
RUMAH
Seminggu sudah berlalu dan hari ini tepatnya hari senin Melly dan Airin sudah bersiap-siap untuk ke sekolah tapi mereka masih berlama-lama di kamar entah apa yang mereka lakukan
"Melly!, Airin! udah belum sih? nanti telat loh?" tanya ibu Melly setengah teriak dari bawah tepatnya di ruang meja makan yang disana juga sudah ada ayah Melly. Pagi-pagi sudah teriak-teriak dasar emak-emak
"ibu, ngga usah teriak-teriak lah masih juga jam 6" kata ayah Melly yang juga ada di meja makan untuk sarapan sebelum berangkat ke rumah sakit
"ck, itu anak berdua emang harus diteriakkin dulu baru keluar, ayah sih ngga tau, nah itu mereka benar kan kata ibu" kata ibu Melly yang langsung mengarahkan pendangan nya dari ayah Melly ke Melly dan Airin yang baru saja turun dari kamar mereka
"nah udah cantik-cantik anak ayah berdua yaudah ayo cepet gabung" ucap ayah Melly setelah melihat ke arah kedua putri cantiknya
"pagi ayah, pagi ibu" ucap Melly dan Airin serentak, sambil mengecup pipi ayah ibunya dan mereka terlihat semangat sekali terlebih Airin
"aduh anak ayah semangatnya udah kek pahlawan pembela negara" ucap ayah Melly setelah kedua putri nya duduk
"iya nih ayah, Airin udah ngga sabar pengen liat sekolah Airin yang baru hehe" ucap Airin
"kalau semangat gini kan bagus, semoga sama pelajaran nya juga semangat sampai tamat nanti kek kakakmu" ucap ayah sambil menerima piring makan dari ibu Melly
"yaudah sekarang semua sarapan, pada ngga mau telat kan?" ucap ibu Melly karena dia tau jika ayah dan Airin sudah mengobrol mereka akan lupa waktu entah apa pun yang akan mereka bicarakan. Benar-benar cocok nih ayah sama anak, kalau Melly dia lebih dekat dengan ibunya ketimbang ayahnya
Selesai sarapan ayah Melly dan kedua putrinya langsung keluar untuk berpamitan ke ibu Melly dan siap berangkat menyambut hari baru
__ADS_1
"ayah, Melly mau naik angkot aja deh" ucap Melly setelah mereka keluar
"lah emang kenapa? biar ayah yang nganter aja kalian berdua lagian ini hari senin nanti terlambat lagi" ucap ayah heran dengan anak pertamanya
"Melly naik angkot biar Melly tau jalannya seberapa jauh ke sekolah, biar nanti ayah beliin Melly motor aja hehe, lagian rumah sakit sama sekolah Airin searah sedangkan Melly berlawanan biar Melly naik angkot aja yah" ucap Melly dengan alasan yang tidak masuk akal benar sih arahnya berlawanan tapi alasan lain itu tidak masuk akal benar-benar ini Melly
Setelah perdebatan yang lumayan akhirnya Melly naik angkot
"yaudah keknya kamu emang sengaja biar ayah beliin motor" ucap ayah Melly
"hehe" Melly cengengesan "ibu sih pakai ngelarang aku bawa motor ibu kesekolah" sambung Melly lagi
"yaudah ayo sekarang berangkat, nanti telat lagi" ucap ayah Melly masuk ke mobil dibarengi dengan Airin dan Melly keluar gerbang untuk menunggu angkot
Tak perlu menunggu lama akhirnya angkot yang akan Melly tumpangi datang. Dalam perjalanan Melly melihat ke sekitar jalan yang sudah lumayan padat, angkot kembali berhenti dan masukklah dua anak laki-laki berseragam SMA juga, yang satu sepertinya anak baru karena terlihat dari bajunya yang masih baru seperti Melly dan yang satunya mungkin kakaknya
Selama perjalanan Melly tidak lagi memperhatikan jalan tapi dia sudah mengalihkan perhatiannya ke kakak-kakak di depannya ini "manis juga nih abang-abang wkwk, kenapa gue manggilnya abang sih haha" tawa Melly dalam hati dengan sikap konyolnya
"eh, emmm...." Melly salah tingkah karena kakak-kakak itu melihat ke arahnya dan langsung saja Melly mengalihkan perhatiannya ke atas lalu kesamping, Melly benar-benar gugup saat ini bisa-bisanya dia ketahuan
"eh udah nyampe bang? keknya belum deh" tanya Melly karena memang tidak ada yang menyetop angkot yah memang karena hanya mereka bertiga didalam angkot tidak terhitung abang angkotnya, dan juga tidak ada tanda-tanda penumpang yang akan menaikki angkot
"eh maaf ya, keknya ini angkot mogok lagi deh" kata abang angkot
__ADS_1
"ha? mogok?" tanya Melly sambil turun dari angkot
"gimana sih bang, aduh tinggal juga sejengkal bang kenapa juga harus mogok" omel Melly setelah turun, sedangkan dua anak laki-laki tadi sedang memperhatikannya
"huft... makanya bang kalau mau narik periksa dulu gimana sih" Melly masih mengomel sedangkan, abang angkot masih melihat-lihat apa yang menyebapkan angkotnya mogok
"nah itu angkotnya" kata anak laki-laki tadi yang bajunya baru, saat melihat angkot lain yang lewat dan langsung menyetopnya
Saat hendak naik ternyata angkot nya sudah penuh dan hanya tersisa dua tempat saja yang masih bisa muat,
Melly yang masih berada di belakang otomatis tidak akan mendapatkan tempat
"yaudah masuk lu, anak baru ngga boleh telat" kata kakak-kakak tadi kepada Melly
"loh kakak gimana?" tanya adiknya
"udah ngga apa-apa, udah cepetan naik entar telat" adiknya itu segera naik dan Melly masih di luar seakan tidak percaya juga sih
"neng apa mas nya nih yang mau naik?" tanya abang sopir
"eh.. iya bang, yaudah cepetan naik" ujar kakak-kakak itu sambil menggerakan kepalanya ke arah angkot
"eh.. emm... makasih yah kak" Melly langsung cepat-cepat naik dan angkot pergi meninggalkan tempat itu.
__ADS_1
Hay kakak-kakak minta vote dan likenya dong :)