SISTEM. Selir Buangan

SISTEM. Selir Buangan
Perubahan Lun xiang


__ADS_3

Bug...


Tubuh Lun xiang terpental dan jatuh menghantam puing-pung. Lun xiang bangkit dan kembali bertarung dengan Serangga Bilah Hijau. Pertarungan mereka sangat sengit terdengar ledakan ledakan beruntun menggema di tempat tersebut, membuat tempat itu semakin hancur.


Lun xiang melepas semua kekuatannya menghantamkan ke arah para Serangga Bilah Hujau yang kekuatannya di atas dirinya. Serangga Bilah Hijau menghalau dengan kekuatannya membuat semua serangan Lunxiang sia-sia.


Syuut.....


Bugh......


Braak.....


Lun Xiang.kembali terhantam ke bawah membuatnya kembali memuntahkan darah dan dadanya terasa sesak dan sakit. Pria misterius yang melihat tertawa. Sungguh manusia yang hina, beraninya melawan dan menantangnya.


"Menyerahlah dan jadilah santapan ku."


"Jangan mimpi," Lun xiang bangkit dan mengusap bibirnya yang terdapat darah, menatap dingin pria misterius tersebut dan setelah itu kembali melesat terbang menghampiri pria tersebut. ingin membunuh pria tersebut dengan tangannya. Tapi belum juga berhasil menikmati, beberapa Serangga Bilah Hijau kembali menghadangnya dan menyerangnya.


Naga Api yang kini masih melawan Raksasa Kabut Abu melihat ke arah Lun xiangnyang kewalahan. ingin sekali membantu tapi raksasa kabut di depannya tidak mengizinkan dirinya membantu terus menyerangnya tanpa henti.


Naga Api terus mengeluarkan kekuatannya menghantamkan ke arah Raksasa tersebut, tapi sia-sia. Tidak ada satupun kekuatannya tang dapat melukai Raksasa tersebut, semua nya terlewati begitu saja saat serangan itu melesat ke tubuh Raksasa.


Raksasa Kabut Abu yang tidak memiliki tubuh nyatatengu saja tidak bisa di lukai, hanya sia-sia saja melawan dan bertarung dengan nya.


Huaaaahahaaha....


Tawa Ramsasanya itu menggemamembaut Naga Api yang melihat sangat-sangat marah.


"Dasar makhluk menjijikkan." kesalnya melepaskan bola bila Api raksasa ke raksasa tersebut.


Syuuut.....


Boom......


Boom.....

__ADS_1


Duuar..... Duuar.....


Ledakan besar terjadi di tempat itu dan langsung menghancurkan sekitar. Api membara dan dan tanah menjad berlubang.


Raksasa Kabut Abu tubuhnya berpencar, tapi sedetik kemudian kembali menyatu.


Goooar.....


Raung Naga Api yang tidak tahu bagaimana cara menghadapi Raksasa tersebut yang tidak memiliki tubuh nyata.


Kun xiang menoleh ke arah Naga Api, sepertinya Naga Api tidak akan bisa membantunya, harus mengandalkan dirinya sendiri.


Lun xiang bertarung mati-mayian terus mengerahkan kekuatannya dan lahirnya benar-benar membuatnya terluka. Kekuatannya yang masih hanya di Tingkat Yuan Dan membuatnya tidak mengimbangi para Serangga Bilah Iblis, Apalagi Serangga-serangga itu tidak hanya satu membuatnya kalah dan terluka parah.


Kepala Lun xiang terluka darah mengalir da. menetes di telinga. Matanya tak lepas melihat menatap Pria misterius, jika saja diirnya kuat saat ini akan di cincin dan di hancurkan tubuh pria tersebut.


Uhuk.... Uhuk....


Lun xiang memuntahkan darah.


Kegigihan Lun xiang membangunkan gumpalan kekuatan merah yang bersemayam di dalam Menara Kematian. Dengan adanya darah Lunxiang yang menetes di menata tersebut, membuat Gumpalan Kekuatan berwarna merah bangkit dan menyatu dengan sepenuhnya dengan Menara Kematian.


