Semuanya sudah berlalu

Semuanya sudah berlalu
Bab 24.Kerja sama (2)


__ADS_3

pembaca yang baik maaf kalau ada penulisan yang salah maklum baru belajar jadi penulis*""""


Ririn terdiam mendengar segala perkataan Bima."kak terima kasih ya selalu ada untuk ririn ririn bersyukur punya kaka seperti kak bima dan ka juna.punya orang tua seperti ayah dan bunda,dan punya alezha.ririn bahagia kak walau ririn melakukan kesalahan ririn masih di sayangi oleh orang orang yang mencintaiku.


" rin kita adalah saudara.itulah gunanya saudara disaat kita terpuruk ada saudara yang selalu siap membantu.sudah hapus airmatanya.kaka lapar ni belum makan.kamu juga pasti belum makankan??Ririn mengiyakan kakanya.


"kak bekal ku tertinggal di kantor.tadi sewaktu aku jalan luoa mengambilnya"


"sudah kita beli saja.


"punya kaka aja kita bagi supaya baik


" ok tunggu kaka ambil dan kita dua makan"


bunyi ring tone cinta karena cinta punya judika berbunyi.Ririn melihat sapa yang manggil ternyata Resti


"Rin kamu di mana?? di cari pak Rayian


" Res tolong bilang aku kurang enak badan jadi aku pulang,o ia res tolong ya bekal siangku ada di laci meja tolong di ambilkan dan makanlah.tadi aku lupa"

__ADS_1


"baiklah"


"Res tolong kamu headle pekerjaan semua dokumen untuk rapat sudah aku siapkan di meja jadi kamu tolong bagi waktu rapat.aku pusing res jadi aku pulang.


" oke rin,istirahatlah supaya besok kamu bisa segar"


" makasih ya res"


" sudah jangan sungkan kitakan saling membantu." Ririn menutup panggilannya dengan Resti.untung ada Resti yang selalu membantunya.Bima datang membawa bekal siangnya.ia dan Ririn saling berbagi makan siangnya.


sementara di kantor Rayian merasa suasana hatinya tidak tenang sejak pengakuan Dean tadi ia merasa sakit.ternyata Dean adalah penyebab Ririn tidak pernah membuka hatinya sedikitpun sebegitukah sakitnya sampai ririn tidak pernah memberikan celah kepadanya.Ririn asal kamu tahu aku mencintaimu.desah Rayian sambil menyandarkan badannya di kursi.Ririn tidak ada di ruangannnya kemana ia pergi?? ah bisa gila.apakah aku harus menanti kapan ia membuka hati???


" selamat bergabung ya?? Rayian menjabat tangan Dean dan Rangga saling bergantian.sementara Dean matanya sedari tadi mencari sesuatu


"Dean apa yang kamu cari dari tadi hanya tengok sana tengok sini apakah lehermu sakit ?? Tanya Rangga yang heran dengan kelakuan Dean


" sekretaris lu mana Ray??


"sakit tadi pamit pulang"

__ADS_1


Rangga kaget karena Dean bertanya tentang Ririn.


"woi ingat istri di rumah??


" emangnya apa yang kulakukan??


" tanya tanya sekretarisnya Ray???


"apakah tidak boleh??


"" hem hem Rayian yang memperhatikan bingung dengan kelakuan dua orang di depannya


" tadi Ririn kurang enak badan jadi dia ijin pulang,jadi di gantikan oleh Risti"


"Ray sekretarismu yang nama risti masih jomblo nggak?? boleh gue pdkt?? tanya Rangga


" boleh saja tapi di luar jan kerja jangan ganggu jam kerja.dan kamu berusahalah untuk mendapatkan hatinya karena yg ku dengar ia sangat keras??


" kalau masalah itu gampang pasti aku taklukan.hei Dean kenapa kok kamu diam saja??sejak tadi tidak ada suaramu,apakah kamusudah bisu?? goda Rangga.tapo Dean seperti malas menanggapi Rangga

__ADS_1


__ADS_2