Si Merah Part Liontin

Si Merah Part Liontin
Masa Lalu Keluarga Si Kembar (1)


__ADS_3

Seperti ayah dua bersaudara itu yang bekerja untuk klan dan menjadi tangan kanan dari para petinggi Klan Rykor (Klan Racun) dari Bangsa Darphen (Bangsa Pembunuh) ialah Darzoe Rykor Tsukey, seorang ilmuan sekaligus ahli ramuan ternama. Xion juga mengatakan jika 'Teknik Transparanisasi Kabut Racun' yang ia gunakan untuk menyerang Faren tidak sefatal saat ia gunakan pada para prajurit yang menyalah gunakan kekuasaan.


Teknik ini memang tergolong susah untuk dipelajari. Bahkan Xion bukan hanya bisa menggunakannya, tetapi dia sudah sangat mahir dalam penguasaan teknik itu. Jadi dia bisa mempertimbangkan seberapa persen kekuatan yang perlu ia gunakan dan keluarkan.


Selain teknik sulit dari Xion yang berhasil ia kuasai, teknik Xino yang sebelumnya juga tidak kalah luar biasanya dengannya. Teknik ini berada di urutan kelima, dalam 'Teknik Elemen Tersulit'. Sayangnya, teknik ini hanya tertulis dalam dua gulungan teknik penyerangan saja, yaitu 'Teknik Pindahan Ruang Roh'.


Alasannya dikarenakan dulunya teknik ini adalah bentuk warisan dari salah satu keluarga, yang sampai saat ini tidak diketahui keberadaannya. Sampailah hingga gulungan tersebut menjadi incaran banyak orang saat seorang petinggi Klan Rayshawn dari Bangsa Warden (penjaga) memperkenalkan dan mendemostrasikan teknik ini dikalangan banyak orang. Sebab, teknik ini telah diakui kehebatannya oleh Sang Raja Petir, sekitar dua puluh tahun yang lalu.


Sejak saat itulah 'Gulungan Teknik Pindahan Ruang Roh' menjadi benda surgawi dunia yang keberadaannya ingin dimiliki banyak orang. Meskipun harus memilikinya dengan mengeluarkan harta yang tidak sedikit. Dan orang yang berhasil mendemostrasikan teknik sulit ini, sekaligus menjadi petinggi di Manshion Utama Klan Rayshawn (Klan Dimensial), adalah Tharquest Rayshawn.


Ia memiliki julukan Dimensial Dari Surga. Dikenal sebagai pengendali dimensi spassial terhebat yang hampir menguasai Tiga cabang pengendalian spirit dimensi, yaitu :


- Dimensi Ruang


- Dimensi Waktu


- Dimensi Mimpi


Alhasil dari kepiawaiannya dalam menggunakan spiritnya itu, sampai-sampai hampir merusak portal pembatas antar tiga dimensi. Berwujud bola kristal besar dengan nama 'Pusat Kekuatan Dimensi' yang ada didalam kamar tetua Klan Rayshawn. Padahal kala itu, Tharquest sedang berlatih dan mencoba teknik baru di halaman rumah, kediaman tetua Klan Rayshawn.

__ADS_1


Entah karena saking multitalennya Tharquest, atau karena keberuntungan dari ditakdirkannya kemampuan hebat padanya, membuat tindakan 'latihan' nya itu secara tidak sengaja berpengaruh pada bola kristal 'Pusat Kekuatan Dimensi'. Bola kristal itu mengeluarkan tiga cahaya yang berbeda warna.


- Kuning (Dimensi Spassial)


- Merah (Dimensi Waktu)


- Biru (Dimensi Mimpi)


Dan bola kristal itu tiba-tiba reta disetiap sisi bagian warna yang berbeda. Seorang selir yang yang pada waktu itu sedang membersihkan kamar tetua, sangat terkejut bilamana melihat peristiwa retaknya bola kristal. Bergegas ia pergi, dan berlari menemui Sang Peramal dari Klan Rayshawn yang juga tinggal seatap dengan tetua klan.


Selir itupun menjelaskan kejadian janggal itu. Sang Peramal yang sudah menyadari kejadian itu akan terjadi sejak awal, pergi menemui Tharquest dihalaman. Saat tetibanya Sang Peramal dihalaman, spontan ia melemparkan sebilah pisau tajam dan disusul pedang yang ia bawa dari kamarnya. Kedua benda tajam itu mengarah pada Tharquest, tetapi berhasil ia hindari dengan gesit dan luwesnya tubuhnya.