Cahaya menyalahkan berwarna terang menyingkirkan sekitar tempat tersebut, membuat sinar itu menutupi pandangan semua orang termasuk Pria misterius tersebut.


"Apa itu?" gumamnya dengan menyipitkan mata.


Menara Kematian terlepas dari telinga Lun xiang dan melayang tepat di depanya, melakukan penyatuan sempurna. Tiba-tiba aura kekuatan yang sangat besar menyebar di sekitar membuat aura itu menerpa tubuh pria tersebut hingga mundur beberapa langkah.


Pria misterius menatap dengan kening berkerut. Kenapa kekuatan itu sangat pekat dan mengerikan melebihi aura kematian di wilayah iblis. Sebenarnya apa yang terjadi?


Menara Kematian dan Gumpalan kekuatan berwarna merah yang terlahir sepenuhnya menyatu menjadi jadi kini melesat ke kening Lun xiang dan detik itu juga Lun xiang menjerit dengan kuat.


Naga Api yang melihat tentu saja panik, apalagi perlahan aura milik tuannya hilang seperti di telan.


"Apa yang terjadi?"

__ADS_1


Naga Api ingin menghampiri, tapi tebasan pedang besar langsung menghantam dan menghalanginya membuatnya tidak bisa pergi dari pertarungannya.


Aaaaaa........


Teriak Lun xiang menjerit dengan keras.


Angin berhembus dengan kencang. Awan menjadi gelap dan petir menyambar-nyambar. Perlahan aura Kematian di tempat itu di sedot tubuh Lun xiang hingga membuat aura hitam terus mengalir masuk dalam tubuh tanpa henti.


Pria misterius yang melihat bingung, sebenarnya apa yang terjadi. Kenapa Aura kematian di tempat itu seakan semakin pekat dan semuanya berkumpul menjadi satu. Pria misterius yang tidak ingin terjadi hal buruk meminta para Serangga untuk menyerang dan menghentikan apa yang di lakukan Lun xiang.


Namun saat tubuh Serangga mulai mendekat, tubuh itu langsung hancur tersayat-sayat oleh kekuatan yang ingin menyatu dengan Lun xiang. Pria misterius yang melihat terkejut, bagaimana bisa itu terjadi.


Sepertinya dirinya akan mengalami hal buruk, dia harus melarikan diri dari manusia tersebut. Tapi saat dirinya ingin melarikan diri, penggabungan Lun xiang dengan Menara Kematian dan Gumpalan kekuatan berwarna merah/sisa kekuatan pemilik Menara kematian menyadari hal itu. Tangannya terangkat dan sebuah kekuatan langsung mengekang tubuh Pria misterius itu dengan cepat.


Uh....


Pria misterius itu mencoba melepas lekangan tersebut, tapi tidak bisa. kekangan itu menjerat dengan sangat kuat.


"Siapa sebenarnya manusia itu, bagaimana bisa dia melakukan ini pada ku?" gumamnya dalam hati.


Tangan Lun xiang begerak, menarik tubuh pria misterius itu. Tapi sebelum pria misterius itu ada di hadapannya, pria itu menghubungi rekan lainnya yang ada di Reruntuhan Kuno, iblis yang tersisa pada Abad eranya dan berhasil selamat pada perang masa lalu.


Wuus.....


Tubuh pria misterius melayang di depan Lun xiang. Terlihat Lun xiang sangat berbeda dengan sebelumnya. Aura dan tubuhnya kini sangat-sagat berbeda. Auranya kuat, menakutkan dan sangat mencekam. Tubuhnya pun juga mengalami perubahan. Lun xiang terlihat menjadi lebih dewasa. Matanya berubah menjadi abu-abu dan rambutnya yang semula hitam kini menjadi putih. Bahkan di tubuhnya ada sepasang sayap besar yang membuatnya terlihat seperti ratu dari bangsa iblis.



.


.


.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2