Suami Kejamku Bucin

Suami Kejamku Bucin
8


__ADS_3

Senja berganti malam , Kinan tidak kembali ke kamar nya dan yang ia tahu juga bahwa Pram tidak akan pulang karena harus ke luar kota.


Sedangkan Rani dan Luci sudah bersiap untuk nanti malam , mereka mencairkan uang di Atm nya dan membeli makanan untuk menemani perjalanannya.


Malam sudah larut pelayan sudah masuk ke kamar masing-masing , dan penjagaan lumayan tidak ketat memudahkan mereka untuk kabur.


Kinan , luci dan Rani pun sudah keluar dari kamar nya mereka langsung ke gerbang belakang , disana sudah ada suami Rani sedang menunggunya.


" Ayo cepat sebelum mereka mengetahui kita akan pergi " kata suami rani


" Ayo kita langsung pergi " balas Luci


Mereka langsung pergi menggunakan mobil suami Rani.


***


Sedangkan di kota M , Pram tiba-tiba tak enak perasaan , ia tidak bisa konsen bekerja , terlihat bayangan saat ia tadi menyiksa Kinan.


Sebenarnya Pram sudah tau bahwa bukan Kinan yang membunuh adiknya tetapi ia gelap mata dan di buta kan dendam.


" kenapa aku seperti merasa kehilangan ya , ada apa ini , tak biasa nya aku kepikiran Kinan " batin Pram


Drttttt drtttt


Pram tersadar saat handphone nya bergetar , tertera ID nama daddy nya.


" Halo dad ?" kata Pram


" ....... "

__ADS_1


" Baiklah besok aku habis dari kota M langsung ke sana , apakah mommy sudah sadar ? " tanya Pram dengan sendu


" ....... "


" Hmmmm baiklah dad " balas Pram


Setelah mematikan sambungan telepon dengan daddy nya , Pram langsung beranjak dari ruang kerja nya menuju kamar.


****


Ke esokan pagi nya tengah heboh di Mansion Wicaksono karena mereka tidak menemukan nyonya muda nya .


Pak Mun langsung mengecek CCTV tapi tidak ada yang aneh.


" Apakah sudah ketemu nona Kinan ? " tanya Pak Mun , karena ia juga baru kembali tadi subuh ke mansion sehabis menjenguk anak istrinya.


Terlihat boddyguard berlari ke arah pak mun dengan nafas ngos ngosan.


" Pak suami Rani juga tidak ada , apa mereka kabur? " tebak boddyguard


Pak Mun langsung menyuruh anak buah tuan muda nya mencari istri tuan muda.


Dan tak lupa pak Mun juga menghubungi Pram tetapi tidak bisa di hubungi.


***


Sedangkan Pram ia baru saja sampai di negara A , Pram dan hendra langsung menuju rumah sakit dimana sang mommy di rawat.


Hendra melihat Hp dan banyak telepon tak terangkat dari Pak Mun.

__ADS_1


Hendra langsung menelpon kembali karena takut penting.


" Halo pak mun ada apa ? " tanya hendra to the point


" ...... "


" Apaaaa ? bagaimana bisa ? cari mereka sampai dapat " balas hendra dengan cepat , lalu ia mematikan sambungan telepon nya.


Hendra mengahmpiri Pram dengan wajah tegangnya.


" Tuan muda , nona Kinan kabur dari mansion " kata Hendra dengan cepat.


" Bagaimana bisa dia bisa kabur hah ,suruh anak buah mencari nya , pasti ia belum jauh dari mansion " balas Pram dengan emosi


" Sudah tuan , mereka sedang mencari nona Kinan " kata hendra


" Ayo kita temui dulu daddy , lalu bahas masalah ini " kata Pram dan mereka langsung masuk ke dalam lift.


" Bagaimana bisa wanita itu kabur , apa penjagaan nya kurang ketat ? " gumam Pram dengan geram


" Awas kau Kinan kalau sampai ketemu habis kau " geram Pram


Ting


Lift terbuka , Pram langsung menuju kamar rawat mommy nya.


Ceklek


" Mom kau " kata Pram dan langsung memeluk mommy nya

__ADS_1


__ADS_2