Suami Kejamku Bucin

Suami Kejamku Bucin
81 S2


__ADS_3

Raffa mencium pucuk kepala Loly , turun ke kening , mata dan bibir yang sudah sangat menggoda tersebut.


Tubuh Loly menegang tatkala Raffa mencium bibirnya lembut , bahkan ia bisa mengerjapkan matanya.


Meskipun belum pernah melakukannya , Raffa mengikuti insting dan naluri lelakinya. Ia terus melu*at lembut bibir Loly. Dengan gemas Raffa mengigit pelan bibir bawah Loly , otomatis Loly membuka mulutnya, dengan leluasa Raffa mengabsen setiap sudut di dalam mulut Loly.


Tangan Raffa tak tinggal diam , dia merambat naik ke dada Loly , dengan mudah ia membuka tali yang ada di baju lacnat itu. Tubuh Loly sudah polos hanya tinggal penghalang di area sensitifnya saja.


"Eungghh" Lenguh Loly ketita tangan Raffa bermain di dada nya.


Raffa melepaskan pangutannya dan mencium ke arah leher jenjang Loly. Ia membuat banyak tanda kepemilikan di sana.


Dengan lihai nya, Raffa membuka semua penghalang di tubuh Loly maupun dirinya.


"Malu ihh jangan lihat nya begitu" ucap Loly menutup kedua dada nya.


"Aku ini suami mu, sayang" balas Raffa tersenyum.


Lalu Raffa memulai kembali pemanasannya sebelum ke hal inti.


Sedikit demi sedikit Loly membalas ciu*an Raffa meski masih kaku. Ia menikmati setiap sentuhan yang di berikan oleh Raffa.


"Ahhhh" desah Loly yang membuat bangkit gairah Raffa.


Dengan rakus Raffa memainkan bahkan ******* dada Loly dengan lembut. Loly meremas rambut Raffa.


"Sekarang ya" izin Raffa dengan mata sayu karena bergairah.


Loly hanya mengangguk kan kepala saja. Ia menyerahkan semuanya pada lelaki yang sangat di sayangi nya itu.

__ADS_1


Raffa sedikit demi sedikit memasukan belalainya tetapi sudah dua kali hentakan masih saja susah.


"isssss" ringis Loly.


Hentakan yang terakhir membuat Raffa berhasil membobol gawang nya. Loly menjerit ke sakitan tetapi langsung di bungkam oleh bibir Raffa.


Raffa membiarkan dulu agar Loly lebih tenang. Baru ia mengerjakan semuanya dengan perlahan pasti.


Di kamar pengantin tersebut penuh dengan desahan dan erangan dari kedua nya.


Raffa di buat merasakan apa yang tak pernah ia rasakan begitupun dengan Loly. Mereka bermain cukup lama hingga Loly terkulai lemah di bawah kungkungan tubuh tegap Raffa.


"Mas nanti lagi, aku sudah lelah" lirih Loly dengan wajah lesu nya.


Raffa mencium kening dan bibir Loly dengan lembut lalu bangkit dari tubuh sang istri.


"Terimakasih" ucap Raffa tersenyum.


Mereka berhenti hampir jam 3 dini hari. Raffa benar-benar menggempur Loly tanpa jeda sedikitpun.


Raffa membalas pelukan istrinya dan ikut terlelap. Mereka benar-benar merasa sangat lelah.


***


Pagi Hari Loly menggeliat karena cahaya matahari yang menerobos masuk ke dalam kamar tersebut.


"Eungghhh" lenguh Loly.


Raffa yang memang sudah bangun lebih dulu pun terkekeh melihat wajah menggemaskan sang istri.

__ADS_1


Lalu ia bangkit dari duduk nya dan berjalan menghampiri Loly yang sedang mengerjap-ngerjap mata nya.


"Selamat siang, istriku" ucap Raffa.


CUP


Raffa mencium kilas bibir Loly yang sudah menjadi candu nya.


"Siang" cicit Loly dengan setengah sadar. Lalu ia melihat jam di ponsel nya dan menunjukan angka 11 lebih.


"Ya Allah mas, kenapa tidak bangun kan aku" omel Loly kesal.


"Mas kasihan sama kamu, kamu terlihat sangat ke lelahan sayang" balas Raffa mengusap lembut pipi Loly


"Yaudah awas dulu aku mau mandi" ucap Loly lalu mencoba berdiri tetapi duduk lagi karena merasa perih di daerah intim nya.


Tanpa permisi Raffa menggendong Loly dan membawa nya ke kamar mandi. Raffa menduduk dulu di closet dan ia mengisi bathup dengan air hangat dan beberapa tetesan aroma therapy yang menenangkan.


Loly di biarkan berendam sebentar agar rasa nyeri nya perlahan hilang. Ia sangat kasihan melihat wajah meringis dari istrinya.


"Nanti panggil ya kalau udah selesai" ucap Raffa lembut.


"Iya , mas" balas Loly tersenyum.


Loly menikmati berendam di dalam bathup dengan rilexs , ia sangat lelah bahkan badannya sudah sangat remuk.


Raffa menyiapkan pakaian ganti untuk istrinya. Ia berniat akan kembali ke mansion nanti sore.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2