Peramal : " Hentikan sudah latihanmu Tharquest! Kau akan menghancurkan bola kristal milik klanmu bila kau meneruskannya. Tidak seharusnya kau berani melakukan itu disini....! " (dengan nada lembut pelannya)


Tharquest : (membungkuk hormat) " Ba.... Baik Guru!! Maaf.... Karena telah berbuat lancang....!! Aku sungguh tidak bermaksud melakukannya.... Sungguh.... " (berdiri)


Peramal: " Aku tahu itu Tharquest, tolong jangan pelajari teknik itu lagi disini dan jangan gunakan itu jika tidak berkepentingan dalam kedaruratan.... " (berjalan meninggalkannya)


Tharquest : " Baik Guru!! Aku akan mengingatnya....!! "

__ADS_1


Semua orang di Klan Rayshawn juga mengetahui semua larangan dan pantangan, salah satunya mengenai "Ingin menguasainya tiga kekuatan dimensi sekaligus". Larangan ini sudah diterapkan sejak lama agar tidak menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan. Tetua mereka pun melarang keras jika ada seorang pun yang berhasil, dan bersikeras ingin menguasai kekuatan tiga dimensi sekaligus, maka hari itu juga dia akan menemui Sang Penciptanya, ditangan Klan Rayshawn.


Statusnya akan berubah menjadi orang berbahaya dan buronan seisi Bangsa Darphen (Bangsa Pembunuh). Karena titah dari ketua Klan Rayshawn yang sangat tidak ingin bila ada seseorang yang berhasil menguasai ketiga dimensi, namun memiliki niat, hati serta tujuan yang buruk, meaki untuk alasan yang selele sekalipun, maka orang tersebut akan terpengaruhi oleh sisi gelap dari besarnya ketiga kekuatan dimensial.


Dan bisa mendorong orang tersebut berbuat menyimpang dan merosok masuk ke dalam jalan kejahatan. Karena sebagaimana manusia yang memiliki dua sifat bawaan alamiah. Yakni sifat hewani dan sifat malaikat yang tidak bisa diprediksi oleh siapapun.


Perubahan hanya akan menjadi hal biasa diantara manusia dan menjadi hal yang satu-satunya dapat diprediksi oleh manusia. Tetapi mereka sendiri pun juga belum tentu bisa mengetahui perubahan apakah yang akan diperbuat oleh manusia lainnya.


Lalu, bagaimanakah jadinya bila Tharquest tetap melanjutkan latihannya dan peramal tidak menghentikannya? Jawabannya mudah, Tharquest akan secara tidak sengaja akan menjadi pengendali tiga dimensi, jika dia berhasil membuat retak bola kristal 'Pusat Kekuatan Dimensi'.


Kemudian, karena dikhawatirkan bila nantinya Tharquest akan membuat retak bola kristalnya disetiap kali dia berlatih, akhirnya peramal berinisiatifkan agar menjodohkan muridnya itu, dengan salah satu anak dari sahabat baiknya di Klan Rykor (Klan Racun) dari Bangsa Darphen (Bangsa Pembunuh). Agar Tharquest tidak terus-terusan berfokus pada latihan dan pengembangan dirinya, tetapi juga menjalani kehidupan biasa seperti manusia pada umumnya.


Apalagi mengingat umurnya memang sudah layak untuk berumah tangga. Dan akhirnya disepakatilah perjodohan ini yang diikuti persetujuan dari para petinggi klan dan keluarga besar Klan Rayshawn. Kemudian diadakanlah pesta pernikahan besar-besaran dan sangat megah luar biasanya. Beberapa tamu penting pun turut hadir memeriahkan pesta pernikahan Tharquest. Diantaranya merupakan beberapa orang dari pihak keluarga kerajaan yang datang memberikan restu dan doanya.


Lalu setelah beberapa tahun lamanya dari pernikahannya, Tharquest pun akhirnya berhasil melahirkan empat orang anak. Anak pertamanya adalah anak perempuan yang ia beri nama Ignacia Darnizoe. Kemudian anak kedua dan ketiganya adalah anak kembar laki-laki. Yang pertama kali lahir ia beri nama Xion Rykor Darnizoe, dan yang satunya bernama Xino Rayshawn Darnizoe.


Dan anak keempat (terakhir) adalah anak perempuan yang bernama Kanaya Tharqi Darnizoe. Tetapi anaknya yang terakhir ini hilang saat masih berumur dua tahun. Dan jarak umur Kanaya dengan kakak kembarnya adalah selang dua tahun.


* * * * * *

__ADS_1


__ADS_2