SISTEM. Selir Buangan

SISTEM. Selir Buangan
Wanita Iblis


__ADS_3

Singkat cerita. Lun xiang kini sudah sampai di tempat ujian ketiga. Bagi yang lolos di ujian kedua mereka akan langsung melakukan ujian yang ketiga. Menaiki sebuah tangga yang di penuhi dengan tekanan besar. Bagi siapa yang bisa melewati tangga tersebut sebanyak 20 anak tangga, maka mereka akan lolos dan resmi di terima menjadi murid di Akademi Lan Jian.


Lun xiang berdiri bersama murid yang lolos sambil menunggu murid lainnya datang. Dan tak membutuhkan waktu lama sekelompok murid datang dengan keadaan mengenaskan. Tubuh mereka penuh luka dan ruam-ruam di sekujur tubuhnya. Semua yang melihat langsung tertawa dengan keadaan para murid itu. Sedangkan yang di tertawakan langsung menatap Lun xiang dengan geram dan marah. Gara-gara wanita itu mereka jadi seperti ini.


Mereka semua mengepalkan tangan, sangat-sangat marah. Karena ulah Lun xuang mereka harus berhadapan dengan Beruang tanah dan juga merasakan gatal di sekujur tubuhnya. Mengingat itu mereka ingin sekali memberi pelajaran dan membunuhnya. Sedangkan Lun xiang yang di tatap tidak peduli, acuh menyandarkan tubuhnya di sebuah tiang.


"Hahaha….apa yang terjadi dengan kalian? Kenapa wajah kalian begitu menyedihkan," ucap seorang pemuda yang melihat keadaan mereka.


"Diam kau! Ini semua karena ulah wanita iblis itu!" Tunjuknya pada Lun xiang. 


Semua mata langsung tertuju pada Lun xiang. Benarkah wanita itu pelakunya? Tapi bagaimana bisa. Wanita itu hanya berada di Body Tempering Qi level 6 tidak mungkin wanita itu mampu melukai mereka semua.


"Dia hanya berada di Body Tempering Qi level 6, bagaimana bisa dia melakukan ini semua kepada kalian. Jika ingin mencari alasan itu yang masuk akal, Jangan melempar kesalahan kepada orang lain." Jawab seorang pemuda.


"Ya, benar itu. Mungkin saja kalian seperti ini karena kalah oleh hewan spiritual dan juga di gigit oleh serangga,"


"Hei, apa yang ku katakan itu benar. Kami tidak berbohong. Walaupun dia berada di Body Tempering Qi level 6, tapi dia sangatlah."


"Oh benarkah?" Jawab mereka seakan tidak percaya.


Kekuatan adalah mutlak. Jadi tidak mungkin yang lemah begitu kuat di bandingkan dengan yang memiliki kekuatan besar. Sudah jelas tingkatan yang lebih rendah akan kalah dengan tingkatan yang lebih tinggi.


"Kalian!" Geram seorang dari mereka yang di buat babak belur karena ulah Lun xiang "Di itu wanita yang di juluki wanita iblis,"


"Wanita iblis?" gumam mereka sempat mendengar rumor tentang wanita iblis. Benarkah wanita itu adalah wanita iblis. Semuanya menoleh ke arah Lun xiang, memastikan apakah benar. Dan beberapa orang dari mereka mengenalnya, memang wanita itu adalah wanita iblis yang di rumorkan.

__ADS_1


Keributan di tempat itu akhirnya berhenti. Saat seorang tetua datang. Semuanya diam, menatap tetua itu, ingin mendengar apa yabg di katakannya.


"Ehem…karena semuanya telah berkumpul. Seperti yang di jelaskan. Bagi siapa yang bisa lolos dan bertahan hidup selama tiga hari, maka berhak mengikuti ujian yang ketiga. Tapi sebelum itu silahkan berikan Plat kalian terlebih dahulu, saya akan memeriksanya."


Beberapa murid langsung maju. Begitu pun dengan Lun xiang, menyerahkan Plat berwarna coklatnya.


"Aku ingin membunuh wanita iblis itu!" Geram seorang yang kesal dengan Lun xiang karena wajah nya yang bengkak.


"Jangan mencari masalah dengannya, jika kau masih ingin hidup." Jawab seorang yang ada di sampingnya, seseorang yang pernah melihat pertarungan Lun xiang dengan 3 pemuda sebelumnya.


Tetua menyebutkan satu persatu yang lolos dalam ujian kedua dan berhak mengikuti ujian ke tiga. Tetua mengatakan bahwa ujian ketiga ini mereka harus melewati Tangga seribu tekanan dan harus berhasil melewati 20 anak tangga. Para murid berbisik, menurutnya sangatlah mudah.


"Tangga itu bukanlah tangga sembarangan. Di setiap tangganya akan ada tekanan yang besar. Satu tangga berarti satu kali lipat tekanannya." Ucap pria tua memberitahu.


"Begitu ya," ucapnya menyentuh dagu, berpikir.


Lun xiang mengangguk dia mengerti. Dia akan menjadi pengamat terlebih dahulu sebelum melakukannya. Mungkinkah benar adanya tekanan yang besar di tangga tersebut?


Satu persatu murid berjalan ke arah tangga untuk melakukan ujian yang ketiga. Saat kaki itu menginjak di anak tangga, sebuah tekanan langsung menghantam tubuh mereka, membuat kaki itu begitu sulit dan berat untuk bergerak melanjutkan langkahnya.


"Apa yang terjadi?" Mereka semua bingung. Namun mereka langsung mengeluarkan kekuatan mereka agar tekanan itu dapat di tahannya.


Satu persatu murid melangkahkah kaki mereka sambil menahan tekanan kuat yang menghantam tubuh mereka. Ada yang berhasil dan ada pula yang terpental dan gagal.


Kini giliran Lun xiang yang akan melakukannya.

__ADS_1


"Kita lihat apakah wanita iblis itu akan berhasil,"


"Aku rasa tidak,"


Melihat disana tingkat Kultivasi Lun xiang paling rendah, membuat mereka semua meremehkan kekuatannya. Namun semua itu tidak di pedulikan. Lun xiang mengacuhkan ocehan lambe dower itu. Lebih baik melakukan dan membuktikan bahwa dia mampu.


Tap…


Wuus….


Sebuah tekanan langsung menghantamnya, membuatnya diam dan menyesuaikan diri dengan tekanan itu.


"Lihatlah dia berhenti dan tidak bergerak. Aku yakin sebentar lagi wanita iblis itu akan terpental dan gagal."


Namun dugaan mereka salah. Bukan Lun xiang tidak mampu. Hanya saja Lun xiang sedang menyesuaikan diri dengan tekanan yang menghantam tubuhnya, agar semakin dia naik tangga semakin merasakan dan memanfaatkan tekanan itu untuk tubuhnya.


Satu langkah, dua langkah. Kaki itu terus melangkah, membuat tubuh itu di tekan dan perlahan tubuhnya seakan di tempa. 


Darah dalam tubuh mengalir panas. Jantungnya berdetak begitu cepat. Dalam alam sadarnya, entah kenapa seakan merasakan sesuatu. Sesuatu yang yang tersembunyi seakan merespon. Kilatan bayangan wajah dan tubuh besar masuk dalam pikirannya. Membuat Lun xiang bertanya-tanya apa itu.


Semua yang melihat begitu terkejut saat langkah Lun xiang semakin naik, naik dan naik. Dan akhirnya berhasil membuat mereka yang tadi sempat menghina akan kegagalan langsung diam dan bungkam. Tidak berani berkata satu patah kata pun. Memang wanita iblis.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung 


__ADS_2