Suami Arogan

Suami Arogan
Kekhawatiran alex


__ADS_3

Alex yang sejak semalam mengetahui sasha tidak meminta izin untuk mengikuti camping ceria menjadi uring uringan. Alex merasa tidak tenang dan tidak fokus ke rapat yang sedang berlangsung.


"Sampai disini rapat hari ini." Ucap alex yang langsung meninggalkan ruang rapat.


Kini alex duduk di sofa ruang kerjanya dengan sebatang rokok dan segelas vodka. Sampai tiba tiba siska datang mengacaukan lamunan alex


"Sayang." ucap siska berlari dan langsung duduk di pangkuan alex dan memeluk leher alex dengan manja


"Siska duduklah di sofa." ucap alex datar


Siska sama sekali tidak menghiraukan ucapan alex dan semakin bermanja manja. Apa yang dilakukan siska memancing emosi alex. Tanpa aba aba alex mendorong siska dari pangkuannya yang menyebabkan sasha terjengkang ke belakang dan punggung siska sukses mendarat dilantai.


Drttttt drttttt getar ponsel alex


"Hallo rei, ada apa?" tanya alex


"Maaf tuan saya ingin menyampaikan nyonya sasha hilang?" jawab rei cepat


"Kenapa bisa?" alex merasa begitu khawatir mendengar kabar dari rei. Alex meninggalkan ruangannya tanpa memperdulikan siska yang memanggil manggil namanya.


Alex berjalan dengan tergesa gesa dengan wajah yang tidak bersahabat.


"Rei cepat ke kampus sasha" perintah alex tanpa basa basi


Alex merasa sangat khawatir dan ini adalah pertama kalinya dia se khawatir ini kepada seorang wanita sejak kejadian yang cukup mengguncang dan menggoyahkan keyakinannya pada ketulusan dan kelembutan seorang wanita.


*****

__ADS_1


Alex menggebrak meja


"Bagaiamana bisa itu terjadi" bentak alex


"Maafkan kami pak atas keteledoran kami yang menyebabkan salah satu mahasiswa kami menghilang." ucap dekan fakultas manejemen. Selama ini sasha berkuliah di jurusan manejemen karena ini ikut andil dalam membangun perusahaan ayah tanpa harus bergantung pada alex.


"Awas saja jika sampai istriku tidak segera ditemukan akan ku tutup kampus ini." ancam alex dan berlalu meninggalkan semua petinggi fakultas sasha dalam keadaan menganga tidak percaya. Karena sasha bukanlah gadis berprestasi dia hanya mahasiswi biasa yang jauh dari kata pintar ( bodoh seperti kata alex).


Meskipun saat ini alex dalam keadaan sangat lelah dia sama sekali tidak memperdulikannya dan langsung menuju ke tempat camping ceria yang cukup memakan waktu sekitar 6 jam.


*****


Reva yang begitu ketakutan karena sekarang hari kembali menjelang malam tapi tidak ada tanda tanda sahabatnya telah ditemukan.


"Sa, kamu dimana" ratap reva yang merasa bersalah karena memisahkan diri dari sasha meskipun dia sama sekali tidak salah karena itu murni kecelakaan


"Dimana sasha" tanya alex.


Mendengar pertanyaan alex semua peserta maupun panitia terdiam dan alex kembali bertanya dan hasilnya tetap sama


"Dimana istriku" teriak alex marah yang membuat suasana semakin hening dan semua mata tertuju ke alex dengan ekspresi yang beragam. Ada yang kaget, heran, bingung dan ada pula yang menatap alex dengan tatapan memuja.


"Su...ami" ucap reva terbata bata


"iya aku alexander revano suami dari sasha alexander adriawan" ucap alex tegas


"maaf karena tidak bisa menjaga sasha" ucap reva menangis tersedu sedu

__ADS_1


"Baguslah kalau kamu tahu diri" ucap alex sinis


Alex tidak menghiraukan tangisan sasha dan berjalan memasuki hutan mengikuti para tim sar yang telah dibawanya.


Reva semakin merasa bersalah karena alex begitu ketus dan memandangnya sinis


*****


Sasha yang berada di dasar jurang telah tersadar.


"Aku dimana? badanku terasa begitu sakit" ucap sasha.


Sasha hendak bangkit dari tidurnya dengan perlahan namun saat dirinya berusaha untuk berdiri tiba tiba dia terjatuh lagi


"Tuhan sakit sekali"ucap sasha yang merasakan teramat sakit pada kaki sebelah kirinya yang tersandung akar pohon.


Sasha teramat sangat ketakutan dengan kegelapan ini dan takut jika kembali ada anjing hutan yang berusaha menyerangnya. Dalam hati sasha berharap ada ayahnya yang menenangkannya karena selama ini hanya ayahnya yang menemaninya dalam kegelapan malam dikala dia masih kecil sampai remaja sebelum dia resmi menjadi istri alex.


"Mana mungkin alex akan mencariku" ucap sasha yang berkecil hati meskipun ada sedikit harapan di dalam hatinya lelaki yang berstastus suaminya itu datang untuk mencarinya


"Sasha" suara menggema dimana mana memanggil nama sasha. Salah satu dari pemilik suara itu ada suaminya


Sasha yang mendengar suara tersebut langsung meminta tolong


"tolong" teriak sasha


"Disana di dalam jurang" teriak salah satu tim sar dan benar saja mereka melihat sasha yang begitu lemah dan bekas darah yang bersimabah di kepalanya

__ADS_1


Tanpa ragu ragu alex yang langsung turun untuk membantu sasha naik ke atas.


__ADS_2