisa sama dengan mereka."
" belum tentu rin jangan berpikir negativ begitu"
" entahlah kak aku masih trauma dengan perlakuan orang tua Dean yang membawa cek untuk kita supaya aku melupakan dean??kak memang sudah 9 tahun tapi aku belum bisa melupakannya.semua tergambar jelas diingatkanku,bagaiman kata kata ibu Dean yang jelas jelas menghina keluarga kita,makannya aku tidak mau lagi dengan anak pewaris kekayaan orang tua mereka,aku masih merasakan sakit itu sampai sekarang" Ririn menahan kabut dimatanya
"Rin tidak semua orang sama masing masing dengan pemikiran mereka.barangkali orangvtua dena memandang status sosial tapi keluarga bos kamu pasti beda"
__ADS_1
" pasti sama kak soalnya mereka sepupu"
" rin anak kembar saja beda apalagi ini sepupu pasti b e d a"