Suami Kejamku Bucin

Suami Kejamku Bucin
86


__ADS_3

Hari-hari begitu cepat berlalu, saat ini usia kandungan Loly sudah menginjak 9 bulan. Dan besok adalah acara pernikahan Riffa dengan Shaka.


Keluarga berkumpul dengan lengkap, mereka akan melangsungkan pernikahan Riffa dan juga akan menunggu kelahiran anak dari Raffa dan Loly.


-Hotel


Semua orang sudah bersiap bahakan Loly juga sudah bersiap dengan pakaian serasi yang akan di kenakan dengan Raffa.


Raffa terlihat bahagia karena hari-hari nya penuh dengan kebahagian tak terkira.


"Mass , aduhhh" ringis Loly dengan mengcengkram kuat meja rias.


Raffa telonjak kaget dan langsung menghampiri nya.


"Sayang, kenapa?" tanya Raffa khawatir.


"Ahhh mas , sakit sekali perutku" keluh Loly dengan kesakitan.


Raffa langsung memanggil Asistennya dan menyuruh menyiapkan mobil.


Kinan dan yang lainnya khawatir dan langsung ke kamar Raffa.


"Ada apa, bang?" tanya Kinan.


"Loly akan melahirkan, mom. Aku akan ke rumah sakit terdekat, kalian selesaikanlah dulu acara pernikahan ini jangan pedulikan kami" ucap Raffa lalu ia menggendong Loly, Queen membawa tas yang berisi perlengkapan Bayi di dalam nya.


"Nak, kau di temani oleh Paman Hendra yaa" ucap Pram tegas.


Raffa menganggukan kepala dan pergi dari sana. Hendra dan Queen langsung mengikuti langkah Raffa.


Riffa tidak tau kalau sang kakak ipar akan melahirkan. Amel dan Luci sengaja tidak memberitahunya agar ia tidak tambah panik dan gugup.


Di bawah , Pram dan Shaka sudah berjabat tangan untuk memulai acara ijab qobulnya.


'SAH' Begitulah para tamu undangan saat mendengar suara lantang Shaka yang menggema di sana.


-Rumah sakit.


Queen dan Hendra menunggu di luar ruangan bersalin, sedangkan Raffa ikut serta dengan Loly di dalam.


"Mass sakit" rintih Loly dengan memejamkan mata.


"Sabar ya sayang, sebentar lagi kita akan bertemu dengan Baby" bujuk Raffa. Ia dengan sabar mengusap perut istrinya.


"Uhhhhh" ringis Loly kembali. Lalu Raffa memanggil Dokter untuk mengeceknya.

__ADS_1


Dokter mengecek dan sudah pembukaan lengkap.


"Nyonya ikuti arahan saya ya, tarik nafas hembuskan perlahan" ucap Dokter.


Loly mengikuti perintah dari Dokter dengan Raffa yang selalu menggenggam tangannya.


"Arrrrrrhhhhhhh"


Oek ... Oek... Oek..


Raffa menghela nafas lega lalu ia mencium Loly dengan penuh sayang. Raffa mencium seluruh wajah Loly.


"Terimakasih, sayang" ucap Raffa.


Loly mengangguk dengan lemah. Ia tersenyum karena ia berhasil melahirkan baby dengan selamat.


"Selamat Tuan , bayi anda Laki-laki , dia sangat tampan" ucap Dokter dengan tersenyum.


Lalu seorang suster membersihkan bayi tersebut dengan hati-hati. Raffa terus saja menggenggam tangan Loly.


"Tuan silahkan adzani" ucap suster tersebut.


Raffa mengadzani Putra nya dengan penuh haru. Ia mencium kening Putra nya yang sedang terlelap.


Sedangkan Loly saat ini sedang di bersihkan terlebih dahulu.


"Bagaimana, Nak?" tanya Hendra dengan cepat.


"Anakku Laki-laki Paman. Dia sangat sehat dan tampan" jawab Raffa tersenyum bahagia.


Queen memeluk Raffa bahagia. Ia ikut bahagia dengan kelahiran sang keponakan.


"Selamat, Abang" ucap Queen bahagia.


"Terimakasih, Aunty" balas Raffa terkekeh.


"Ahhh sekarang aku jadi Aunty" bahagia Queen.


Hendra tersenyum melihat kebahagian di wajah anak majikannya.


Mereka lalu berjalan ke ruangan VVIP yang akan di tempati oleh Loly.


Loly terbaring dengan lemah di atas ranjang. Ia tersenyum saat suami dan Adik iparnya masuk beserta Paman Hendra.


"Selamat Kakak ipar" ucap Queen bahagia.

__ADS_1


"Terimakasih, Aunty" balas Loly lemah.


Lalu datanglah seorang suster yang membawa boxs bayi. Dengan semangat Queen menghampiri dan mengambil alih boxs bayi itu.


"Biarkan dia saja yang membawa nya kemari, sus. Kau bisa keluar" ucap Hendra.


Queen menggendong keponakannya dan menciumnya dengan antusias. Lalu ia berikan pada Loky agar menyusu.


Hendra dan Raffa menunggu di luar karena tidak ingin mengganggu Loly yang sedang memberi asi pada Putranya.


-Hotel.


Acara berlangsung dengan cepat karena Riffa dan Shaka yang ingin melihat keponakannya.


Awalnya Riffa marah saat di beritahu oleh Orangtuanya bahwa sang Kakak ipar sedang melahirkan. Tetapi Shaka memberi pengertian dan akhirnya ia menurut juga.


Setelah berganti pakaian mereka langsung menuju ke Rumah sakit dimana Loly melahirkan.


Para Nenek dan Kakek tentu bahagia saat mendengar kelahiran Cicit mereka.


Setelah sampai mereka langsung menuju VVIP karena Pram sudah menanyakan langsung pada Raffa.


Ceklek.


"Kalian jahat sekali, tega sekali tidak memberitahuku" rajuk Riffa dengan wajah memerah.


Loly kaget dan langsung menatap Riffa dengan rasa bersalah. Ia merentangkan tangannya agar Queen memberikan Putra nya.


"Kemarilah Riff , lihat keponakanmu sangat tampan mengalahkan Daddy nya" ucap Loly lembut.


Riffa dengan cepat menghampiri dan memeluk Loly dengan Keponakannya.


"Wahh tampan nya keponakan Aunty" ucap Riffa tersenyum.


Raffa menepuk pundak Shaka dan tersenyum.


Mereka bersuka cita bahagia atas kelahiran dan pernikahan anggota keluarganya.


Kinan memeluk Pram bahagia saat semuanya telah berlalu dan di sambut bahagia.


.


.


.Tamat.

__ADS_1


**Terimakasih untuk para readers setia Suamiku Jadi Bucin atas semuanya.


Di tunggu di Novel Author yang lainnya ya**.


__ADS_2