SISTEM. Selir Buangan

SISTEM. Selir Buangan
Rahasia Lembar Kitab Pusaka Iblis


__ADS_3

Jiwa para pendekar itu di sedot masuk dalam Menara Kamatian, menjadikan jiwa dan kekuatan mereka menjadi kekuatan Menara Kematian.


Sing....


Perlahan Aura Menara Kematian berubah, menjadi semakin mengerikan dan kuat. Setiap kali Menara Kematian menelan para jiwa pendekar yang memiliki kekuatan, kekuatan Menara Kematian akan semakin kuat dan aura hitam semakin mencekam


Lun xiang dan Naga Api yang merasakan bertambah nya kekuatan Menara Api hanya diam terus menatap. Menara itu bukanlah Menara sembarang. Jangan sampai Menara itu berkhianat dan menelan mereka berdua.


"Kau harus membuat Menara itu tunduk pada mu. Bila perlu kau harus mengikatnya dengan kontrak darah agar dia tidak macam-macam dengan mu."


"Ya kau benar." Jawab Lun xiang yang tidak mengetahui bahwa Menara itu sudah menganggap dirinya sebagai tuan dan tidak akan mungkin berani menyakiti nya karena Menara Kematian sendiri sudah tunduk dan takut oleh sesuatu yang ada di diri Lun xiang.


Menara Kematian kini menghampiri Lun xiang dan kembali ke telinganya, tempat yang menjadi persemayamnya. Lun xiang melihat sekeliling, tidak ada sisa satupun yang hidup semuanya mati tinggal tubuh kering mereka.


Lun xiang melanjutkan perjalanannya. Saat melewati sebuah tempat, Sistem memberikan perintah untuk melihat Kitab Pusaka Iblis. Lun xiang pun duduk di atas sebuah batu mengeluarkan Kitab Iblis dan setelah itu menyalurkan kekuatan jiwanya membuat Kitab Iblis langsung bercahaya, terlihat tulisan-tulisan kuno yang tidak dia mengerti.


Kening Lun xiang berkerut, tulisan apa itu? "Apa kau tahu apa bunyi tulisan itu?"


"Tulisan itu menggunakan bahasa Iblis kuno. Susah untuk menerjemahkannya. Tapi sepertinya sistem memiliki buku penerjemah bahasa itu, kau bisa membelinya."


Lun xiang mengangguk, meminta Sistem memberikan buku penerjemah bahasa Iblis kuno. Sistem pun memberikan setelah Lun xiang membelinya.


Lun xiang membuka lembar demi lembar di buku penerjemah bahasa Iblis, mencari kata yang tertulis di lembar Kitab pusaka Iblis dan setelah cukup lama menerjemahkannya, akhirnya Lun xiang berhasil dan mengetahui bunyi dari Kitab Pusaka Iblis.


Lun xiang yang membaca menjadi diam saat membaca penggalan dari satu lembar kitab Iblis itu. Tiba-tiba sesuatu menganggu pikirannya. Pria tua yang melihat bertanya, apa yang terjadi.


"Ada apa, apa bunyi dari Kitab Iblis itu?" Tanya Pria tua melihat diamnya Lun xiang dan ingin tahu apa bunyi dari lembar Kitan Iblis itu.

__ADS_1


"Aku tidak apa-apa. Lebih baik kita lanjutkan perjalanan."


Lun xiang beranjak dan menyimpan kembali Lembar Kitab Iblis di dalam Lautan Spiritual. Di lautan Spiritual, Kitab Pusaka Iblis tiba-tiba bersinar saat merasakan jiwa dari sesuatu yang tertidur. Kekuatan dari Kitab Pusaka Iblis perlahan keluar dan menyalur kesesuatu yang ada di dalam kabut tersebut. Perlahan mata yang tertidur itu terbuka dan kekuatan tiba-tiba menyebar di Lautan Spiritual membuat Lun xiang yang sedang berjalan langsung berhenti saat suatu bayangan melintas di pikirannya. Mata itu, mata yang sama yang sebelumnya pernah muncul di pikirannya.


