
"Apa kalian tahu Kristal Zamrud Darah?"
Para iblis yang mendengar saling pandang, Kristal Zamrud Darah. Bukankah itu Kristal Ras Neter? Lalu buat apa Ratunya bertanya tentang Kristal itu.
"Maaf Yang Muli Ratu, jika boleh kami tahu kenapa anda bertanya tentang Kristal itu?"
"Aku menginginkannya."
"Menginginkannya?" jawab mereka semua terkejut, pasalnya Kristal itu adalah Kristal yang mengerikan. Kristal yang sangat dihindari bagi bangsa iblis karena Kristal itu bisa menyedot esensi dan darah mereka. Tapi kini ratunya menginginkannya, bukankah itu akan membahayakan Ratu mereka?
"Yang Mulia, Kristal itu sangat berbahaya tidak ada seorang pun yang berani menyentuh atau mengambil kristal itu karena Kristal itu dapat menyedot esensi dan darah,"
"Benarkah?"
"Benar yang Mulia, bukan kami tidak percaya kepada anda, hanya saja untuk saat ini sepertinya anda tidak akan bisa. Selain kekuatan anda yang belum sepenuhnya pulih seperti sebelumnya, anda bisa saja melukai tubuh anda sendiri," jelas Iblis Peri.
Lun xiang diam, benarkah seperti itu. Mendengar itu bukannya Lun xiang mengurungkan niatnya, malah sebaliknya Lun xiang ingin mengatahui dan melihat apakah itu benar atau tidak.
"Tunjukkan dimana Kristal Zamrud Darah itu berada. Aku akan datang sendiri dan kengambilnya."
"Tapi Yang Mulia itu sangat berbahaya."
"Tidak masalah. Aku bisa mengatasinya sendiri."
Lun xiang tidak ingin di bantah dan akhirnya Para iblis itu memberitahukan keberadaan Kristal Zamrud Darah berada.
Lun xiang kini sudah berada di dapan sebuah pintu yang sangat besar, berada diruang bawah tanah.
"Kata mereka Kristal itu tersimpan di tempat ini. Aku berharap Kristal itu masih berada di dalam." gumamnya dalam hati
Lun xiang melangkahkan kakinya mendekat ke arah pintu yang sangat tinggi, Mencari sesuatu untuk membuka pintu tersebut.
__ADS_1
"Ketemu," ada sebuah tombol di pintu tersebut dan perlahan pintu terbuka dengan suara nyaring menggema di sekitar.
Lun xiang menatap ke arah depan, kakinya perlahan melangkah masuk dan seketika obor dalam ruangan langsung menyala menerangi ruangan tersebut. Terlihat jelas ruangan tersebut, ruangan yang sangat besar terdapat sebuah tempat yang di tengah-tengah nya ada sesuatu yang menyala terang.
Lun xiang perlahan terus maju mendekati sesuatu yang bercahaya merah terang itu. Namun saat semakin dekat sebuah aura kuat langsung menghantam tubuhnya, membuatnya menahan sekuat tenaga.
"Sungguh kekuatan yang besar." gumamnya dalam hati.
Lun xiang terus melangkah maju. Semakin maju dirinya semakin bertambah besar tekanan aura yang menghantam tubuhnya. "Sial!" umpanya masih mencoba menahan sekuat tenaga.
Dirinya tidak boleh menyerah apapun yang terjadi dirinya harus bisa lebih dekat dengan sesuatu itu, sesuatu yang di yakini adalah Kristal Zamrud Darah.
"Aku harus mendapatkannya."
Cukup lama menahan tekanan besar yang di keluarkan oleh Kristal Zamrud Darah akhirnya Lun xiang berhasil berada di depan Kristal tersebut. Namun saat dirinya berada dalam lingkaran tempat Kristal itu berada, tekanan aura kuat tadi langsung menghilang dan kini dirinya bisa melihat Kristal Zamrud Darah yang bercahaya di depan matanya.
"Aura kekuatan Kristal ini sangat besar, mungkinkah karena banyaknya esensi dan darah yang di telannya."
"Sekarang ambillah dan serap Kristal itu, aku dan Naga Api akan berjaga untuk mu,"
Lun xiang mengangguk dan meminta Naga Api untuk menjaga dirinya sewaktu dirinya menyerap Kristal Zamrud Darah. Naga Api pun mengangguk duduk di atas sebuah batu dan melihat ke arah Lun xiang yang kini mulai mengambil Kristal Zamrud Darah yang berada dalam sebuah penghalang formasi.
Luk xiang mengulurkan tangan, ingin melihat seberapa kuat penghalang yang melindungi Kristal tersebut. Namun saat jari tangan itu baru menyetuhnya sebuah kekuatan menghantam tangannya.
Au.....
"Apa kau tidak apa-apa?" Tanya pria tua dan Naga Api khawatir.
"Tidak apa-apa." Jawabnya mengibaskan tangannya yang seakan terasa terbakar. "Penggalang Formasi ini sangatlah kuat, aku harus segera menghancurkannya."
Lun xiang meminta Sistem memberikannya sebuah pena Formasi yang kuat agar dirinya bisa membuka Formasi tersebut secepatnya. Sistem X pun memberikan permintaan Lun xiang padanya dan kini Pena emas itu sudah berada di tangannya.
__ADS_1
Tangan Lun xiang perlahan bergerak membuat sebuah pola Formasi. Dengan fokus perlahan Fromasi itu terbentuk dan.....
Pyaaar.....
Penghalang Formasi itu pecah membuat Lun xiang menghela lega.
Lun xiang menyimpan Pena Emasnya dan setelah itu mengambil Kristal tersebut. Kristal emas berhasil di depatkannya. Tapi saat Kristal itu berada ditangannya sebuah kekuatan kuat seakan menariknya, membuatnya terkejut dan mencoba melepas Kristal tersebut, tapi gagal. Kristal itu tidak bisa lepas dari tangannya.
"Apa yang terjadi?"
Lun xiang bingung dengan apa yang terjadi. Mungkinkah Kristal ini seperti yang di katakan bawahannya bahwa Kristal ini akan menelan esensi dan darahnya. Jika itu benar dirinya pastilah akan mati.
"Lepaskan Kristal itu," teriak Pria tua yang juga ikut panik
"Tidak bisa," Kristal itu seakan melekat dengan kuat membuatnya tidak bisa melepas Kristal Zamrud Darah.
Tubuh Lun xiang perlahan lemah dan roboh di tanah. Pandangannya perlahan berkunang-kunang. Apa yang terjadi, mungkinkah ini akhir dari hidupnya.
Pandangan Lun xiang akhirnya menjadi gelap tidak ada cahaya sedikitpun yang dapat di lihatnya. Pria tua dan Naga Api sangat panik.
Ding.....
"Sistem mengupgrade ulang. Tokoh utama di perkuat, mendapatkan hadiah misteri dalam tubuh."
Tubuh Lun xiang terangkat ke atas, sebuah bayangan besar muncul dari tubuh Lun xiang. Perlahan Kristal yang semula ingin menyerap Esensi dan darah Lun xiang kini berhenti dan sebaliknya, tubuh Lun xiang lah yang kini menyerap Kristal Zamrud Darah dan perlahan masuk dalam tubuh dan di serap sesuatu yang berada dalam tubuh Lun xiang.
.
.
Bersambung
__ADS_1