
SMA NEGERI
Melly dan Utari sudah sampai dan langsung menuju ke dalam sekolah untuk mendaftar formulir kelengakapan siswa salah satu syarat untuk masuk.
"banyak juga yah Rii" ucap Melly saat mengantri pengambilan formulir
"iya, karena disini salah satu SMA Negeri favorit dan juga karena hari pertama makanya banyak, untung kita sampainya pagi" ucap Utari membalas
Setelah mendapatkan formulir mereka langsung bergegas ke meja di salah satu ruangan untuk mengisi formulir lalu nanti akan diserahkan lagi kepada pegawai yang melayani pendaftaran
Setelah selesai dengan semua urusan formulir dan pendaftaran mereka tidak langsung pulang, mereka berencana untuk mengelilingi sekolah dulu kata Melly sih biar kalau entar ngga lolos tapi udah pernah keliling sekolahnya, dasar Melly
Selama berjalan mereka sambil mengobrol hingga Melly melihat seperti sosok Tama yang sedang berdiri di sekitar situ
"eh itu Tama bukan sih? ngapain disini tuh anak?" ucap Melly
"eh iya bener, kesana yuk" ajak Utari
"woy! ngapain lu disini" tanya Melly langsung setelah mereka mendekati Tama
"eh, gue lagi mau ngambil formulir pendaftaran" ucap Tama
"ohh terus udah?" tanya Melly
"udah, terus lu berdua ngapain? daftar disini juga?" tanya Tama
"iya, lu kesini sendirian?" tanya Melly karena Utari dari tadi sibuk dengan handphonenya
"gue sama Dino sama si Yudi juga" jawab Tama
__ADS_1
"terus mereka kemana kok ngga keliatan tadi?" tanya Melly lagi
"mereka lagi ke toilet" jawab Tama "nah tuh mereka" ujar Tama lagi
"eh ada si Utari sama Melly" ucap Yudi
"iya nih lu berdua juga daftar disini?" tanya Utari
"iya" jawab Dino
"kok ngga kasi tau ke kita biar bareng" ucap Utari
"terus si Aldi mana?" tanya Utari lagi
"dia ke STM katanya ngga suka kalau masuk SMA" ucap Yudi
"ouhh" ucap Utari manggut-manggut
CAFE
Setelah pulang dan berpisah dengan geng Tama Melly dan Utari langsung menuju ke Cafe terdekat untuk sekedar nongkrong
"lu mau apa Mel?" tanya Utari setelah mereka masuk
"emm.. gue cappucino deh" ucap Melly
"oke lu tunggu disana aja biar gue pesenin" ucap Utari sambil menunjuk ke meja di sudut dari Cafe tersebut
Setelah Utari datang mereka sedikit mengobrol tentang sekolah nanti apa yang akan terjadi di SMA dan saling membayangkan satu sama lain
__ADS_1
"emm.. Mel gue mau ngomong sama lo" ucap Utari sedikit gugup
"mau ngomong apa? serius amat kek mau ujian wkwk" tanya Melly
"tapi lu janji dengerin dulu penjelasan gue nanti" ucap Utari sedikit takut-takut
"iya lu mau ngomong apa Rii?" tanya Melly sebenarnya dia hanya menebak-nebak mungkin saja Utari akan jujur padanya saat ini
"emm janji yah lu jangan marah" ucap Utari
"iya Rii, lama ih keburu lumutan nih gue" ucap Melly dengan penasaran
"emm.... jadi gini, sebenarnya gue sama Dino udah jadian" ucap Utari "tapi gue bukan mau nikung lo kok, sorry yah Mel" ucap Utari memelas serasa menyesal dengan apa yang dilakukannya
Sejenak Melly diam, lalu
"hahaha ngga gitu juga kali, pakai acara minta maaf lagi, apa tadi lu bilang nikung?" tanya Melly dan Utari sudah sangat takut jika Melly akan meninggalkannya dengan sejuta rasa bersalahnya
"gini ya Rii lu ngga perlu minta maaf dan juga astaga.. lu ngga nikung gue sama sekali ngga, si Dino siapanya gue coba?" ucap Melly santai karena dia sudah benar-benar siap dengan keadaan sekarang dia ngga boleh nangis.
"gini Rii gue setuju sama hubungan lo, dan ngga salahnya juga kali lo jalinin hubungan sama orang yang lo suka masa gue sebagai sahabat harus ngelarang ngga kan?" ucap Melly lagi. Melly sudah benar-benar berpikir dewasa untuk soal ini
"jadi lo ngga marah sama gue Mel? atau apapun itu?" tanya Utari yang tidak percaya dengan sikap sahabatnya ini
"aduh Rii terus lo mau gue marahin lo gitu?" ucap Melly "ck, ngga dewasa banget deh cuman gara-gara cowo kita jadi musuhan, lagian dia juga cuman idola gue ngga lebih" ucap Melly lagi. Utari benar-benar tidak menyangka dan langsung beranjak ke Melly untuk memeluknya "makasih ya Mel, gue sayang banget sama lo" ucap Utari
"ah elah Rii Rii udah kek sama siapa aja, gue kan sahabat lo Rii, jadi apapun yang terjadi jangan sampai persahabatan kita pudar apalagi cuman gara-gara cowo ngga dewasa banget tau ngga" ucap Melly membalas pelukan Utari
"lu Mel gue ngga nyangka, apa karena mau masuk SMA kali ya, makanya lu dewasa gini" ucap Utari "dan gue juga rasa lucu gitu pas lu nyebut kata dewasa, ngga cocok sama lu yang kekanakan hehe" sambung Utari lagi
__ADS_1
"ah kampret lu ngerusak suasana mellow aja" ucap Melly dan mereka berdua langsung tertawa.
Hay kakak-kakak jangan lupa untuk like, vote dan komen. Luv <3