Suami Arogan

Suami Arogan
Tersesat


__ADS_3

Sasha berjalan menuju ruangan alex. Sasha ingin meminta pendapat tentang camping ceria yang akan di adakan fakultasnya.


"wana apa kak alex ada?" tanya sasha pada sekertaris alex


"Ada nona tapi tuan sedang bersama dengan kekasihnya" jawab wana


Mendengar jawaban wana, sasha sudah tahu siapa yang di maksud kekasih alex.


"terima kasih wana, ya sudah saya masuk dulu." ucap sasha


Sasha membuka pintu ruangan kerja alex sangat pelan karena dia penasaran apa yang sedang dilakukan alex dan wanita itu di ruangannya dan betapa terkejutnya sasha ternyata ternyata mereka sedang berciuman mesra


"brakkkk" suara pintu yang di buka dorong keras. Alex dan wanita itu terkaget mendengar suara itu. Dengan amarah yang begitu meledak ledak sasha menghampiri wanita yang sedang duduk dipakuan suaminya.


"plakk" suara tamparan


"Dasar wanita j*l*ng, apa yang kamu lakukan disini di ruang kerja suamiku" teriak sasha setelah menampar wanita itu


"plaakkkkk" suara tamparan


"Jangan pernah berani bersikap kasar padanya, ingat kau hanya gadis kecil yang dijual oleh ayahmu sendiri sedangkan dia adalah kekasihku" teriak alex setelah menampar sasha dan menjambak rambutnya


Dengan air mata yang mengalir sasha berusaha melepas tangan alex yang menjambak rambut


"sakit kak." rintih sasha kesakitan


"Gadis kecil dia memang suamimu, tapi akulah wanita yang di cintainya" ucap siska mengejek


Mendengar suara sasha yang merintih kesakitan hati alex kembali bergetar seperti merasakan kesakitan yang di alami sasha. Alex mendorong sasha keras sehingga sasha terjatuh dan kepalanya terbentur pinggiran meja dan sedikit mengeluarkan darah


"Kak." ucap pilu sasha menatap mata alex menyiratkan kekecawaan dan kesakitan.


Sasha bangkit meninggalkan ruangan alex, sedangkan alex menatap sasha datar. Wana hanya terdiam syok melihat sasha yang keluar dengan wajah merah dan dahi yang berdarah.


*****


Edora yang sedang berada di ruang tamu terkejut melihat sasha pulang dalam keadaan kacau.


"Nyonya kenapa?" tanya edora khawatir


"Bi" ucap sasha berlari memeluk edora


"Nyonya kenapa? jawab bibi." tanya edora lagi


"kk alex lebih memilih melukaiku, dan memilih wanita itu " ucap sasha pilu


Mendengar ucapan sasha, edora tahu bahwa wanita yang di maksud sasha adalah siska.


"hushh hushh hush, sekarang nyonya ke kamar dulu biar bisa siapkan alat kompres." ucap edora


Setelah di kompres oleh sasha tertidur pulas karena menahan rasa sakit di kepala dan pipinya. Edora hanya bisa menenangkan karena dia tahu tidak ada apa apa yang bisa di perbuatanya.

__ADS_1


"Dimana dia." tanya alex yang baru saja pulang dari kantor


"nyonya sudah tidur tuan" jawab edora


Setelah mendengar jawaban edora, alex berlalu meninggalkan edora dan menuju kamarnya.


*****


Keesokan paginya alex berangkat kerja sangat awal dari biasanya. Alex memilih menghindar dari sasha karena alex tidak tahu harus bersikap seperti apa ke sasha.


"dretttt.. dreettt...dreeeettt" dering sms ponsel sasha


Sasha membuka ponselnya dan melihat pesan dari reva yang mengingatkannya tentang camping ceria


"lebih baik aku ikut untuk merilekskan pikiran." ucap sasha semangat.


Sasha bersiap siap untuk mengikuti camping ceria yang diadakan selama 3 hari 2 malam. Sasha memoleskan foundation untuk menutupi kemerahan diwajahnya akibat tamparan kemarin.


