Still You

Still You
PENANTIAN


__ADS_3

Empat minggu sudah berlalu dan ini adalah minggu terakhir dihitung dari mereka sudah melaksanakan ujian hari itu.


Pengumuman siapa saja yang lolos di SMA Negeri juga sudah diumumkan dan yang berhasil lolos dari keenam orang itu hanya Melly, Utari, dan Yudi. Melly tidak menyangka dirinya bisa lolos di situ dan juga Yudi sama halnya juga tidak menyangka dia yang notabenenya anak badung di sekolah bisa juga lolos di SMA Negeri itu, sedangkan Dino dia lolos di STM bersama dengan Aldi karena dari awal dia sudah berencana akan mendaftar dua sekolah takutnya dia tidak lolos di SMA Negeri dan benar seperti dugannya dia memang dari awal tidak pernah berharap akan kesana tapi karena tawaran Tama waktu itu makanya Dino juga mendaftar di sana, dan Tama dia lolos di salah satu SMA swasta yang cukup elit mengingat ayahnya juga seorang pejabat


RUMAH


"Huft capek" ucap Melly setelah masuk kedalam kamar dibarengi dengan adiknya yang juga memasuki kamar mereka


"iya nih pegel juga badan aku, ternyata gini yah persiapan buat sekolah minggu depan" ucap Airin dan langsung meletakkan semua paperbag yang dibawanya ke atas kasur


"yah iyalah semua itu harus disiapkan sendiri, kalau ibu mah tinggal nemenin doang kan belanja" kata Melly. Mereka baru pulang dari mall untuk membeli semua perlengkapan sekolah mereka dari seragam, tas, sepatu, buku dan semuanya, mereka tidak diajarkan untuk bermanja-manja dan bermalas-malasan oleh orang tua mereka

__ADS_1


"yaudah kak buka yuk, ngga sabar nih mau liat-liat lagi hihi" ucap Airin dengan gaya tengil


"dih, yang udah mau masuk SMP senangnya kebangetan" ucap Melly dengan kekehan kecil melihat adiknya yang begitu senang yang akan memasuki dunia SMP wkwk


"kakak dulu juga kek kamu senangnya minta ampun sampai ibu juga males mau ladenin kakak tiap hari, karena nanyain mulu gimana nanti kalau di SMP hehe" ucap Melly sambil membayangkan sewaktu 3 tahun yang lalu saat akan masuk ke jenjang SMP


"emang seru yah kak? pas awal-awal masuk gitu?" tanya Airin yang masih melihat-lihat semua barangnya padahal di mall tadi mereka sudah melihatnya tapi sepertinya Airin belum puas dan belum menyangka kalau dia bakalan jadi anak SMP wkwk


"ohh kalau gitu Airin mau nyari masalah deh sama senior biar Airin dikenal gitu kek di novel-novel sama film-film yang anak barunya suka cari masalah hahaha, aduh!" ringis Airin setelah berbicara panjang lebar dan dahinya dijitak oleh sang kakak


"nyari masalah pala lu bulet! yang ada kamu dikeluarin belum juga sehari jadi anak SMP, mau jadi anak bandel?" jawab Melly dengan nada bentakan

__ADS_1


"ihh kakak nih orang cuman ngomong doang, lagian siapa juga yang berani, uh masih sakit lagi main jitak-jitak aja" ucap Airin yang masih mengelus dahinya sepertinya jitakan Melly benar-benar keras sampai Airin masih sesakit itu


"udahlah kakak mau mandi dulu, dengerin kamu ngomong bikin telinga gerah" ucap Melly dan langsung masuk ke kamar mandi


"ck, udah dia yang jitakin ngga mau minta maaf, salah pula lah aku, uh gini amat punya kakak, ngga usah punya kakak aja sekalian" ucap Airin yang masih bisa didengar Melly


"Airin! apa kamu bilang!!?" tanya Melly dari kamar mandi dengan sedikit teriakkan


"hehe ngga kok kakakku yang cantik, aku tadi bilang kakak Melly yang cantik" jawab Airin dari luar kamar dengan gelagapan karena ketahuan, walaupun begitu dia juga sedikit takut dengan kakak galaknya tapi sayang :)


Hay kakak-kakak minta vote dan likenya dong :)

__ADS_1


__ADS_2