Si Kulkas Itu Suamiku

Si Kulkas Itu Suamiku
(63) Ungkapan Hati(End)


__ADS_3

Hallo kakak pembaca semuanya, terimakasih udah mengikuti Alex dan Raina. Untuk giveaway nya akan di laksanakan di awal bukan 11.Seharusnya di pertengahan bukan ini, tetapi karena author masih sakit, jadi give away nya di undur. Oh iya, cerita nya udah ending yah. Maaf jika alurnya gak sesuai ekspektasi kalian.


Jangan lupa mampir ke cerita baru author yah, di tunggu kedatangan kalian.



...----------------...


Happy Reading.


Raina dan alex tiba di rumah. Sekarang Raina tidak berjalan kaki lagi, Alex tidak mengijinkan Raina berjalan satu langkah pun dari kantor menuju rumah.


"Capek nya" lenguh Raina merebahkan bokongnya ked sofa.


"Sini kakak pijitin" tawar Alex, ia langsung duduk di samping Raina dan bersiap untuk memijit nya.


"Eh eh gak usah" tolak Raina menjauhkan kakinya dari Alex.


"Kenapa? aku hanya ingin menghilangkan rasa lelah istri ku" ucap Alex.


"Tapi kak, aku itu istri kakak. Mana boleh seperti itu"

__ADS_1


"Kenapa tidak boleh? "


"Tentu saja, karena seharusnya aku yang mijitin kak Alex" ucap Raina.


Alex tersenyum lebar, ia menarik Raina masuk kedalam pelukannya, membuat Raina sedikit kaget.


"Kamu memang istri idaman" puji Alex.


"Tapi,,, bukan istri yang kak Alex ingin kan" cicit Raina senduh, ia masih ingat pembicaraan Alex dan Siren waktu itu. Alex menyadari perubahan sikap Raina, ia merenggangkan pelukannya agar ia bisa menatap wajah istri nya.


"Hei.... Siapa bilang kamu bukan istri yang aku ingin kan? "


"Waktu itu..... " sahut Raina terhenti. Alex mengingat ingat, moment mana yang membuat Raina berpikir seperti ini.


"Dasar bodoh" cibir Alex mengulum senyum.


"Wanita yang aku maksud itu adalah Ina, gadis yang selalu mengirim ku makanan yang enak. Jika aku tahu wanita itu adalah kamu, maka aku tidak akan mengatakan hal itu" jelas Alex. Raina kaget, ia mengangkat tatapannya menatap ke wajah Alex. tatapan mereka bertemu.


"Apa itu benar? " tanya Raina memastikan.


"Iya sayang, kamu satu satunya yang membuat duniaku berbeda"

__ADS_1


"Tapi, kak"


Alex menempelkan telunjuknya ke bibir Raina, agar istri nya diam dan mendengarkan ucapannya.


"Raina... Yang lalu, biarlah berlalu. Yang sekarang aku mau jujur sama kamu. Kamu adalah wanita yang selama ini aku tunggu, wanita hebat yang sangat sangat aku cintai. "


Raina masih mendengarkan dengan baik, sementara Alex menghela nafas dalam dan membuangnya perlahan.


"Aku memang sudah lama mengetahuinya, namun karena Egoh dan rasa takut ku membuat aku harus bersikap seperti itu"


"Aku takut, jika aku melunak. Kamu akan mudah pergi dari ku" ujar Alex lagi.


"Kak,,, aku mencintai mu sejak lama. Aku tidak pernah berniat untuk meninggalkan mu. Cinta ku tulus pada mu" ucap Raina memegang pipi suaminya. Mata mereka bertemu, menyalurkan perasaan melalui tatapan mata.


"Aku sayang padamu"


"Aku juga kak"


Mereka saling berpelukan, perasaan yang terpendam sejak lama akhir nya terungkapkan sudah. Ada rasa lega yang Raina dan Alex rasakan. Sekarang mereka sudah mulai saling jujur, tidak ada lagi rasa gengsi.


Hingga hidup mereka tentram dan damai. Alex dan Raina terfokus dengan pekerjaan dan juga rumah tangga mereka. Sementara Kian, menemukan wanita yang tepat untuk nya. Setelah menemukan wanita yang tepat, Kian baru menyadari jika perasaannya pada Raina adalah rasa kagum.

__ADS_1


......HAPPY ENDING......


__ADS_2