
Hari berlalu dengan cepat tak terasa.hubungan Rayian dan Ririn berjalan dengan baik.tak ada yang tahu dengan hubungan mereka.karena Ririn melarang keras.ia tidak mau kalau orang berpikir negatif tentangnya.Rayian mengerti dengan keadaan Ririn.mereka bertemu itu pun juga Rirn yang menentukannya.hari ini Dean dan Rangga kembali kekantor Rayian untuk kelanjuta kerja sama.sejak masuk perusahaan Rayian mata Dean berusaha untuk melihat sosok Ririn bahkan meja sekretaris yang ada hanya seorang laki laki muda yang duduk di situ. Rangga yang melihat itu ikut bingung
" kamu kenapa mata lihat sini lihat sana apa yang kamu cari??"
" kok aku tidak melihat Ririn di meja sekretaris"
" jadi dari tadi kamu itu cari Ririn ya??
" ia kok dia tidak ada di meja sekretaris"
" barangkali ia sudag berhenti kerja" Rangga memberikan alibinya
" barangkali juga"
__ADS_1
" selamat sian pak" sapa lelaki yang duduk di meja sekretaris." mau bertemu dengan pak Rayian,sudaj di tunggu di ruangannya, kenalkan nama saya Andik,saya yang mengganti Ririn" sekretaris baru itu memperkenalkan namanya
" memangnya Ririn mana? Tanya Dean penasaran
" o ibu Ririn hanya tiga bulan saja di bagian ini.ia sudah kembali ke tempat lamanya yaitu acuoting" Andik menjelaskan.Dean dan Rangga hanya manggut manggut saja
" duh tidak bisa lihat mantan kekasih ni ingat ada istri di rumah bisa tidur di luar" bisik Rangga di telinga Dean.Dean hanya diam.semakin jauh saja untuk bertemu dengannya.Rangga jalan mendahului masuk keruangan Rayian.Rayian sedang sibuk dengan dokumen dokumennya yang harus di selesaikan.
" Wow bos kita satu ini lagi sibuk sekali" Rangga hanya berdecak saja.Rayian yang sedang asyik dengan dokumen dokumen langsung menghentikan kegiataannya.sambil tersenyum Rayian bangkit dari duduknya menyalami ke dua temannya
" Yang makin bersinar itu kamu Ray,ngomong ngomong kemana sekretarismu kok tidak kelihatan" tanya Rangga pura pura
" Ririn maksudmu" Rayian menyebit nama Ririn.raut wajah Dean berubah pias." Dia hanya diperbantukan selama tiga bulan di sekretaris.setelah itu ia di kembalikan ke bagiannya, memangnya kenapa?" tanya Rayian dengan sengaja.padahal ia tahu kalau Dean sengaja mencari Ririn
__ADS_1
" ini ada yang merindukannya" Rangga menyenggol tangan Dean
" ih sapa juga " sangga Dean
" lho tadi kita masuk mata kamu lirik sana lirik sini.memangnya sapa yang kamu cari?? kalau bukan Ririn,ayo ngaku deh ?" Rangga semakin menggoda Dean.wajah Dean berubah.Rayian hanya diam melihat kedua temannya saling mengoda.tak lama kemudian Andika masuk membawa minuman untuk tamunya.
" Andika bawakan dokumen PT Surya dan PT Angkasa.karena ini mau di tanda tangani" perintah Rayian kepada Sekretarisnya
" Rayian kita sudah mulai penggerjaan sekolah tersebut.setelah penanda tangan kerja sama" Dean angkat bicara
"Oke aku juga secepatnya.karena target yabg kita kerjakan hanya satu tahun dan masa pemeliharaan dua tahun." Andika masuk dengan dokumen dua perusahaan tersebut.Andika membagikan dokumen tersebut dan di baca oleh Rangga dan Dean
" aku setuju dengan kerja sama " Rangga mengambil Pena untuk menanda tangani kerja sama tersebut
__ADS_1
" Aku juga" Dean juga mengambil pena.
" setelah penanda tanganan ini selesai kita mulai bergerak untuk bekerja.terima kasih untuk kerja sama ini"Rayian mengucapkan terima kasih pada Rangga dan Dean