SISTEM. Selir Buangan

SISTEM. Selir Buangan
Warisan Dewa Shura


__ADS_3

Sebuah kekuatan memancarkan dengan sangat kuat dari tubuh Lun xiang dan menyebar di sekitar. Perlahan sesuatu yang tertidur di dalam Tubuh Lun xiang mulai bangun. Kristal Zamrud Darah terus di serap oleh sesuatu tersebut. Naga Api dan Pria tua hanya bisa melihat tanpa bisa menghentikan karena itulah yang harus di lalui Lun xiang.


Di dalam kesadarannya, Lun xiang merasakan sakit yang amat dalam. Didalam tubuhnya mengalir kekuatan yang sangat besar.


Wuuus.....


Wuuus.....


Wuuus.....


Kekuatan menguar keluar di sekitar, sebuah kekuatan yang belum pernah mereka rasakan. Naga Api dan Pria tua yang merasakan kuatnya kekuatan itu sampai kesusahan, menahannya dengan sekuat tenaga.


"Kuat sekali," gumam pria tua sambil matanya tak lepas dari Lun xiang berada.


Cukup lama, Lun xiang berterima dengan sangat keras sambil mengeluarkan rasa sakit yang lebih di tubuhnya.


Aaaaaaa........


Wuuus......


Sebuah Aura kekuatan kembali menghantam dan setelah itu perlahan menjadi tenang. Bahkan Lun xiang perlahan merasakan kekuatan lembut perlahan menyatu dengannya.


Wuus......


Duuar......


Kekuatan menghantam dinding sekitar tempat itu dan menghasilkan ledakan besar terjadi.


Perlahan Lun xiang membuka mata dan menginjakkan kakinya di tanah. Tangannya di rintangan, sebuah bayangan tubuh besar berwujud muncul di belakangnya.



Naga Api dan Pria tua yang melihat sangat terkejut. Tubuh mereka seakan benar-benar tertekan hanya menatap tubuh besar tersebut.

__ADS_1


Sing....


Pria tua terjatuh saat merasakan dirinya di tatap oleh sesuatu yang berdiri di belakang Lun xiang. Tatapan yang seakan ingin langsung menguliti dan menghancurkan dalam sekejap.


"Tidak mungkin! Tidak mungkin bayangan jiwa itu mampu melihat diri ku. Sangat mustahil, tapi____" Pria tua mengingat bagaimana tatapan itu, seakan mengetahui keberadaan nya.


Berbeda dengan pria tua yang sangat khawatir. Naga api malah mengagumi kekuatan yang di miliki Tuannya. "Sungguh sangat kuat," gumam Naga Api sambil tersu menatap Lu. xiang tang perlahan tubuhnya terangkat melayang di udara.


Lun xiang melihat ke arah tangannya. Kekuatan besar dapat di rasakannya dan Tingkatan kekuatannya pun langsung melonjak dratis setelah menjalani warisan. WARISAN DEWA SHURA. Dan kini tingkatan kekuatannya pun langsung berada Di Tingkat KEHIDUPAN YANG MENAKJUBKAN tahap Semi sempurna dan selangkah lagi ke tahap sempurna, Menjadi Dewa sesungguhnya.


Lun xiang menggerakkan tangannya ke depan, mengarah ke arah Naga Api dan setelah itu membuat gerakan menurun dengan jari telunjuknya seketika Naga Api langsung di tekan oleh sebuah kekuatan besar, membuatnya susah untuk berdiri. Seakan tubuhnya di tindih oleh seuatu yang amat besar.


Goooar......


Raung Naga Api dengan keras sambil menahan tekanan tersebut.


Lun xiang yang melihat Naga Api tidak bisa menahannya menarik kembali dan membuat Naga Api langsung terkapar di tanah dengan keadaan lemas.


Pria tua menghampiri dan meminta Lun xiang menyimpan kembali wujud jiwa Dewa Shura karena bisa saja akan menarik perhatian banyak Iblis yang melihat. Dan benar seperti dugaan Pria tua, beberapa Iblis datang menghampiri tempat tersebut, tempat dimana muncul sosok raksasa menjulang tinggi tang memiliki banyak tangan. Bahkan munculnya sosok itu mengakibatkan fenomena alam di luar reruntuhan kuno maupun di dalam reruntuhan kuno.


