Si Merah Part Liontin

Si Merah Part Liontin
Ekspetasi


__ADS_3

Gemuruh suara tanah, juga ributnya dua pintu yang ambruk bersamaan, ditambah ledakan besar dari selatan ruangan yang melemparkan serpihan kaca tabung, juga semburan air dari arah timur, dan lagi, hujan bolham lampu dari tengah ruangan, semakin menambah bising dan riuhnya suasana ruang pelatihan kala itu.


Apalagi setelah itu teriakan dari masing-masing mereka semakin menambah aura menantang OronDa. Dia sungguh sangat-sangat puas melihat hasil juang mereka, apalagi latihan kali ini benar-benar sangat diluar ekspetasi. Dia tidak pernah menyangka jika potensi mereka sangatlah unggul, tapi.... Hasil hatihan yang sangat memuaskan ini memang diluar ekpetasi sekali.


OronDa berekspetasi kalau mereka hanya mampu melakukannya tujuh puluh lima persen, dengan hasil yang pas-pasan saja, dan hampir menyerah. Tetapi kenyataanya, mereka bahkan melakukannya melebihi seratus dua puluh persen, dan menghancurkan semuanya, beserta alat pendukung latihan.


Dan tidak lupa nasib seisi ruangan yang jauh berbeda saat mereka datang, sekarang sudah sangat berantakan dan tidak ada apa-apanya, apalagi pintunya. OronDa tidak habis pikir dengan yang baru saja menimpanya, dia memerintahkan anak buahnya apa, tetapi malah mendapatkan apa.


Faren : (meloncat kegirangan) " HUHUYY!!.... YEAAHH!! HAAHA.... Akhirnya... (melihat sekeliling tidak percaya).... AKU BERHASIL!!!. Syler!! Aku berhaasiiil....!! YEEYY.... Keluar juga dari tabung itu....! " (Kesenangan)


Dezyl : (tidak percaya dengan apa yang terjadi) " Aku berhasil?. (masih terperangah) Melihat ke bawah (memunguti batu serpihan karangnya) Satu... Dua... (menghitung sangat serius).... Sepuluh.... Sepul.... Sepuluuh?! (tidak percaya) Sudah sepuluh!! SUDAH SEPULUH!!....(histeris) AKU BERHASIL?!!.... (berteriak sambil berlari ke arah OronDa) OronDa.... Aku berhasiiill.... !! "


(sementara dua lainnya)


Eter : " Hah?! Apinya mana?! (melihat kekanan dan kekiri) Kok hilang?! (bingung) OronDa....!! Kemana apinya?!. "


Syler : (stay cool)


Syler* [Apa tadi? Aku hanya memejamkan mata...., mengapa lampu diatasku sudah tidak ada?. Dan apa ini (melihat ke sekitarnya yang dikelilingi besi, pecahan kaca, dan kabel rusak) Ada yang bisa menjelaskan, apa yang terjadi? (tampang polos)]


Dezyl yang mendekat ke OronDa, kembali mundur bersembunyi dibelakang Syler yang kebetulan dekat dengan posisi OronDa. Dia setengah berbisik kepada Syler.


Dezyl : " Apa ada yang salah....? " (risau)


Syler pun memandang OronDa yang memperlihatkan ekspresi menahan amarah. Atmosfer disekelilingnya berubah suram dan gelap. Mereka yang berpencar dipenjuru ruangan, berlari merapat ke tempat Syler dan Dezyl berada. Seakan menyadari badai amukan akan segera datang. Dan yahh.... Itupun terjadi.


OronDa : " AAAANAAKK-ANAAKKK!! (melotot kearah mereka berempat) APAA YANG KALIAN PERBUAT?!!! (berteriak) KALIAN SEBENARNYA TAHU TIDAK TUJUAN MISI KALIAN, HAH?!!. " (maju selangkah)


Faren: (memberanikan angkat bicara) " Untuk, diselesaikan kan?!. " (polos)


OronDa : " BODOHH!! JADI ITULAH YANG MEMBUATMU MENGHANCURKAN SEMUA?! Apa kalian tidak mendengar penjelasanku diawal....?! "

__ADS_1


(mereka saling berpandangan)


OronDa* [Aku penasaran bagaimana mereka melakukannya, apa perlu ku interogasi?]


OronDa : " FAREN!!!. " (menggertak)


Faren* [Aku lagi.... Aku lagi yang kena!. (kesal) Mengapa harus aku sih?! Sekali-kali lainnya juga donk.... Ini tidak adil.]


OronDa : "Faren.... Kenapa tabungnya bisa sampai hancur?! KAU PASTI MENGGUNAKAN TEKNIK KAN?! ATAU MENGGUNAKAN JURUS API?! Tidak mungkin itu semua terjadi, jika sampai serusak begitu, kau menggunakannya kan!!. "


Faren : " Aku sungguh tidak menggunakan teknik atau jurus apapun.... Sungguh OronDa!! Percayalah.... " (mengerutkan dahi)


OronDa* [Dia tidak menggunakan teknik atau jurus apapun, tapi dia bisa menghancurkan tabung kuat yang tahan serangan ringan itu. Jika tidak menggunakan keduanya, mau tidak mau hanya ada satu cara. Yaitu dengan penggandaan tenaga dalam roh spiritmu.]


OronDa* [Itu hanya bisa dilakukan dengan menggunakan konsentrasi luar biasa, agar bisa berhasil dengan mulus untuk membentuknya.]


OroDan* [Ketika berhasil membentuknya, serangan apa saja yang terpikirkan di otakmu, bahkan disaat itu juga, maka serangan itu akan langsung tercipta dengan sendirinya.Tanpa harus memancingnya dengan gerakan teknik, atau gerakan jurus khusus sekalipun.]


