Suami Kejamku Bucin

Suami Kejamku Bucin
39


__ADS_3

Setelah Loli pulang Twins R langsung masuk dan berlari menuju ke kamar nya.


Setelah siap mereka kembali ke ruang makan karena waktunya jam makan malam.


"Mommm" Panggil Riffa


"Makan dulu baru nanti ngomong" Ucap Kinan tegas.


Riffa mengangguk patuh.


Setelah selesai makan , mereka berkumpul di ruang keluarga.


"Ada apa tadi Nak?" Tanya Kinan duduk di sebelah Riffa.


"Mom , aku dan Abang ingin kamar terpisah dan emm emm" Ucap Riffa menatap sang Abang meminta bantuan.


Ck Raffa hanya berdecak melihat wajah Adiknya yang bingung.


"Bisakah Mom dan Daddy menunda dulu untuk punya Adik sampai kita masuk sekolah dasar?" Ucap Raffa dengan santai.


Mereka terkejut tetapi mereka juga memaklumi nya , bahkan sebelum di minta pun Kinan dan Pram sudah sepakat untuk masuk KB dulu.


"Kenapa sayang kok gak mau punya Adik?" Tanya Wulan penasaran.


"Karena kita baru saja berkumpul dan aku masih ingin bermanja dengan Mommy dan Daddy" Jawab Riffa dengan menunduk.


"Tak apa sayang , bahkan Daddy juga menyuruh Mommy meminum Vitamin agar tidak hamil dulu" Ucap Pram dengan tersenyum.


"Ahhhh Daddy terimakasih" Ucap Riffa dengan heboh.


Mereka hanya menggeleng kepala melihat ke antusias Riffa yang tak mau punya Adik.


Lalu Twins mengerjakan dahulu tugas nya sebelum tidur.


Pram mengajak Hendra ke ruang kerja untuk mengerjakan berkas yang masih banyak.

__ADS_1


***


Twins R menghampiri sang Mommy dan Kakek , Nenek nya saat sudah mengerjakan tugas.


"Mom , kasihan Loli dia itu tak punya Orangtua bahkan dia juga hidup di panti asuhan" Ucap Riffa dengan memeluk Kinan dari samping.


"Kok kamu tau, Nak?" Tanya Kinan.


"Iya kemaren kan kita ajak Loli main kesini tapi kata dia harus izin dulu sama Ibu Panti , lalu kita kesana deh dan dia menceritakan semuanya" Jawab Riffa dengan nada lucu yang membuat sang Nenek gemas


"Tapi dia itu pinter Mom , besok aja dia mau ikut ujian beasiswa untuk masuk ke sekolah dasar , mungkin pintarnya di bawah Abang" Ucap Riffa kembali dengan semangat.


Raffa hanya mendengarkan saja tanpa menyela sama sekali , bahkan ia memilih main Hp dengan Kakeknya.


"Terus kenapa sayang? Bagus dong berarti dia itu punya kelebihan yang baik" Jawab Wulan


"Iya Nek, tapi aku kasihan karena dia selalu di kerjain oleh anak lainnya bahkan dia juga jarang punya uang jajan dan makanan kaya Iffa" Ucap Riffa dengan wajah bingung


"Tak usah bingung begitu , besok Mommy yang akan kasih dia makanan dan kamu yang bawa nya, Oke" Ucap Kinan dengan mencium pipi gembul Putrinya.


"Horeee , iya Nek aku mauu" Jawab Riffa antusias.


Raffa hanya menggeleng lihat kelakuan Adiknya.


"Raffa apa kamu senang Nenek anter sekolah?" Tanya Wulan


"Senang Nek tapi aku biasa aja gak lebay kayak Riffa" Jawab Raffa dengan cuek.


"Ihh bukan lebay Abang tapi bahagia lohh" Ucap Riffa membela diri.


"Terserah saja" Balas Raffa cuek.


"Ihhh Abang" Rajuk Riffa dengan kesal.


"Udah gak usah ribut , sana tidur dulu udah malam" Ucap Kinan dengan lembut.

__ADS_1


"Baiklah , Iffa tidur dulu ya Mom , Nek , Kek selamat malam" Ucap Riffa lalu memeluk dan mencium Mommy dan Kakek , Neneknya.


Raffa pun sama melakukan yang di lakukan Adiknya pada keluarga.


Setelah itu mereka langsung berlalu ke kamar atas.


Kinan masih ikut duduk mengobrol di ruang tamu dengan kedua mertua nya.


"Mom , Dadd aku tidur duluan ya" Ucap Kinan


"Iya sayang , Mommy juga akan istirahat" Balas Wulan tersenyum.


"Selamat malam" Ucap Kinan mencium pipi Wulan.


Wulan hanya tersenyum dan mencium balik pipi Kinan.


Lalu Kinan melangkah pergi ke kamarnya.


.


Sedangkan Pram ia masih di ruang kerja nya dengan Hendra , karena banyak berkas yang harus ia selesaikan untuk esok hari.


"Huhhhhh" Pram menghela nafas saat pekerjaan nya selesai , lalu ia melihat jam yang menujukan hampir tengah malam.


"Hend besok lagi saja , ini sudah tengah malam pergi istirahatlah" Ucap Pram bangkit dari duduknya.


"Baik Tuan , selamat istirahat" Jawab Hendra dengan mata yang sudah mengantuk.


Karena hampir 2 hari ini Hendra tak tidur teratur karena menangani Perusahaan yang di tinggal oleh Pram.


.


.


.

__ADS_1


__ADS_2