Si Merah Part Liontin

Si Merah Part Liontin
Cerita Dree (2)


__ADS_3

Kak Lyan : " Berarti dengan kata lain, maksudmu.... Keberadaan kakakmu ada hubungannya dengan wilayah bangsa kami?. "


Dree : " Itu benar...! Tetapi aku masih ingin melakukan penelusuran yang membuktikan dengan pasti.... Kalau dugaanku tidak salah.... " (antusias)


Mendengar penjelasan dari Dree, Eter menjadi sedikit percaya, bahwa dia memang tidak mempunyai niat buruk. Hatinya mulai membukakan ruang untuk Dree bersinggah. Hanya bersinggah dan tidak untuk lainnya. Tapi perasaan curiga tetap menjadi pagar kuat untuknya berwaspada.


Kak Lyan : " Ayah.... (berdiri) Itu masuk akal.... Setidaknya dia tidak memiliki niat buruk sekalipun. Kalaupun memang benar, apa yang dia katakan menjadi suatu kebenaran, bukankah itu akan menjadi sesuatu yang sangat membahagiakan bagi kedua pihak?. " (kakak kedua eter itu, mengeluarkan apa yang dia pikirkan)


Pendapat dari kakak perempuannya itu serasa disetujui Eter, karena Eter selalu menanti keputusan dari kakaknya itu, yang memiliki pola pikir seperti ibunya, sangat berpikir panjang dan tepat sasaran. Walaupun Eter masih sungkan untuk membela Dree tapi entah perasaan darimana, ia merasa semuanya akan baik-baik saja.


Ratu Yinya : " Suamiku, berikanlah izin padanya. Dree hanya ingin menemukan saudaranya. Untuk masalah konflik diantara kita, lupakanlah saja. Jikalau nantinya keadaan berbalik, katakan saja bahwa kita hanya ingin mendukungnya. Dan tidak bermaksud melakukan apapun. " (berusaha membujuk Raja Altergust)


Yang Mulia Raja, masih terbayang akan konflik diantara bangsanya dulu, dimana seperlima wilayahnya terkena dampak dari ledakan bom yang berisikan amonium nitrat. Bom itu berasal dari meriam yang baru diuji coba oleh para pasukan penyerang dari Kerajaan Api yang tengah mengadakan latihan gabungan.


Mereka mengatakan bahwa itu hanyalah ketidaksengajaan dari kesalahan teknis. Tetapi bagi Raja Altergust, kejadian ini merupakan bentuk penyerangan secara diam-diam, karena pihak terkait tidak meminta izin, dan tidak memberitahukannya pada wilayah perbatasan sebelah, yaitu Kerajaan Laut. Akhirnya terjadilah bentrok panjang hingga lima bulan lamanya. Raja Altergust memejamkan matanya, berusaha berpikir panjang agar tidak ada lagi kemungkinan masalah yang timbul.


Raja Altergust : " Huft.... (menghembuskan nafas) Baiklah, Pangeran Firedree.... Aku memberimu izin untuk berada di wilayahku. Tetap, sebelumnya aku minta maaf karena tidak bisa memberimu tempat tinggal di istanaku. Bukannya kau sedang melakukan penyamaran? Jika tetap tinggal disini, para prajuritmu akan menemukanmu disini. Jadi aku menyarankan padamu, agar pangeran menemukan tempat tinggal yang lebih tertutup dan rahasia. " (keputusan yang tepat)


(Pangeran berjalan maju beberapa langkah dan berlutut hormat)


Dree : " Terima kasih banyak.... Yang Mulia Raja telah memberikan saya izin. Saya akan selalu mengenang kebaikan Yang Mulia. " (Raja Altergust hanya membalasnya dengan anggukan dan senyuman.)

__ADS_1


Kak Lyan : " Lalu, dimanakah kau berencana tinggal Pangeran?. "


Syler : (menyaut) " Bagaimana kalau tinggal dirumahku saja, aku bisa memastikan keadaanmu selalu aman, dan tidak akan diketahui oleh pengawal dari istanamu. "


Kak Lyan : " Syler... Menurutmu apa yang bisa menjaminnya? " (memastikan)


Syler : " Kak Lyan tak perlu khawatir, aku punya sebuah rencana yang bagus untuknya. " (tersenyum)


Keesokan paginya di istana kerajaan laut, semua orang sibuk dengan aktivitas keseharian mereka. Saat dimeja makan, seluruh anggota keluarga kerajaan, beserta Syler dan Pangeran Dree telah siap untuk memulai sarapan mereka.


Kak Lyan : " Wahh.... Wahh... Siapa dia? Tunggu.... (menebak) Dari tinggi badannya tidak asing.... " (heran)


Semua orang terheran-heran memandang Dree, memang banyak perubahan yang terjadi padanya. Syler melakukan ini untuk mendukung penyamarannya, dan sepertinya itu berhasil membuat semua orang tak mengenalinya.


Rambut Dree yang semula panjang seperti potongan rambut perempuan, di dipotong lebih pendek dengan gaya yang sangat keren dan sesuai untuknya. Dia juga memakai pakaian seperti Syler, pakaian yang sederhana seperti anak-anak perdesaan. Syler juga menyuruh Dree agar melepas apapun yang dia kenakan, seperti gelang dan cincin, apalagi jika itu berhubungan dengan bangsanya.


