Suami Kejamku Bucin

Suami Kejamku Bucin
36


__ADS_3

Setelah melakukan ritual suami istri nya , Kinan dan Pram langsung tertidur dengan pulas tanpa sehelai benangpun yang di pakai nya.


**


Pagi hari menyapa warga bumi yang sedang terlelap oleh buaian mimpi nya.


Kinan sudah bangun terlebih dulu dan saat ini sedang berkutat di dapur.


"Nyonya biar kami bantu?" Kata Pelayan


"Tak usah Bi, bibi kerjakan saja yang lain" Balas Kinan dengan ramah.


Mereka hanya mengangguk dan pergi dari sana


Setelah semua nya selesai , Kinan menata nya di meja makan.


Setelah selesai Kinan langsung menyiapkan bekal untuk Twins dan dirinya.


Lalu Kinan berlalu ke kamar Twins.


"Sayang bangun sudah siang" Ucap Kinan sambil membuka gorden kamar.


"Emm Mommy 5 menit lagi ya" Balas Riffa


"No sayang , kalau tak bangun Mommy tinggalin ya" Ucap Kinan dengan mengancam


"Iya Mommy kita mandi" Balas Twins cepat.


Kinan hanya terkekeh melihat wajah panik anaknya , dan ia berlalu ke kamarnya.


Ceklek


Kinan melihat suami nya yang masih terlelap di atas kasur.


"Mas bangun sudah siang" Ucap Kinan mengelus pipi Pram.


"Emmhhhh bentar sayang" Balas Pram dengan serak.


"Ayo cepat mandi dulu , aku siapkan dulu baju nya" Ucap Kinan berlalu ke kamar ganti.


Pram bergerak bangun dan bersandar duduk di ranjang.


Lalu ia pergi ke kamar mandi.

__ADS_1


***


Hari ini Kinan akan mendampingi Pram untuk rapat di luar kota , jadi Hendra yang akan menjaga Twins dan kantor selama 2 hari.


"Sayang Mommy dan Daddy akan ke luar Kota selama 2 hari , jadi kalian disini akan bersama dengan Paman Hendra, Oke" Kata Pram dengan mengusap kepala Twins.


"Iya Daddy , tapi nanti pulang bawa mainan" Balas Riffa


"Siap" Kata Pram dengan hormat.


Kinan tersenyum melihat interaksi antara Ayah dan Anak.


"Jaga mereka" Kata Pram pada sopir dan boddyguard Twins.


"Siap Tuan" Balas Anak buah Pram.


Lalu Pram pergi dengan menggunakan mobil lainnya bersama Kinan dan sopir.


Pram memeluk Kinan sambil memejamkan mata nya , karena ia sangat lelah sebab semalam hanya tidur 3 jam saja.


Kinan dengan sayang mengelus rambut Pram yang tidur di pangkuannya.


***


"Paman kalian tunggu di tempat biasa saja ya dan sekarang kita pulangnya telat , soalnya akan ada les" Kata Raffa


"Siap Tuan muda" Balas Boddyguard


Lalu Twins berlari masuk ke kelas nya.


Mereka belajar dengan semangat , karena mereka akan berlibur akhir pekan nanti.


Saat istirahat Twins memilih ke arah taman dan makan disana dengan bekal yang di buat oleh Mommy nya.


Saat akan makan , Raffa melihat seorang anak wanita yang sedang duduk tak jauh dari nya.


"Dek , ajak dia makan kesini , kayak nya dia nahan lapar" Kata Raffa menunjuk ke arah anak kecil mungkin 1 tahun di bawah mereka.


Riffa mengangguk dan berjalan ke arah wanita tersebut.


"Hai" Kata Riffa


"Ehh kak , kenapa ya?" Tanya anak tersebut dengan gugup

__ADS_1


"Tak apa , kenapa tidak makan?" Tanya Riffa


"Emm tak apa Kak" Balas anak tersebut.


kruyuk kruyuk


Riffa hanya terkekeh mendengar suara perut anak tersebut.


"Ayo kita makan" Ajak Riffa.


"Tak apa kak , aku bisa menahannya dan nanti Kakak akan kena bully yang lainnya karena mengajak aku yang miskin ini" Balas anak tersebut dengan lirih.


"Tidak masalah , ayo disana dengan Abang ku" Ajak Riffa lalu membawa anak tersebut kesana.


Raffa melihat wajah anak tersebut yang menunduk antara sedih, takut dan gugup.


"Duduklah kita makan bersama" Kata Raffa dengan datar.


"Ta tapi" Balas anak tersebut dengan takut.


"Biarkan saja mereka karena Aku dan Adikku tak membedakan si kaya dan si miskin , ayo duduk" Kata Raffa kembali


Lalu Riffa dan anak tersebut duduk dan makan bersama.


Setelah selesai mereka tidak langsung masuk ke kelas karena masih ada waktu untuk duduk dulu.


"Oh iya siapa nama kamu?" Tanya Riffa.


"Namaku Lolita, Kak" Balas Loli dengan tersenyum.


"Sekarang kamu jangan takut lagi dengan mereka , karena kamu akan menjadi sahabat aku" Kata Riffa dengan tersenyum.


"Bukannya kamu tuh umurnya di bawah aku ya , tetapi kenapa kamu sekelas dengan kita yang tahun besok akan ke sekolah dasar" Tanya Riffa penasaran.


"Oh em itu karena aku lumayan pintar dan besok aku juga akan ikut kelas beasiswa untuk masuk sekolah dasar" Balas Loli dengan tersenyum.


"Semangat ya" Kata Riffa dengan memeluk Loli.


Lalu mereka masuk karena kelas akan di mulai.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2