
Rayian mengantar Ririn ke rumah orang tua Dean.terlihat wajah gugup Ririn setelah mereka sampai di halaman rumah Otang tua Dean.Rayian tahu kalau Ririn sangat Gugup.di raih tangan Ririn di genggamnya
" jangan takut ada aku yang akan menemani mu" Rayian memberikan semangat kepada Ririn.
" ia" Rayian dan Ririn turun dari mobil.Rayian mengetuk pintu.tok tok pintu di buka muncul seorang wanita yang berumur lima puluhan.itu mamanya Dean,begitu diliat Rayian
" Rayian tumben main kesini, sama siapa?"" tanya mama Dean
" ada yang ingin bertemu dengan tante,ayo Rin"
" siang tante" sapa Ririn,wajah mama Dean berubah masam begitu di lihat Ririn
" untuk apa ke sini?""
__ADS_1
" ada yang ingin aku kembalikan" Ririn mengambil sebuah amplop putih dan menyerahkan kepada mamanya Dean
" apa ini?" tanya mama Dean heran
" itu yang tante berikan sembilan tahun lalu,aku tidak menggunakannya.terima kasih tante karena mengajarkan kepada apa arti sebuah cinta yang dipandang dengan nilai uang ,dan aku harap tante bisa memahami lebih jauh dari padaku.maaf tante aku bisa mengembalikan karena aku berusaha untuk mengembalikan aku tidak pernah bertemu dengan tante karena saat itu ke singapur.entah berapa kali aku datang tapi tak pernah bertemu.dan hari ini aku bersyukur bisa mengembalikan sendiri" Ririn menjelaskan kepada mama dean.
" kenapa tidak kamu gunakan"
" kamu akan menikah dengan Rayian?" tanya mama Dean heran
" kenapa tante bertanya begitu" kali ini Rayian yang bersuara
" tante heran sama kamu masa mau dengan anak seorang tukang bangunan'" Mama dean mulai menghina Ririn
__ADS_1
" maaf tante aku tidak melihat orang dari statusnya miskin atau kaya tapi aku lihat dari perbuataanya.kalau tante tidak suka jangan menghina,aku tahu status tante lebih tinggi dari keluarga Ririn.buat aku selama orang tuaku tak pernah memandang rendah orang lain,maka aku juga tidak pernah mau memandang orang dari statusnya.ayo rin kita pulanh,aku gerah mendengar perkataannya.tante aku orang yang paling menghormati orang lebih tua dari padaku tapi hari ini tante membuatku tidak menghargai mu sebagai yang tertua.permisi" Rayian menarik tangan Ririn meninggalakan rumah Dean.airmata yang di tahan oleh Ririn sewaktu penghinaan mama Dean.ia berusaha untuk menangis.setelah masuk dalam mobil air mata Ririn jatuh
" aku pikir sudah sembilan tahun berlalu di tambah Dean juga sudah menikah kenapa mamanya tidak pernah berubah?" kata Ririn dengan uraian air matanya.Rayian meraih kepala Ririn di bawanya dalam pelukkannya
" Mulai saat ini tidak akan orang yang menghinamu aku akan berdiri di sampingmu" Rayian mengusap kepala Ririn yang masih menangis." aku yang akan menjagamu"
" terima kasih" ucap Ririn
" sudah hapus air matamu ada aku di sini" Rayian menhapus air mata Ririn,di kecup ke dua pipi Ririn
" tersenyum lah lihatlah ke depan dan jangan pernah menoleh ke belakang karena hidup itu perlu perubahaan.aku akan selalu ada untukmu" Rayian menguatkan Ririn." dari masa lalu kita belajar untuk bangkit dan lebih kuat untuk melangkah.hidup itu akan mengalir terus seperti air yang mengalir."
Jangan lupa komennya di tunggu
__ADS_1