Tak hanya di wilayah dataran manusia. Di dataran dunia bawah hal itupun terjadi. Dewa Iblis yang melihat menatap langit dengan diam. Mungkinkah sesuatu itu telah bangun? Jika itu benar secepatnya dia harus segera menemukan.


"Yang Mulia," sapa beberapa bawahannya memberi hormat


"Apa kalian tahu dari mana asal sesuatu yang membuat fenomena ini?"


"Dari informasi Iblis bayangan, fenomena itu berasal dari wilayah Demon Angel Neter."


"Demon Angel Neter? Bukankah itu tempatnya." gumamnya dalam hati mengingat seorang wanita yang dulu pernah di bunuhnya karena berani menolak dirinya.


"Cari secepatnya siapa iblis itu, aku tunggu secepatnya."


"Baik Yang Mulia."

__ADS_1


Dewa Iblis Su Muyu duduk di singgasananya, menopang kepalanya dengan tangan, berpikir iblis orang itu? Bagaimana bisa membangunkan kekuatan dari Dewa Shura. Bukankah sebelumnya dia merasakan kekuatan itu berada di Dataran Manusia, kenapa sekarang malah muncul di Wilayah Demon Angel Neter. Mungkinkah Iblis itu sebelumnya berada di dataran manusia?


Pertanyaan demi pertanyaan terus berputar di kepalanya. Jika benar yang memiliki kekuatan Dewa Shura adalah seorang dari wilayah Demon Angel Neter, apapun yang terjadi dia harus segera membunuhnya.


Grep...


Dewa Iblis mengepalkan tangan, aura kekuatan menyebar di sekitar hingga keluar dari Istana, membuat bawahan iblisnya bisa merasakan aura membunuh dari tuannya.


.


.


Lun xiang yang sudah berhasil mewarisi kekuatan dari Dewa Shura kini berdiri di hadapan semua bawahan iblisnya. Memimpin bangsa iblis dari berapa ras berbeda.


Semuanya yang melihat berasa bangga dengan Ratu nya karena kini ratunya semakin kuat dan akan membawa kedamaian untuk bangsa iblis mereka. Berharap ratunya bisa membalaskan dendam terhadap Iblis dunia bawah yang di pimpin oleh Dewa Iblis Su Muyu.


"Yang Mulia, selamat atas keberhasilan anda. Saya yakin dengan kekautan yang anda miliki saat ini anda bisa membawa kedamaian bagi bangsa iblis ras kita."


Lun xiang mengangguk kecil. Sebenarnya dia tidak tertarik sedikitpun dengan Konflik para iblis itu. Lebih baik kembali ke dunia manusia dan memenuhi janjinya kepada suaminya. Karena yakin suaminya tidak akan membiarkan dirinya berada di wilayah Demon Angel Neter. Tapi saat melihat mata mereka yang penuh harap untuk membalas dendam tentang musnah nya Bangsa Demon Angel Neter Lun xiang hanya bisa menghela nafas.


Ting.....


"Misi Di berikan. Selamatkan dan bawa kejayaan kembali Iblis Wilayah Demon Angel Neter. Dan buat semuanya menjadi seimbang. Baik Ras Manusia dan iblis saling bersandingan dan damai."


Sebuah misi di berikan padanya. Memintanya membawa kejayaan bagi kaum bangsa Demon Angel Neter dan membalas dendam mereka pada Iblis Dunia Bawah.


Lun xiang yang mendapatkan misi itu tentu saja terkejut. Bagaiman bisa ras manusia dan iblis saling bersandingan. Meraka makhluk yang berbeda, akan mustahil membuat mereka bisa hidup rukun dalam satu tempat. Namun dirinya tidak bisa menolak dan hanya bisa menerima hingga akhirnya dirinya menyanggupi permintaan tersebut dan akan membantu semua bawahannya membalaskan dendam dan membawa semuanya dalam kedamaian.


.


.


.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2