Suami Kejamku Bucin

Suami Kejamku Bucin
77


__ADS_3

Setelah membuat camilan dan minuman , Loly kembali ke gazebo dan melihat Raffa yang masih menatap layar laptopnya.


"Abang nih minuman sama makanannya" ucap Loly lembut.


Raffa mendongkak dan tersenyum lembut.


"Terimakasih sayang" balas Raffa


Blushhh. Wajah Loly langsung merona saat Raffa memanggilnya sayang. Lalu ia melangkahkan kaki dan duduk di gazebo tetapi agak jauh dari Raffa.


Raffa terkekeh melihat wajah Loly yang menunduk malu. Ia tak ingin mengganggu konsentrasi nya jadi ia biarkan saja.


Loly membuka dan menyalakan laptopnya. Ia memulai meeting dengan Klien yang ingin menggunakan jasa Desainernya.


Raffa memperhatikan Loly yang sedang serius , bahkan ia terlihat sangat berwibawa , cantik dan pintar. Raffa menutup laptop dan menatap kegiatan Loly.


"Menggemaskan sekali" gumam Raffa saat melihat wajah Loly yang tegas dan di buat prustasi atas permintaan Klien yang rumit.


Sudah 1 jam Loly meeting , akhirnya ia selesai dan mendapatkan Klien tersebut.


"Hufhhhh ngantuk" gumam Loly seraya membereskan barang-barangnya. Lalu ia melihat Raffa yang tersenyum padanya.


DEG.


"Aku lupa bahwa ada Bang Raffa disini, aduh malu nya" batin Loly


"Heh malah bengong , ayo bereskan dan sana tidur" ucap Raffa dengan terkekeh.


"Ehhh" sadar Loky dari termenungnya. Ia sangat malu dan menunduk.


"Abang jangan gadang , abang juga cepat tidur pasti abang butuh istirahat" ucap Loly dengan oenuh perhatian.

__ADS_1


"Ini aku juga akan istirahat" balas Raffa tersenyum.


Loly melangkahkan kaki nya dan pergi ke kamar yang ada di dekat Riffa.


Awalnya Loly ingin tinggal di apartemen saja tetapi Kinan melarangnya dengan tegas.


***


Pagi Hari.


Kinan sedang memasak bersama Loly dan Wulan. Mereka memasak dengan penuh canda tawa , bahkan Wulan sesekali menggoda Loly yang akan menjadi cucu menantunya.


Loly membuatkan makanan kesukaan Raffa , ini kali pertama ia memasak untuk Raffa.


Hampir 1 jam mereka memasak , setelah selesai Loly menatanya dan para pelayan membereskan bekas mereka memasak.


Satu persatu anggota keluarga turun dan duduk di kursi masing-masing. Kinan dan Wulan melayani suami mereka masing-masing.


Riffa dan Queen mengulum senyum melihat wajah malu Loly.


"Terimakasih" ucap Raffa.


"Hmmm i iya" balas Loly tersenyum.


Mereka sarapan dengan lahap dan tanpa perbincangan. Pram merasa senang melihat putranya yang sudah dewasa.


Setelah selesai mereka langsung duduk di ruang keluarga untuk membahas acara pernikahan Loly dan Raffa.


"Bagaimana untuk gaunnya, Nak?" tanya Wulan pada Loly.


"Hmmm aku sudah merancangnya sendiri, Nek" jawab Loly malu.

__ADS_1


"Baguslah , berarti kita hanya mengundang WO saja untuk yang lainnya. Dan untuk gedung kita gunakan Aula Hotel Wicaksono saja" ucap Wulan.


"Baiklah, Bu. Oh iya Nak, apakah kamu bisa menyuruh bawahanmu untuk membuatkan seragam keluarga?" tanya Kinan


"Hmmm sejujurnya aku sudah membuat Gaun akad , pesta serta tuxedo untuk aku kenakan dengan a abang. Dan seragam kalian juga aku sudah siapkan, hemm ini gambarnya" jawab Loly dengan menunduk malu dan menunjukan gambar gaun serta yang lainnya.


"Wowwww amazing" ucap Queen dan Riffa.


Riffa memeluk Loly bahagia. Dia sudah mencapai cita-cita nya untuk menjadi Desainer ternama.


"Wahhh kau hebat, Ly. Bahkan kau sudah mempunyai Butiq sendiri" bangga Riffa.


"Iya , Kak. Aku bangga padamu" timpal Queen dan memeluk Loly.


Kinan dan yang lainnya juga merasa bangga karena Loly mewujudkan cita-cita nya dengan sukses.


"Hmm ini sangat indah, sayang. Yasudah ini saja" ucap Wulan tersenyum.


"Baiklah, Nek. Mungkin 3 hari sebelum acara pernikahan semua pakaian sudah selesai dan sampai disini" balas Loly tersenyum.


Para lelaki hanya diam saja dan menatap wajah para wanita yang di selimuti binar bahagia.


Lalu mereka membahas kembali acaranya sambil menunggu WO yang dulu menangani acara Kinan dan Pram.


Para lelaki memilih ke halama belakang saja , mereka menyerahkan semuanya pada para wanita yang tau semuanya.


Pram mengajak Daddy dan Putra nya untuk bersantai di gazebo dengan di temani kopi hitam dan beberapa cake.


.


.

__ADS_1


__ADS_2