"Apa itu?" gumamnya dengan diam.


Pria tua yang melihat kembali bertanya, sebenarnya apa yang terjadi. Tapi lagi-lagi Lun xiang tidak mengatakannya takut itu hanya halusinasinya saja.


"Tidak ada apa-apa. Aku hanya merasakan kepala ku sedikit tidak enak."


Pria tua tidak percaya begitu saja, yakin ada sesuatu yang di sembunyikan oleh Lun xiang padanya. Ingin sekali dirinya mengecek apa yang terjadi di lautan jiwa, tapi pria tua tidak bisa karena ada sesuatu yang menghalanginya.


Lun xiang melanjutkan perjalannya menyusuri Reruntuhan Kuno. Banyak sekali rintangan yang di lewatinya. Dari serangan para jiwa Iblis gentayangan dan juga makhluk-makhluk mengerikan lainnya serta monster-monster yang tinggal di Reruntuhan Kuno.


Selama perjalanannya yang memakan waktu lama, Lun xiang mengalami peningkatan yang cepat. Kekuatan nya pun semakin meningkat. Gaya bertarungnya juga semakin lincah dan tangguh serta otot di tubuhnya semakin kuat.


Lun xiang saat ini sedang membuat sebuah Pil untuk memperkuat tubuhnya menggunakan bahan yang sebelumnya telah di kumpulkannya termasuk Buah Akar Setan. Lun xiang dalam membuat pil ini dia menggunakan Tripot Hitam agar mampu menahan kuatnya pil tersebut.


Perlahan dan pasti cairan itu berkumpul menjadi satu dan kini tinggal langkah selanjutnya, pembentukan pil. Cukup lama pil itu eelahan terbentuk. Harum dari pil tersebut menyebar luas, membuat beberapa orang yang tak jauh darinya dapat mencium wangi dari pil tersebut.


"Apa kalian mencium sesuatu?"


"Ya, sepertinya ada Alkemis yang sedang membuat sebuah Pil,"


"Ayo kita lihat, siapa orang tersebut. Mungkin saja itu murid yang mengikuti penjelajahan Reruntuhan kuno,"


Mereka semua mengangguk dan pergi menuju arah Lun xiang berada. Pria tua dan Naga Api yang merasakan kehadiran beberapa orang datang mendekat memberitahukan kepada Lun xiang.

__ADS_1


Lun xiang tang mengetahui hanya diam saja. Tinggal sedikit lagi pil buatannya akan jadi.


Beberapa orang itu kini sudah ada di hadapan Lun xiang. Mereka yabg mengetahui siapa itu tentu saja terkejut, ternyata wanita yang selama ini di carinya bersembunyi disini. Pantas saja mereka tidak menemukan keberadaannya


"Oh ternyata kau disini, tidak perlu untuk kami mencari mu lagi kalau begitu."


Lun xiang tetap diam masih sibuk menyempurkan Pil buatanya. Mereka semua yang berjumlah 7 orang tentu saja kesal saat melihat Lun xiang mengabaikan mereka dan malah sibuk dengan Tripot hitam itu.


"Wanita sialan! Beraninya kau mengabaikan kami. Bunuh wanita itu!" serunya memberi perintah pada bawahannya.


Mereka berenam langsung maju ke arah Lun xiang dan melesatkan tebasan kekuatan. Lun xiang tidak begeming masih tetap menyempurkan pilnya, biarlah Naga Api yang mengurus mereka semua.


Syuut...


Syuut...


Syuut...


Booom..


Duuuar..


Ledakan menggema, membuat asap mengepuk menghalangi penglihatan.


Saat asap itu menghilang terlihat jelas sesuatu yang besar muncul di hadapan mereka. Mereka yang melihat tentu saja terkejut dari mana asal hewan mengerikan itu muncul. Naga Api.


.

__ADS_1


.


Bersambung


__ADS_2