Ratu Yinya : " Wahh.... (terpesona) Pangeran tampak lebih tampan dan keren dari sebelumnya yaa....!! Aku yakin penyamaranmu pasti berhasil.... " (tersenyum takjub)


Raja Altergust " Haha....(tidak menyangka kalau ini adalah bagian dari rencananya) Syler.... Kau memang berhasil membuatnya tampak berbeda, aku kagum akan rencanamu. Hahaa.... " (senang)


Kak Lyan : " Benar ayah....!! Aku saja bahkan tak menyangka sebelumnya, perbedaannya sangat jauh sekali.(melihat dari ujung-ke ujung) Apalagi rambutmu dan caramu berpakaian. Sangat keren dan cocok sekali untukmu. Apalagi anting anting itu.... (menunjuk) keren banget.... " (terpesona)

__ADS_1


Syler : " Anting? (melihat ketelinga Dree) Aku tak menyuruhmu memakainya. Tapi sepertinya tidak buruk juga kalau kamu memakainya, antingmu juga sangat cocok dengan gayamu saat ini. " (senang usahanya tidak sia-sia)


Dree : " Aku memang sengaja memakainya, bukankah peraturanmu tertulis bahwa aku harus mengenakan apapun yang tidak ada hubungannya dengan bangsaku. Oh iya.... Aku juga mau... Menambahkan peraturan sendiri untuk kalian semua. Mulai sekarang kalian jangan memanggilku dengan Pangeran Firedree, cukup nama Faren saja. " (tersenyum lebar)


Semua orang telah menyetujui persyaratan Dree, dan mulai hari ini namanya resmi berubah menjadi Faren. Hanya nama samaran, tapi tetaplah penting untuk semua rencana yang akan dia mainkan. Faren juga meminta tolong kepada Raja Altergust untuk mengizinkannya membuat dokumen palsu untuk identitasnya yang sementara.


Dokumen-dokumen penting, seperti tanda kependudukan, kartu kelahirn dan lain sebagainya, sangatlah penting untuknya untuk menjadi bukti lain jika terjadi sesuatu hal yang tidak diperkirakan. Tetapi Raja Altergust lagi-lagi menolak, itu adalah bentuk pelanggaran dari peraturan hukum kerajaan, dan juga peraturan diwilayah Bangsa air.


Untuk hal yang seperti itu Raja sangat menolak, karena akan menjadi masalah besar jika namanya, apalagi nama kerajaan menjadi pihak utama dalam aksinya itu. Akhirnya, Faren hanya bisa pasrah dengan keputusan raja, tetapi Syler sangat ingin membantunya. Diceritakanlah masalah Faren ini kepada ayahnya, berharap semoga ayahnya bisa membatu.


Tapi harapan kali ini tidak sesuai ekspetasi, ayahnya menolak dengan keras. Bahkan Syler sampai harus memohon-mohon kepada ayahnya agar bisa membantunya, sekalipun untuk terakhir kalinya ini. Faren sangat terheran-heran dengan Syler yang sangat peduli kepadanya, sampai ingin membantunya sampai bisa mendapatkannya.


Ayah Syler yang tidak tahan akan sikap anaknya itu, akhirnya mengiyakan permintaannya. Dia lalu terpikir sebuah ide, di ambilnya lah sebuah kartu kependudukan, atau sekarang seperti yang namanya Kartu Keluarga. Disitu ayahnya memperlihatkan kepada mereka berdua bahwa sebernya Syler mempunyai seorang adik perempuan. Tetapi dikartunya salah cetak menjadi laki-laki.


Dikartunya adik Syler ternyata juga bernama Faren, tetapi nama belakangnya saja yang berbeda, yaitu Faren Lindwrum. Dulu saat Syler berumur dua tahun, dan adiknya berumur satu tahun, ibunya membawanya pergi kembali ke rumah lamanya, untuk menetap dan tinggal, karena rumah lamanya berdekatan dengan rumah orang tua dari istrinya yang sudah lansia.


Dan memutuskan untuk tidak pergi merantau bersama ayah Syler. Tetapi bagaimanapun dia tetaplah istri satu-satunya yang memiliki tanggungan seorang anak perempuan. Ayah Syler hanya bisa mengiriminya uang yang cukup untuk sebulan untuk seluruh kebutuhannya. Nah dari situlah ayahnya kepikiran untuk menganggap Faren sebagai adik dari Syler, hanya untuk sementara.


Aratasun : " Kalau ada yang bertanya kebenaran kakak beradik, kalian hanya tinggal memperlihatkan kartu kependudukan ini saja....Dan kalau masih ada yang mempertanyakan kemiripan kalian berdua.... Bilang saja.... Kalau Faren adalah anak angkat.... Tapi.... Kalau kalian dites darah atau DNA untuk memastikan, kalian harus benar-benar cerdik untuk memikirkan jalan keluarnya.... Hahaha.... (tertawa senang) Dan jangan bawa-bawa nama ayah juga yaa....! "


* * * * * *

__ADS_1


__ADS_2