Suami Kejamku Bucin

Suami Kejamku Bucin
6


__ADS_3

Setelah dokter memeriksa Kinan , ia langsung menyampaikan kondisi nya.


" Tuan muda , istri anda baik-baik saja hanya luka lebam nya harus di obati dan ia juga harus istirahat total demi kebaikan janin yang di kandungnya " kata dokter menjelaskan


" Apa dokter ? nona hamil ? " kata Luci dengan lantang


Pram hanya melihat datar saja , ia hanya bingung antara harus sedih atau bahagia mendengar penjelasan dokter.


" Apa kandungannya baik-baik dok ? " tanya pram


" Kandungan nona baik-baik saja tuan , ia baru berusia 3 minggu , harap dijaga dan jangan melakukan pekerjaan yang terlalu berat karena janin nya masih rentan " balas dokter


" Baiklah dok , Luci antarkan dokter nya " kata Pram


" Baik tuan muda , mari dokter " balas Luci , lalu ia keluar dari kamar Pram.


" Tuan muda selamat anda akan menjadi ayah " kata Hendra dengan nada mengejek , pasalnya ia tau tuan muda nya sangat benci kepada istri nya tetapi ia juga bisa membuat nya hamil.


" Diamm kau " bentak Pram


Tampak kinan mengerjapkan mata nya ia melihat ke sekelilingnya sampai ia sadar bahwa ia ada di kamar Pram.


" Kau sudah " tanya pram dengan datar

__ADS_1


" Ah maaf tuan , saya akan pindah " balas kinan tetapi saat akan bangun kepala nya terasa sakit


" Istirahatlah dulu disana , dan mulai saat ini kau tak boleh bekerja biarkan saja pelayan yang mengerjakannya " kata pram


" Tapi tuann kenapa ? " tanya Kinan


" Saat ini kau sedang hamil anakku jadi kau tak boleh kelelahan " balas pram lalu memalingkan wajah nya


Kinan kaget mendengar bahwa ia sedang hamil , reflek tangan nya langsung mengusap perutnya yang masih rata.


" Benarkah tuan ? " tanya kinan dengan senang


" Se senang itukah kau " balas pram sinis


" Ta tapi tuan jika anda tidak menginginkannya , biarkan saya pergi dengan anak ini , saya janji saya tidak akan muncul lagi di hadapan anda " kata Kinan kembali sambil menunduk , ia tahu diri bahwa suami nya mungkin saja tidak akan nerima anaknya.


" Tetaplah disini karena kau belum menebus kesalahan karena ibu ku belum sadar " kata pram dengan sengit nya


Kinan hanya bisa ia tidak tahu harus bagaimana lagi menjelaskan bahwa ia tidak bersalah.


****


Sedangkan keadaan Wulan ibunda nya Pram sudah membaik tinggal kaki nya saja yang harus di terapi lagi.

__ADS_1


" Dad aku ingin segera pulang dan aku ingin melihat menantu ku " kata wulan dengan senang


" Mungkin 2 bulan lagi kau sembuh sayang , sabar ya , apa kau tau kata mata-mata disana menantu mu saat ini sedang mengandung " balas robert dengan wajah bahagia nya


" Tetapi putra mu masih ingin balas dendam karena ia tahu bahwa kau masih koma " kata Robert lagi dengan sendu


" Aku akan segera sembuh dan membawa menantuku pergi dari sana , lihat saja ia pasti akan menyesal " kata Wulan dengan percaya diri


Robert hanya bisa memeluk istri nya , ia juga akan melakukan hal yang sama jika saat Pram masih melakukan kekerasan kepada istrinya.


****


Setelah kinan kuat ia langsung pergi dari kamar Pram karena ia merasa tidak pantas.


" Tuan saya akan kembali ke kamar saya " kata Kinan dengan menunduk


" Terserah kau saja " balas Pram dengan wajah dinginnya


Kinan menghela nafas ia hanya harus sabar menghadapi suami nya , mungkin suatu saat ia akan mendapatkan cinta suami nya dengan tulus.


Kinan langsung keluar dari kamar Pram dengan masih lemas , hendra yang melihat nya pun langsung membantu sampai turun tangga karena disana Luci sudah menanti.


Sebenarnya hendra kasihan melihat nona muda nya , tapi ia tak bisa melakukan apapun.

__ADS_1


__ADS_2