Faren, OronDa : (menyaut bersamaan) " Pusat Baraan.... "


Faren terkejut bagaimana OronDa menjawab seperti apa yang dikatakannya barusan. Ternyata, OronDa tahu serangan yang dilakukannya, meski hanya dengan melihat. OronDa memandangnya dengan serius, tapi Faren sangat ketakutan dengan tatapan OronDa yang tajam.


Pusat baraan sendiri merupakan salah satu dari sekian banyaknya serangan yang hanya bisa dilakukan, jika penggunannya sudah berada ditingkat menengah level dua. Dan seseorang yang masih ditingkatan bawahnya, jika sekali-kali berani menggunakannya, tidak lain orang itu akan mengalami kerusakan dan luka bakar serius pada bagian organ dalamnya.


Pusat baraan adalah sejenis teknik penyerangan yang menjadi penyerangan dasar dalam semua jenis serangan. Saat teknik ini digunakan, pengguna akan mengaktifkan beberapa titik dibeberapa tempat. Nantinya titik-titik tersebut akan menjadi titik mula munculnya kobaran api yang bisa menambah keunggulan diwilayah sendiri, dan mampu menciptakan peluang untuk bahan menyerang.


OronDa : " SISANYA.... KALIAN JUGA PASTI MELAKUKAN HAL YANG SAMA KAN?!! "


Eter, Syler, Dezyl : " Iya.... " (kompak)


OronDa : " Eter!! Serangan apa yang kau pikirkan disaat itu.... " JAWAB!!. "

__ADS_1


Eter : " Ee... Eemm.... Pusaran ombak.... " (melirik)


OronDa : (terkejut) " Bagaimana denganmu Dezyl!" (menatap serius)


Dezyl : " Itu.... Cumaa pembelah bukit.... " (tersenyum tipis penuh keraguan)


OronDa : (lagi-lagi terkejut) Lalu bagaimana dengamu.... Syler? Sudah bisa merasakan panasnya?. "


Faren* [Cihh... Giliran sama Syler tanyanya baik-baik.... (kesal)]


Syler : " Aku bukan lagi merasa panasnya, tapi aku merasa seperti menyedot seluruh energi dalam lampu beserta inti eneginya. Aku hanya bisa fokus sedikit, karena konsentrasi ku selalu teralihkan. Dan tiba-tiba saat aku buka mata setelahnya, semua lampunya sudah hancur.... " (komplit)


OronDa harus terkejut berapa kali?, setelah mendengar semua penjelasan anak didiknya yang sangat tidak masuk akal. 'Mereka semua ini seharusnya berada di tingkat pemula level tiga sampai lima. Tapi mengapa mereka semua memiliki energi spirit seperti anak-anak yang sudah berada di tingkat menengah?' . Itulah yang terus terngiang-ngiang dikepalanya.


OronDa : " HAHH?!! Bagaimana bisa?! Seberapa kuatnya kah energi spirit kalian yang kalian miliki? Kalian ditingkat pemula saja memiliki energi spirit yang sama seperti berada di tingkat menengah.... SUNGGUH POTENSI YANG LUAR BIASA!! Kalian pasti bisa mengikuti tesnya!!.... " (tersenyum haru)


OronDa* [Mereka adalah bibit yang sangat unggul.... Sungguh bakat yang jenius.... Mengapa raja bisa memiliki anak-anak yang sangat jarang ditemui seperti ini?. (terharu) Masuklah kalian di Akademi Kwon, dan tunjukkan pada dunia seberapa hebat kalian melepaskan kekuatan kalian.... (sangat senang)]


Mereka berempat hanya terdiam kebingungan, saling memandang tak mengerti apa yang dimaksud OronDa. Tapi raut wajahnya sekarang jauh lebih semringah daripada saat ingin mulai latihan. Rasa puas yang melebih, dan kagum akan bakat dari orang-orang yang belum pernah ia temui sebelumnya, membuatnya tak sia-sia ketika harus datang jauh-jauh ke negara tetangga untuk sekedar melatih mereka.


Meskipun seluruh keperluan hidup ditanggung pihak kerajaan, dan tinggal bersama dilingkungan yang derajatnya lebih tinggi, membuat OronDa juga harus beradaptasi dengan sekitarnya. Harus bisa menjaga cara bicaranya yang memang kasar dan sarkas, sekarang harus bisa lebih sopan dan ramah.


Juga mengenai tata krama dan sopan santun yang harus dia terapkan setiap harinya. Tempat ini bukanlah tempat dimana dia mengajar dulu, yang dimana dia bebas berbuat semaunya terhadap orang disekitarnya. Tapi tempat inilah yang akan menjadi tempat terbarunya untuk mengajar versi terbaru.


OronDa : " OKE....!! SUDAHI DULU LATIHAN KALI INI!! Aku takjub dan puas dengan kemampuan kalian!! Dipertemuan selanjutnya, kalian harus lakukan lebih keras lagi dari yang saat ini kalian lakukan.... Besok kita akan terus latihan selama lima hari kedepan, kalian bisa berlatih dirumah, tapi jangan lupa untuk beristirahat dan jangan memaksakan diri, MENGERTI?!! "


OronDa : " Sempatkan juga mencari referensi buku bacaan mengenai tipe spirit kalian. Juga mengenai informasi tentang pendaftaran disana!! "


Syler, Eter, Faren, Dezyl : " SIAP....!! ORONDA!! MENGERTI!!! "


* * * * * *

__ADS_1


__ADS_2