
Setelah puas bermain di Pantai. Mereka semua langsung masuk ke Restoran yang ada disana. Twins dengan antusias memilih makanan seafood.
"Mommy aku ingin makan seafood" Ucap Riffa teriak.
"Baiklah, Nak. Kmau mau apa Boy?" Tanya Kinan pada Raffa.
"Sama Mom kayak, Riffa" Jawab Raffa.
Hampir semua memesan Seafood, sedangkan Raffa sedang anteng dengan Hendra yang entah apa yang di ajarinya pada Raffa.
Mereka makan dengan lahap bahkan Riffa sampai belepotan. Kinan dengan telaten membantu membersihkan nya.
**
Di Penjara.
2 orang paruh baya masuk ke kantor polisi berniat untuk membebaskan Baron.
"Selamat siang, Pak. Kami ingin menjamin ke bebasan sodara Baron" Ucap Laki-laki paruh baya.
"Kalau boleh saya tahu kalian siapa nya tersangka?" Tanya Polisi penuh selidik.
"Kami adalah sodara nya, Pak" Jawab nya dengan tenang.
Lalu Polisi tersebut langsung memproses semuanya dan dinyatakan Baron bebas dengan jaminan.
Baron di bawa oleh kedua orang tersebut ke Mansionnya. Baron di buat bingung siapa mereka yang sudah menjaminnya dengan uang yang tidak sedikit.
Setelah mereka sampai , mereka langsung mengajak Baron ke ruang keluarga.
"Aku akan menjelaskan semuanya. Kami tahu kamu pasti bingung dengan semua ini" Tebak wanita paruh baya tersebut.
"Kami ingin kamu membalaskan dendam pada Keluarga Pram karena kematian Putri kami" Ucap wanita tersebut dengan sorot mata tajam.
"Baiklah, saya juga akan balas dendam karena mereka sudah memenjarakan saya" Balasnya
__ADS_1
"Bagus, kamu akan tinggal di apartemen milik saya terlebih dahulu sebelum memulai Rencana ini" Ucap Lelaki paruh baya.
Lalu mereka membahas rencana apa yang akan mereka jalankan untuk membalas Pram.
**
Mansion Wicaksono.
Setelah puas bermain , mereka memutuskan untuk langsung pulang karena lelah. Bahkan Kinan dan Twins R sudah terlelap di dalam mobil.
Twins R di gendong oleh Kakek dan Opa nya , sedangkan Pram menggendong Kinan. Mereka datang ke mansion hampir jam 9 malam.
Pram merebahkan Kinan dengan hati-hati. Pram menatap wajah Kinan yang sangat cantik saat terlelap. Ia langsung membuka kerudung yang di pakai Kinan dan menggantungnya.
CUP
Pram mencium kening Kinan dengan lembut lalu berlalu ke arah kamar mandi.
Niat hati ingin berbuka puasa tetapi ia harus menahannya lagi saat melihat wajah lelah dari istrinya.
Lalu ia segera membersihkan tubuhnya dengan cepat.
Setelah selesai ia langsung berganti pakaian dan menuju ranjang size nya.
Pram membawa Kinan ke dalam pelukannya dan memeluknya dengan sayang.
"Hemm nyenyak sekali" Kekeh Pram saat Kinan hanya menggeliat saja.
Pram mulai memejamkan mata dengan menyusupkan di leher jenjang Kinan.
***
Pagi Hari.
Kinan menggeliat dengan susah payah, lalu ia membuka mata nya perlahan dan melihat sang suami yang memeluknya dengan erat.
__ADS_1
"Hmm mas, awas dulu ini sudah subuh" Ucap Kinan lembut.
"Bentar sayang" Balas Pram lirih.
"Masss" Tekan Kinan. Lalu Pram membuka mata dan langsung mengecup pipi istrinya.
"Iya iya ini bangun" Balas Pram tersenyum.
Kinan hanya mendelik saja dan ia bangun dari ranjangnya. Kinan berlalu menuju ke kamar mandi.
Pram duduk di ranjang dengan menyandarkan tubuhnya ke sandaran. Dia memejamkan kembali mata nya.
Ceklek
"Mas wudhu dulu gih" Titah Kinan
"Hmmmm" Dehem Pram lalu ia bangkit dan berjalan gontai masuk ke kamar mandi.
Kinan hanya terkekeh melihat kelakuan suaminya yang sangat lucu. Bahkan ia akan melebihi Twins R jika sedang manja.
**
Dapur.
Di dapur dua wanita yang tak muda lagi sedang berkolaborasi memasak makanan kesukaan anaknya masing-masing. Mereka dengan bahagia memasak sambil sesekali mengobrol.
Saat muda dulu, Nata serta Wulan sudah sering memasak bersama bahkan mereka sempat mengikuti kejuaran memasak di Kota nya.
"Wahh kalian masih hebat seperti dulu" Kagum Robert saat masuk ke dapur.
"Ya kau benar Robert, mereka tetap kompak bahkan sangat lihai jika sudah urusan dapur" Timpal Betrand terkekeh.
Lalu para lelaki duduk di kursi dan salah satu pelayan menyajikan kopi panas di depan mereka.
.
__ADS_1
.