
Sasha sedang sibuk bengcengkrama dengan panci wajan dan segala peralatan dapur. Ia sedang memasak untuk ketiga pria tampan yang sekarang berada di rumah ini.
"Taraa..... selesai juga" ucap sasha menata makanan yang telah di masaknya di atas meja. begitu selesai menata makanan di atas meja saslang berjalan ke ruang tamu untuk mengajak mereka bertiga mencicipi masakannya.
Alex, andre dan andra, mereka bertiga tampak sibuk dengan urusannya masing. Alex duduk di sofa dengan sebuah laptop di depannya, andre dengan segudang tugas mahasiswa yang harus di periksanya satu persatu sedangkan andra larut dalam film yang
sedang di tampilkan di layar tv. Melihat itu semua sasha dengaj beraninya menghampiri mereka dan sasha langsung mematikan tv, merebut lembar kerja mahasiswa yang sedang di kerjakan oleh andre yang terakhir sasha mematikan laptop alex.
"Apa yang kamu lakukan perempuan bar-bar" ucap andra kesal karena sasha mengganggu ketenangannya. Sedangkan andre dan andra tidak protes sama sekali dan menunggu apa yang akan di katakan oleh sasha.
"Semuanya, ayo kita makan" ajak sasha ke meja makan.
Mereka berempat kini tengah berada di meja makan siap untuk menyantap makan siang yang telah di buat oleh sasha.
"Silahkan di makan" ucap sasha mempersilahkan mereka makan. Sasha membantu alex mengambil makanan
"Terima kasih" ucap alex saat sasha meletakkan piring berisi makanan di depannya.
"Sama sama kak alex, makan yang banyak yah supaya kak alex cepat kembali pulih" ucap sasha.
Andra dan andre hanya terdiam menikmati makanan mereka tanpa berniat untuk buka suara tentang rasa masakan sasha.
*****
Mereka berempat sedang menikmati waktu senggang di ruang tamu. Sasha sibuk memainkan ponselnya, alex tentu saja sibuk berkutat dengan laptopnya, andre sibuk memeriksa tugas mahasiswanya termaksud tugas sasha. Andra jangan di pertanyakan lagi tentu saja ia sibuk menonton tv.
"Sayang kapan kita akan pulang kerumah?" tanya alex
Mendengar pertanyaan alex membuat seluruh pasang mata langsung menatap ke arah sasha.
"Kalau suami ku ini sudah sehat sepenuhnya" jawab sasha yakin. Alex yang mendengar jawaban sasha langsung memeluk mesra sasha.
"Aku mencintaimu sasha alexander andriawan" ucap alex tulus
"Aku lebih mencintaimu suamiku, alexander revano" balas sasha tulus lalu mengecup mesra kening alex
"Ehmmm ingat kak alex masih ada dua orang jomblo disini" ucap andra jengah melihat adegan romantis di depannya.
__ADS_1
"Siapa yang jomblo kakak juga punya seorang kekasih" pengakuan andre. Perhatian yang tadinya mengarah ke sasha dan alex langsung beralih ke andre
"Haaaaaa siapa kak?" tanya sasha dan andra histeris
"Nanti malam dia akan kesini, jadi persiapkan dari kalian" ucap andre santai lalu melenggang pergi meninggalkan andra dan sasha dengan sejuta pertanyaan dan rasa penasaran.
*****
Sang mentari sudah kembali ke pelukan bumi dan sang rembulan telah memancarkan sinarnya menerangi kegelapan malam. mereka kin berkumpul di meja makan kecuali andre.
"Kak andre kemana?" tanya sasha membuka pembicaraan
"Entahlah, tapi kak andre berpesan tidak boleh ada yang menyantap makanan lezat di depan kita ini" ucap andra sambil memegangi perutnya menahan rasa lapar.
Sudah setengah jam berlalu tapi belum ada tanda-tanda kehadiran andre.
"Aku makan saja" ucap andra hendak mengambil piring namun belum sempat piringnya di sentuh sebuah sendok melayang di atas tangannya
"Aduh sakit" ucap andra mengaduh kesakitan
"Bisa-bisa cacing di perutku mati" ucap andra dengan wajah memelas.
