
Setelah selesai makan mereka memutuskan untuk pulang karena waktu semakin malam.
Saat mereka keluar dari ruangan VIP terlihat dari pojokan Restoran tersebut seorang wanita yang menatap dengan tatapan benci.
"Aku akan merebutmu, Tuan" Gumam Wanita tersebut.
Mereka langsung pulang menuju Mansion.
Sepanjang jalan Kembar R tertidur karena kelelahan.
Setelah beberapa menit di jalan akhirnya mereka sampai dan langsung menggendong anak-anak.
"Pak tolong belanjaan bawa masuk ke kamar Twins ya" Kata Kinan dengan lembut.
"Baik Nyonya" Balas Pak Mun
Lalu Kinan menggendong Riffa masuk ke kamarnya , sedangkan Raffa sudah tidur di kasur nya sendiri.
Kinan dan Pram keluar dan langsung masuk ke kamarnya.
"Mas aku berdih-bersih dulu ya" Kata Kinan dan berlalu masuk ke kamar mandi.
Sedangkan Pram merebahkan tubuhnya di kasur king size.
"Aku tak akan menyakiti kalian lagi , cukup sekali aku kehilangan kalian" Batin Pram
Ceklek.
Kinan keluar dan ikut merebahkan diri nya di samping Pram.
Pram menoleh dan memeluk Kinan dengan erat.
"Jangan pergi lagi ya" Kata Pram dengan lirih.
"Tidak akan , tetapi jika kamu menginginkan aku pergi maka aku akan pergi" Balas Kinan dengan memeluk Pram.
Pram mencium kening Kinan dan pergi ke kamar mandi.
Hingga 15 menit kemudian Pram kembali dan tidur di sisi Kinan yang sudah tertidur dengan pulas.
***
.
__ADS_1
Pagi hari nya , Kinan menyiapkan sarapan serta bekal untuk Twins R , suami dan dirinya.
Kinan mulai saat ini akan bekerja jadi sekertaris Pram.
"Sayang ayo sarapan dulu" Kata Kinan saat masuk ke kamar Twins.
Twins R yang sedang merapihkan tas sekolah nya pun langsung menengok dan mengangguk.
"Oke Mom" Jawab Twins R.
"Mom panggil Daddy dulu, Oke" Balas Kinan dengan tersenyum.
Twins R hanya mengangguk saja.
Kinan langsung masuk ke kamar nya , terlihat disana Pram sudah rapi hanya saja dasi yang belum ia pakai.
"Dadd sini biar aku pasangin" Kata Kinan dengan lembut.
Tanpa banyak bicara dengan senang hati Pram langsung menghampiri Kinan dan menyodorkan dasi nya.
Kinan langsung memakaikan dasi tersebut dan Pram mengambil kesempatan mencium Kinan dengan gemas.
"Rasanya Mas ingin sekali memakan mu sayang" Kata Pram dengan gemas
Pram menghela nafas dan melangkah pergi sebelum Kinan memarahi nya.
***
Pram dan Kinan mengantar dulu sang buah hati sekolah.
"Sayang , nanti Om itu akan disini menunggu sampai pulang ya" Kata Pram dengan menunjuk salah satu anak buah nya.
"Oke Dadd, kami masuk dulu ya" Balas Riffa dengan semangat.
"Jangan nakal ya dan yang rajin belajar nyaa" Kata Kinan mencium Twins R.
Mereka hanya mengangguk saja.
Twins R langsung masuk dengan ceria dan semangat.
"Kalian ingat jangan terlalu menunjukan bahwa kalian mengawasi anak-anak ku" Kata Pram pada anak buah nya.
Pram dan Kinan langsung pergi ke perusahaan.
__ADS_1
***
Sesampainya di Perusahaan , semua Karyawan sudah menyambut Nyonya Muda Wicaksono dengan rapi.
Kinan menatap suami nya dengan wajah bingung nya.
"Karena aku ingin mengenalkan mu pada mereka sayang" Kata Pram dengan tersenyum
"Tapi aku ingin seperti Karyawan biasa tidak ingin di spesialkan" Balas Kinan dengan mutlak
Huffhh , Pram menghela nafas dengan kasar.
"Baiklah baiklah Nyonya" Balas Pram dengan pasrah
***
Kinan keluar dengan senyum mengembang di bibir nya.
Pram langsung memeluk pinggang Kinan dengan posesif.
Semua karyawan terpana melihat wajah cantik Kinan yang asli , tetapi mereka langsung menunduk saat melihat wajah garang Tuan nya.
"Selamat datang Tuan dan Nyonya Muda" Kata mereka dengan serempak.
Kinan dan Pram hanya mengangguk saja.
"Perhatian semua nya , perkenal kan dia adalah KINANTI PUTRI WICAKSONO , istri dan sekaligus akan menjadi sekertaris pribadi saya , dan ya dia tidak ingin di spesialkan di kantor ini , jadi kalian ingat batasan saja" Kata Pram dengan nada tegas dan dinginnya.
"Baik Tuan Muda" Balas mereka.
Lalu Pram mengajak Kinan ke Ruang kerja nya.
Sedangkan Karyawan lain membubarkan diri dan langsung masuk ke Ruangan masing-masing.
***
Kinan duduk di kursi kerja nya yang terletak di depan Ruangan Pram.
Sedangkan Ruangan Hendra ada di sebelah nya , Hendra sendiri sedang menghadiri rapat di kantor cabang luar kota.
.
.
__ADS_1