
pesta ulang tahun perusahaan telah usai seeminggu yang lalu,semua bekerja seperti biasa banyak karyawati yang menatap iri kepada Ririn tapi Ririn tak perduli.ia anggap semuanya angin lalu.hubungannya dengan Rayian berjalan dengan baik.Ririn selalu membawa bekal untuk Rayian.Ririn tidak mau ambil kesempatan dalam kesempitan hubungannya dengan Rayian.Ririn bekerja seoerti biasa.ia juga tidak mau kalau Rayian selalu datang ke ruangannya.ia mengatakan ia tidak nyaman bekerja kalau Rayian tiap hari lalu lalang di hadapan terkadang Rayian bingung dengan Ririn ia mengikuti saja,toh semua orang juga sudah tahu kalau Ririn adalah calon istrinya.Elsa adalah teman terbaik Ririn selama di acouting.Elsa selalu bersama sama dengan Ririn.Risty mengundurkan diri dari jabatannya sebagai sekretaris ia mau fokus sebagai ibu rumah karena Alezha yang di bawa oleh Bima ke rumah mereka di tambah Risty lagi hamil di kehamilannya ia di larang capek.Risty menikmati perannya sebagai Ibu.keluarga Rayian ingin bertemu dengan keliarga Ririn untuk membahas kelanjutan hubungan antara Rayian dan Ririn.malam ini seperti janji keluarga Rayian ingin penentuan tgl pernikahan.Ririn dan keluarga menanti kedatangan keluarga Rayian.bunyi mesin mobil di depan rumah.Ririn membuka pintu terlihat papi,mami dan Rayian yang datang
" selamat Papi,mami" sapa Ririn sambil mencium punggung tangan Papi maminya Rayian
" malam sayang" balas Mami
" ayo masuk sudah di tungga Ayah dan Bunda"Papi dan mami masuk di ikuti oleh Rayian tepat di samping Ririn Rayian berbisik
" kamu cantik malam ini sayang,aku ingin cepat menikah takut jauh darimu" wajah Ririn berubah merah." sudah masuk tu Ayah dan Bunda menunggu. Ririn mendorong Rayian.Rayian hanya terkekeh mengoda Ririn
" malam ayah dan ibu,kak Bima kak Juna" sapa Rayian
" malam nak ayo duduk " bunda mempersilakan Rayian duduk.Papi dan Mami hanya tersenyum melihat putranya
__ADS_1
" maaf pak dan bu kedatangan kami kemari untuk membicarakan pernikahaan antara Rayian dan Ririn" papi memulai pembicaraan
" silakan pak kami hanya menunggu saja" Kak Bima yang mewakili keluarga
" kedatangan kami ingin membicarakan kelanjutan hubungan antara Rayian dan Ririn,karena Rayian anak kami tak sabaran untuk menikah,ia kan Kakak?" tiba tiba Papi berbalik pada Rayian yang dari tadi diam.Rayian hanya tersenyum
" ia pi " jawab Rayian
" Rin kalau kamu mau tanggal berapa?"" tanya Rayian kepada Ririn yang duduk di sampingnya.yang di tanya menatap Rayian dan berbalik kepada Orang tua mereka
" boleh Ririn minta satu hal tidak?""
" apa sayang"? tanya Mami
__ADS_1
" Ririn ingin menikah di kota kelahiran Bunda kota S dimana Ririn menempuh kuliah di sana,ada kakek dan Nenek kasian mereka sudah tua,biar dimasa tua mereka, Ririn ingin di sana" pinta Ririn
" ide bagus juga" Rayian menimpali pembicaraan Ririn,bagaimana mami"
" mami sih ikut saja kalau itu kemauan Ririn"
" oke berarti rayian dan Ririn menikah di kota S sekaliam ingin berkenalan dengan nenek dan kakeknya Ririn"mami memgiyakan ide tersebut
" na kita sudah sepakat tanggalnya berapa?""
" Rin kamu tentukan tanggalnya?" Ririn terdiam memikirkan tanggal pernikahan
" Rin tanggal 30 aja" usul kak Juna
__ADS_1