
" sekarang terserah kaka untuk memutuskan apakah hubungan ini berlanjut atwaktunya" sampai disini.terus terang kaka aku takut berumah tangga.aku takut kalau keluarga dari suamiku tidak menerima keadaanku"
" Rin aku sudah bilang masing masing kita punya masa lalu jadi yang lalu berlalu dan yang ada sekarang masa depan. dan aku sekarang adalah masa depanmu.percayalah aku selalu ada untukmu.aku tidak mau berjanji tapi aku mau membuktikan semua perkataanku.berdamailah dengan hatimu maafkan semua yang telah lalu.pasti kamu akan mendapatkan kebahagiaan.dan kebahagianmu adalah aku" Rayian menghapus airmata yang jatuh di pipi Ririn.
"Terima kasih kak kamu mau menerimaku apa adanya,tapi kaka jangan berharap banyak untuk bisa membawa Alezha karena pasti Kak Bima tidak akan melepaskan.karena semenjak lahir alezha sudah menjadi tanggung jawabnya.kak Bima sudah di anggap sebagai papinya.aku terkadang cemburu karena alezha lebih dekat dengan kak Bima tapi aku sadar memang sejak alezha lahir ia sudah tidak denganku karena aku harus menyelesaikan kuliahku.tahu bagaimana di hina saat hamil karena tidak punya suami.aku tak peduli yang penting keluargaku selalu mendukungku.Ayah,Bunda dan kedua kakaku mereka adalah kekuataanku,saat kita berdua berkomitmen untuk melangkah lebih jauh aku harap kaka tahu itu,karena berumah tangga bukan untuk main main bukan satu dua hari tapi ini sampai maut memisahkan." Ririn mengatakan semua isi hatinya.
" percayalah Rin aku menerimamu apa adanya,dan keluargaku pasti menerimamu karena papi mengenal mu sebagai karyawan teladannya selama bekerja,mereka selalu mendukung apapun keputusanku selama itu tidak keluar dari apa yang akan merugikan,mami ku orang yang paling mengerti akan hidupku.kemarin waktu aku kembali kerumah saja mereka menyuruhku untuk membawamu,adikku yang paling bungsu orang terkepo.pasti kamu akan cocok dengannya"Rayian membelai rambut Ririn.
__ADS_1
"tapi kak aku malu untuk bertemu dengan mereka"
" tidak usah malu,aku akan berada di sampingmu" Rayian menguatkan Ririn
" kak ini sudah malam ayo kita pulang aku tidak ingin mengewakan orang tuaku.cukup satu kali aku mengecewakan mereka." Rayain mengiyakan permintaan Ririn.bagi Ririn Rayian adalah sosok yang begitu kebapaan walau mereka hanya berbeda berapa bulan dalam usia tapi sikapnya dewasa dalam mengambil keputusan .Tuhan aku percaya ini jodoh yang kamu kirimkan untuk ku.
" apa yang kamu pikirkan"?? tanya rayian
__ADS_1
" itulah kemurahan Tuhan sayang,apapun keadaan kita Tuhan selalu memberikan yang terbaik untuk kita."
" kak apakah aku mimpi?'"
" Rin kamu tidak mimpi,kamu ada dalam alam nyata"
"aku takut kalau ini mimpi saat terbangun semua sudah hilang"
__ADS_1
"jangan mengatakan itu.Tuhan telah menyediakan terbaik untukmu.Kitakan tidak pernah tahu akan kehidupan ini,jodoh,kematian ataupun kelahiran semua adalah rahasia Tuhan,kamu dan aku adalah takdir dalam jodoh" Rayian mencoba menghibur Ririn yang dari tadi wajahnya murung terus.
" Apapun keadaan kita Tuhan selalu ada untuk kita,Tuhan tak pernah tidur janjinya selalu tepat pada waktunya.dan semuanya adalah indah pada waktunya,tersenyumlah karena matahari akan selalu bersinar di siang hari dan bulan bersinar dimalam hari kardna semuanya adalah rancangan Tuhan buat kita manusia" Rayian memeluk erat Rurin yang ada dalam dekapannya.