
1 Bulan penuh Raffa dan Loly berbulan di Negara M tersebut. Kini saatnya mereka kembali lagi ke tanah air untuk berkumpul dengan keluarganya.
Sedangkan Riffa saat ini sedang bersama dengan seorang Pria yang sudah 1 tahun ini menempati hatinya
"Aku nanti malam akan ke mansion, aku akan melamarmu, Riff" ucap Shaka dengan serius.
Riffa tersenyum dengan rona wajah malu nya.
"Aku akan menunggunya" balas Riffa dengan tersenyum lembut.
Lalu mereka melanjutkan lagi makan siang nya. Riffa begitu bahagia , Pria yang selama ini menjadi kekasihnya akan melamarnya.
Setelah selesai makan siang , mereka memutuskan untuk pergi ke perusahaan masing-masing.
Riffa melajukan mobilnya dengan perasaan sangat senang.
"Selamat siang, Bu. Di dalam ada Tuan dan Nyonya" ucap sekertaris
"Ohh iya, makasih mbak" balas Riffa ramah
Ceklek.
"Mom, Dadd kalian disini?" tanya Riffa.
"Hmmm iya , Mom dan Dadd akan menjemput Abangmu ke Bandara tetapi si bungsu ingin kemari" jawab Kinan santai.
"Hahhhh" desah Riffa dengan lesu.
Pram hanya tertawa cekikikan saja melihat wajah prustasi putri nya.
"Seneng ya anak bungsu nya akan menghancurkan mood ku" olok Riffa pada Daddy nyaa.
Tawa Pram pecah saat mendapatkan olokan dari Putri nya.
"Sabar ya sayang" ucap Pram
Brakkkk
"Selamat siang epribadeh" teriak Queen dengan lantang.
"Kalau mau disini diam , jangan banyak ngerocokin Kakak" sentak Riffa dengan melototkan mata nya.
Queen hanya cengengesan saja.
__ADS_1
"Iyaaaaa , Kakak ku sayang" ledek Queen dengan memeluk tubuh Riffa.
Riffa duduk di sebelah Pram dengan memeluk lengannya manja.
"Ada apa ni?" tanya Kinan.
"Emmmm , malam nanti jangan kemana-mana ya Dad , Mom" ucap Riffa dengan bersemu malu.
"Wahhh apa Kak Shaka akan melamar, Kakak?" tebak Queen dengan antusias.
"Apakah benar, Nak?" tanya Pram
"I iyaa Dadd" jawab Riffa tersenyum.
Pram terkekeh melihat wajahnya yang bersemu malu.
"Yaudah nanti Mom akan memasak makanan yang sangat lezat" ucap Kinan dengan tersenyum.
Kinan dan Pram berpamitan pada kedua Putri nya. Mereka akan menjemput anak dan menantunya.
Setelah kepergian ke dua Orangtua nya , Queen merebahkan tubuhnya di sofa ruangan Riffa.
"Kenapa, Dek?" tanya Riffa membelai lembut kepala adiknya.
"Gapapa biar tambah pinter" ucap Riffa menyemangati.
"Hahhhh , aku mau tidur dulu ya, Kak" cicit Queen memejamkan mata nya.
Riffa hanya mengangguk dan membiarkan adiknya tertidur di sofa.
Riffa kembali ke meja kerja nya dan mengerjakan beberapa berkas.
✴✴
-Bandara.
Kinan dan Pram menunggu Loly dan Raffa di dalam mobil saja karena Raffa mengabari sudah berjalan ke arah parkiran.
"Sayang" panggil Kinan saat keluar mobil sudah ada Loly dan Raffa.
"Momm" balas Loly memeluk Kinan.
"Ehhh Kok pucet" khawatir Kinan.
__ADS_1
"Hmmmm, lelah saja Mom" balas Loly lembut.
"Ck , kau main terus menerus, son" ledek Pram pada Raffa.
"Namanya juga pengantin baru" balas Raffa santai.
Mereka pulang dengan Raffa yang menjadi sopir nya. Sedangkan Loly tertidur memeluk Kinan di belakang.
"Raff, kenapa Loly? Seperti sedang mengidam saja?" tanya Kinan heran.
"Hmmmm ya, Mom. Dia kemaren sempat pingsan makanya aku undurin pulangnya, terus di periksa ehh tau nya lagi hamil baru 2 mingguan" jawab Raffa santai.
Pram langsung menepuk pundak Raffa bangga.
"Wahh kau hebat, Nak. Bibit unggul" puji Pram dengan terkekeh.
"Ck bukan bibit unggul, tapi dia lagi masa suburnya pas nikah sama aku" ledek Raffa membuat Kinan tertawa.
Pram tersenyum kecut melihat sang istri yang terus menerus tertawa.
"Ohh iya mampir ke supermarket langganan ya" pinta Kinan.
"Mau apa, Mom? Kayak yang akan ada pesta?" tanya Raffa.
"Shaka akan melamar Adikmu nanti malam" jawab Pram dengan santai.
"Wahhh benarkah? Jadi mereka akan menikah dong" kekeh Raffa
"Hmmm iyaa , mereka akan menikah secepatnya" balas Kinan.
"Hmmm baiklah" balas Raffa.
Raffa melajukan mobilnya agak cepat karena kasihan melihat Loly yang tak nyaman tidurnya.
Setelah sampai di supermarket , Kinan membangunkan Loly dan menyuruh nya menunggu saja bersama Raffa di dalam mobil.
Pram menggandeng tangan Kinan dengan mesra , ia terlihat cemburu karena pegawai lelaki disana menyapa Kinan.
.
.
.
__ADS_1