Setelah selesai menyiapkan semua keperluannya sasha keluar dari kamarnya dengan menarik kopernya dan menghampiri meja makan untuk sarapan sebelum berangkat. Sasha menikmati sarapannya dalam diam. Setelah selesai sarapan sasha langsung bergegas ke kampusnya karena sebentar lagi rombongan camping ceria akan berangkat


"nyonya mau kemana? nyonya jangan pergi." ucap edora


"bibi tenang saja, saya tidak kabur hanya ikut camoing ceria. Ya sudah bi saya pergi dulu." pamit sasha pada edora dan tentu saja rei yang mengantar sasha ke kampus


*****


"Sasha" teriak reva dengan suara cemprengnya yang membuat sasha harus menutup telinga


"va" balas reva


"hehehe, apasih yang tidak buat kamu." balas sasha mencubit kedua pipi chubby reva


Mereka berdua sangat menikmati perjalan menuju ke tempat camping ceria. Setelah beberapa jam perjalan mereka akhirnya sampai.


"sasha tempatnya menyeramkan pasti di sini sangat gelap, bisa bisa kita tersesat kalau terlalu jauh masuk ke dalam." ucap reva bergindik ngeri


"kan kamu sendiri yang mau kesini." ucap sasha santai lalu menyusul rombongan yang berada di depan mereka


"sha tungguin aku" ucap reva yang sedikit berlari mengejar sasha


*****


Alex sudah pulang dari kantor bersama dengan siska kekasihnya dan kini mereka berdua berada di meja makan menikmati makan malam yang telah disiapkan oleh edora.


"dimana nyonyamu?" tanya alex


Dengan raut wajah bimbang edora menjawab pertanyaan tuannya."nyonya sedang mengikuti acara kampusnya"


"jam berapa dia pulang?" tanya alex lagi


"Nyonya tidak akan pulang." jawab edora lagi

__ADS_1


"Memangnya dimana acara kampusnya? berapa hari kegiatannya?" tanya alex masih dengan raut datar sementara siska cuek saja menikmati makanannya


"sekitar 3 hari 2 malam dan nyonya sedang ikut camping ceria" jawab edora lagi


Brakkkkkkkkkk


Terdengar gebrakan meja yang mengagetkan edora begitupun dengan siska yang tersedak makanannya karena gebrakan mendadak alex.


"Beraninya dia pergi tanpa berpamitan kepadaku" murka alex dengan wajah merah padam menahan amarahnya


Alex berlalu begitu saja meninggalkan meja makan sedangkan siska kembali melanjutkan makan malamnya karena dia tahu alex orang yang tidak bisa di ganggu saat dia sedang marah. Sedangkan edora merasa iba pada sasha yang sudah pasti akan mendapatkan siksaan dari alex.


*****


Kini peserta dan panitia sedang berkumpul menikmati suasana api unggun karena ini adalah malam terakhir mereka.


"va, temani aku ya ke sungai." ajak sasha yang ingin buang air kecil


"okey" balas reva mengiyakan


Mereka meninggalkan tempat tempat berkumpul di api unggun dan berjalan ke arah suangi yang letaknya sekitar 100 meter dari lokasi camping ceria. Begitulah suasana di perkemahan tidak ada toilet yang ada hanya sungai


Setelah kembali dari sungai mereka bertemu dengan se ekor anjing hutan yang langsung mengejar mereka


Gukk gukk gukkk


Suara anjing hutan yang sedang mengejar mereka membuat reva dan sasha kalang kabut dan tanpa sadar mereka berpecar. Reva berlari kearah lokasi camoing sedangkan sasha berlari semakin masuk ke dalam hutan.


"Va, kamu dimana" ucap sasha ketakutan. Sasha berlari tanpa tahu arah dan tidak membawa alat penerang karena alat penerangan di bawa oleh reva.


Gukk..gukk..gukk


terdengar lagi suara anjing hutan yang ternyata mengejar sasha bukan reva. Sasha terus berlari hingga tanpa sadar dia telah berada di pinggir jurang. Dalam keadaan gelap gulita tanpa sengaja reva tersandung akar pepohonan yang menyebabkannya terjatuh kedalam jurang yang cukup dalam hingga tidak sadarkan diri


*****


Pagi hari telah menjelang dan sasha belum juga di temukan.


"va, hubungi keluarga sasha"ucap ketua panitia camping ceria.


Reva langsung menghubungi nomor yang tertera terakhir di hp sasha dan itu adalah nomor rei.


"Halo." ucap reva


"Halo, nyonya ada menelpon saya?" tanya rei


"Halo saya reva teman kampusnya sasha, ini siapanya sasha?" tanya reva


"Saya rei supir pribadi nyonya sasha" jawab rei


"rei, sasha hilang tolong sampaikan kekeluarganya." ucap reva menangis

__ADS_1


Reva menangis tersedu sedu dari semalam sejak semalam karena sasha tidak kunjung ditemukan


*****


__ADS_2