
Jam makan siang untuk para karyawan dengan tergesa gesa semua karyawan keluar dari ruangan untuk menikmati makan siang
" Rin ayo kekantin" Ajak Elsa
" tidak Sa kan kamu tahu aku jarang ma kan di kantin aku punya bekal" Kata Ririn mengangat bawaannya.
" tapi kamu mau makan di taman ayo kita barengan dari ruangan ini" Elsa mengajak Ririn keluar dari ruangan.Ririn mengikuti langkah Elsa keluar dari ruangan sampai di lantai bawa Ririn ke taman sedangkan Elsa menuju kantin.bersamaan dengan Dean dan Rangga juga keluar dari perusahaan.
" Rangga itu kan Ririn" Tunjuk Dean
" mana ?"" Rangga memcoba cari sosok Ririn
__ADS_1
" itu yang ke taman "
" kamu mau samperin?""
" ia aku mau minta maaf"
" kalau begitu aku jalan dulu.selesaikan masalahmu" Rangga meninggalkan Dean.
" Ririn?"' panggil Dean.Ririn yang asyik dengam musik tak memperdulikan sekitarnya.sampai Dean duduk di sampingnya.Ririn yang kaget segera membuka hedsetnya.ia memasang wajah tidak bersahabatnya.dari raut wajahnya Ririn sangat tidak ingin bertemu dengan Dean
" Kamu dari dulu tidak berubah.masih bawa bekal.aku kira di saat kau bekerja kau tidak akan membawa makanan?" kata Dean.Ririn yang bersiap untuk makan dengan jengkel meletakkan makanannya.
__ADS_1
" memangnya ada peraturan tidak boleh bawa makanan sendiri datang tempat kerja?? kamu buat selera makan saya hilang"kata Ririn dengan ketusnya.
" Rin,kamu kenapa sih kayaknya benci banget lihat wajahku"
" kamu mau tahu jawabannya tanya pada hatimu?" sarkkas Ririn
" oke Rin aku minta maaf kalau aku meninggalkanmu sembilan tahun lalu.Aku mencintaimu tapi apa dayaku orang tuaku memaksaku harus menikahi Ella.pasti kamu tidak asing dengan Ellakan kita sekelas dulu.kalau bukan orang tuanya barangkali saat ini perusahaan kami sudah bangkrut,maafkan aku Rin,terus terang aku mencarimu sejak kita selesai ujian nasional.kamu menghilang saja.aku ke rumahmu tapi Kak Bima melarangku untuk bertemu denganmu.aku ingin minta maaf saja" Dean mengusap wajahnya.sedangkan Ririn hanya diam tak bicara sedikitpun
" Aku bersyukur bisa bertemu denganmu di perusahaan Rayian.aku ingin kau memaafkanku.sungguh aku sangat menyesal.kenapa aku tidak bisa mempertahankanmu.aku hanya takut mami jantungnya bermasalah.jadi aku menerima perjodohan itu.terus terang setelah menikah kami menetap di singapur.tapi seiringnya waktu perusahaan kami mulai bangkit dari masa masa sulit.aku minta pulang ke indonesia terutama kota ini.aku ingin meminta maaf darimu." Dean hanya memandang jauh ke depan." Rin bicaralah,aku tahu kamu tidak bisu kan? aku hanya ingin kamu memaafkanku?""
" Dean" akhirnya Ririn angkat bicara walau hatinya masih menyimpan dendam." diantar kita sudah berakhir.dan kamu adalah masa laluku.kamu sudah punya istri sayangi dia cintai dia.karena tidak ada seorang istripun mau kalau suaminya mengejar mantan pacarnya.aku sudah melupakanmu sejak engkau menikah.kita dengan jalan masing masing.kamu dengan takdirmu dan aku juga dengan takdirku.jadi ku harap ini adalah pertama dan terakhir kita bertemu.anggap saja kita tak pernah saling mengenal.aku harus bisa menyembuhkan luka hatiku.tapi satu hal yang perlu kamu ingat.kita tidak berjodoh"
__ADS_1