Suami Kejamku Bucin

Suami Kejamku Bucin
53


__ADS_3

Pram pulang dengan di antarkan Hendra. Ia hanya ingin menemui sang istri yang berada di Rumah.


"Tuan bagaimana dengan mereka?" Tanya Hendra


"Bunuh saja , lalu berikan pada piranha" Jawab Pram dengan enteng.


Glek.


Hendra menelan ludah secara kasar saat jawaban Tuan nya yang sangat menyeramkan.


Setelah bermacetan di jalan raya , Pram sampai di Mansion dan langsung mencari Istri nya.


"Sayang" Teriak Pram


"Maaf Tuan, Nona Kinan sedang berada di kamar" Ucap salah satu pelayan


"Hmmmm" Balas Pram


Lalu Pram berlari ke atas untuk menemui sang pujaan hati nya.


Ceklek


Pram melihat Kinan yang sedang berdiri menghadap ke arah luar dengan tatapan kosongnya. Pram langsung menghampiri dan memeluknya.


"Massss" Ucap Kinan dengan kaget.


"Salah siapa malah bengong" Balas Pram yang masih memeluk Kinan.


Kinan menikmati senja sore dengan kehangatan pelukan dari Pram. Ia langsung berbalik badan dan mengendus tubuh suaminya.


"Mass kau darimana? Kenapa tubuhmu bau amis darah" Tanya Kinan dengan menelisik.


"Hmm membereskan hama sayang" Jawab Pram santai.

__ADS_1


"Jangan bilang kalau" Ucap Kinan melotot


"Tidak sayang, bukan aku yang membunuhnya , anak buahku yang akan membunuhnya aku hanya memberinya sedikit pelajaran" Potong Pram dengan cepat


Kinan membuang nafas secara kasar, ia tidak bisa menghilangkan sifat jelek suaminya yang akan selalu bertindak jika keluarga nya dalam bahaya.


"Maaf" Ucap Pram lirih.


"Tak apa , tapi aku mohon jangan lagi ya" Balas Kinan tersenyum lembut.


"Tapi jika ada yang akan melukai bahkan membuat keluarga ku bahaya , aku tidak akan janji diam saja" Balas Pram tegas.


"Itu terserah mu saja karena niat kamu ingin melindungi keluarga" Ucap Kinan kembali memeluk Pram.


"Hahh andai saja kau sudah boleh aku terkam , aku akan menerkammu sekarang juga" Ucap Pram dengan gemas.


Lalu Kinan tertawa dan menggoda sang suami dengan mencium bahkan sampai membangunkan Adik junior nya. Lalu Kinan pergi dari sana dengan tersenyum kemenangan.


"Hei awas kau ya" Teriak Pram saat Kinan pergi dengan tertawa.


***


Kinan masuk ke dapur dan melihat sang mertua sedang memasak dengan di bantu pelayan.


"Mom aku bantu ya" Ucap Kinan mengagetkan Wulan.


"Yaallah Nak kaget" Ucap Wulan mengelus dada.


"Maaf Mom" Balas Kinan tak enak.


"Kau duduklah disana, kau harus banyak istirahat agar cepat pulih , jangan lupa sama obat nya kan kamu ingin cepat memberi Mom kembali Cucu" Ucap Wulan memberi semangat.


"Siapp Mom, aku pasti akan cepat sembuh apalagi kalian sangat menjaga dan selalu mengingatkan aku" Balas Kinan senang.

__ADS_1


Wulan lalu mengecup kening Kinan dengan lembut, setelah nya ia kembali memasak dengan para pelayan.


Para pelayan disana merasa bahagia saat melihat Nona nya kembali ceria tidak terlalu terpuruk.


Robert dan Pram datang dengan menggandeng tangan Twins R.


"Mommy" Panggil Riffa dengan ceria.


Kinan terkesima melihat Riffa yang memakai baju panjang dengan kepala di tutup hijab.


"Yaallah cantik sekali Putri Mommy. Apa kamu ingin selalu memakai Hijab sayang?" Tanya Kinan


"Iya Mom , aku ingin berpakaian seperti Mommy untuk menjaga , menjaga apa ya Bang lupa" Balasnya dengan mimik wajah bingung.


Raffa langsung menghela nafas dan menjitak kepala Adiknya.


"Menjaga aurat dari lelaki hidung belang" Ucap Raffa kesal lalu ia memilih duduk di sebelah sang Kakek.


"Issss Abang ini penganiayayan ya menjitak kepala aku" Ucap Riffa mengkrucutkan bibirnya.


"Cantik sekali Cucu Nenek" Ucap Wulan saat bergabung ke ruang makan.


"Hehe Nenek bisa saja" Balas Riffa dengan tersenyum malu.


Semua yang ada disana kembali terkekeh melihat wajah malu Riffa. Raffa berdecih lalu mengambil makanan.


"Syirik aja Abang" Ucap Riffa mengolok kembarannya.


"Udah makan cepat" Ucap Pram


Mereka makan dengan lahap, apalagi Kinan yang harus memakan makanan yang sehat. Dengan telaten Wulan membuatkan makanan yang di anjurkan Dokter. Bukan tidak percaya pada Koki nya tetapi soal kesehatan menantu nya ia sendiri yang akan menjaminnya.


Setelah selesai makan malam , mereka langsung berkumpul di ruang keluarga untuk sekedar mengobrol ringan.

__ADS_1


.


.


__ADS_2