Setelah sekian lama menunggu akhirnya andre telah tiba di rumah.
"Kak ande" ucap andra kegirangan meihat kakaknya
"Makan" ucap andra hendak mengeksekusi makanan di meja makan tapi lagi-lagi gagal karena sebuah jitakan dari andre mendarat mulus di kepalanya
"Hallo semuanya, halo sasha" ucap seorang wanita yamg datang dengan andre. Sasha dengan mulut setengah menganga kebingungan melihat reva sahabatnya kini berada di rumah andre dan yang lebih mengejutkannya reva datang bersama andre
"Kak andre benar-benar keterlaluan, jika memang nilai reva jelek tidak seharusnya kak andre memberikannya remedial malam-malam begini" ucap sasha
"aku tidak remedial sa, meskipun otakku pas-pasan seperti kamu" balas reva kesal
"Biar aku yang jelaskan, reva silahkan duduk di sebelahku" ucap andre sedangkan andra yang sejak tadi sudaah menahan lapar hanya diam dan tidak ingin berkomentar sedikitpun.
"Semuanya perkenalkan reva kekasih ku" ucap andre
__ADS_1
"Haaaaaa" teriak sasha histeris
"Sayang minum lah terlebih dahulu" ucap alex menuangkan segelas air ke gelas sasha
"Terimakasih sayang" balas sasha
"Sa, aku dan pak dosen sudah resmi menjadi sepasang kekasih beberapa hari yang lalu" ucap reva menjelaskan yang sesungguhnya.
"Selamat yah kak andre, reva" ucap sasha yang disusul oleh ucapan dari alex. "Selamat untuk kalian " ucap alex
"Bisakah kita makan sekarang, aku bosan melihat keromantisan kalian" ucap andra menyindir mereka berempat.
"Siapa suruh jomblo" balas mereka beremoat serempak yang di akhiri gelak tawa memojokkan andra. Karena kesal andra memutuskan makan tanpa sedikitpun berbicara sedangkan mereka berempat melanjutkan adegan romantisnya.
*****
Alex sibuk berkutat dengan benda persegi di depannya karena sudah beberapa hari tidak bekerja makanya tugasnya pun semakin menumpuk. Alex adalah tipe lelaki pekerja keras. Sasha baru saja keluar dari kamar mandi dengan piyamanya.
"Kak alex kan masih sakit" ucap sasha merampas laptop yang ada di depan alex. Alex hanya diam melihat sasha yang sibuk mengemol tapi serasa begitu lucu di mata alex hingga tanpa sadar iya terkekeh
"Kenapa menertawaiku?" tanya sasha dengan memicingkan matanya
"Kemarilah istriku" ucap aelx menepuk nepuk ranjang kosong di sebelahnya
"Ada apa?" tanya sasha yang sudah duduk di samping alex
"Aku benar-benar mencintai wanita bodoh ini" ucap alex lalu menjentikkan jarinya di dahi sasha.
"Sakit" ucap sasha mengelus bekas jentikan alex di dahinya.
"Sasha aku akan melepaskan siska demi mempertahankan rumah tangga kita, aku ingin menjadi suami yang pantas untukmu dan aku ingin menjadi ayah dari anak-anak kita kelak" ucap alex dengan raut wajah serius.
"Kak alex serius, tapikan aku tidak secantik wanita itu" balas sasha dengan air mata di pelupuk matanya. Kali ini bukan air mata kesedihan tapi air mata bahagia.
"Bagiku istriku ini di atas segala-galanya. Hanya satu yang ku pinta jangan pernah meninggalkanku" ucap alex serius yang di balas anggukan oleh sasha
"Satu lagi semua hal dapat ku maafkan kecuali persekingkuhan. Aku tahu ini egois karena selama inj akulah yang berselingkuh tapi tetap saja kamu tidak boleh berselingkuh sayang" ucap alex mengusap lembut kedua pipi sasha
__ADS_1