Suami Kejamku Bucin

Suami Kejamku Bucin
79


__ADS_3

Hari ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh Raffa dan semuanya. Hari ini akan di langsungkannya Pernikahan antara Raffa dan Loly.


"Wahh anak Mommy ganteng sekali" ucap Kinan dengan mata berkaca-kaca.


Raffa memeluk Mommy nya dengan sayang.


"Mom jangan menangis lagi ya, lihatlah aku sudah dewasa dan akan segera menjadi seorang suami. Mom doakan aku agar aku bisa jadi suami yang bisa membawa istri ku ke jalan yang benar" ucap Raffa tersenyum


Kinan kembali memeluk Putranya dan mencium kening Raffa lembut.


"Mom akan selalu mendoakanmu sayang. Ingatlah , jika ada masalah apapun itu kau harus lebih dulu mencari tahu nya jangan asal menuduh ataupun percaya dengan oranglain" nasihat Kinan.


Raffa menganggukan kepalanya dan mengusap air mata Kinan yang ada di pipi wanita paruh baya itu.


"Mom , Abang , ayo semua sudah menunggu" ucap Queen dengan tersenyum.


Raffa mengangguk dan menggandeng kedua wanita yang sangat di sayanginya tersebut. Mereka melangkah keluar dan menuruni tangga.


Wali Loly akan di berikan kepada Penghulu tersebut sesuai dengan keinginan Loly.


Riffa dan Wulan sedang menemani Loly di kamar Riffa. Loly sudah selesai di makeup dengan sederhana tetapi sangat memukau karena memang pada dasarnya dia yang cantik.


Gaun putih yang menjuntai ke belakang dengan di padukan hijab putih dan mahkota kecil yang menjadi pemanisnya itu melekat di tubuh Loly yang indah. Meskipun Gaun tersebut agak longgar tetapi tidak menutup ke cantikan Loly.


Loly menggengam tangan Wulan dengan gugup. Bahkan jantungnya sudah berdegup tak karuan , seolah ada yang sedang berdisco di dalamnya.


"Tenang saja, Nak. Rilexs saja" ucap Wulan lembut.


"Aku gugup banget, Nek" balas Loly tersenyum.


Riffa tersenyum lalu memeluk Loly.


"Aku beruntung memiliki Kakak ipar sepertimu, kau bukan hanya saja baik , tetapi kau juga sangat dewas walau umurku jauh lebih tua di bandingmu. Pribadimu yang lemah lembut sangat sama dengan Mommy" ungkap Riffa dengan jujur


"Kau pun sama akan mendapatkan pasangan yang menyayangimu melebihi siapapun. Aku yakin itu" balas Loly memeluk kembali tubuh Riffa.


Sedangkan di bawah , Raffa merasa sangat gugup bahkan degup jantungnya tak karuan. Ini melebihi gugup saat persentasi di depan klien.

__ADS_1


Tangan Raffa menjabat pak penghulu dengan tegap. Setelah itu ia membalas ucapan penghulu dengan lantang dan satu tarikan nafas.


Terdengar dari sanak saudara tepuk tangan dan kata 'SAH' yang membuat lega di ulu hatinya.


Raffa tersenyum lega bahkan senyum itu tidak surut di wajah tampan itu. Pram menepuk bangga pundak anak pertamanya.


"Silahkan panggil mempelai wanitanya" ucap Penghulu tersebut.


Lalu Queen dan Kinan melangkah ke arah tangga dan berjalan menjemput Loly di kamar Riffa.


Ceklek.


Kinan tersenyum dan menghampiri mereka. Lalu ia memeluk Loly dan mencium keningnya lembut.


"Ahh aku mendapatkan Kakak ipar, kapan kau Kak akan memberiku Kakak ipar?" goda Queen.


"Secepatnya" jawab Riffa asal.


Kinan dan Wulan terkekeh melihat Adik dan Kakak yang selalu berdebat tetapi saling menyayangi.


"Ayo turun , Raffa sudah menunggu" ajak Kinan lembut.


Seluruh keluarga terpana melihat ke cantikan Loly yang sangat cantik, bahkan Raffa di buat tercengang dengan ke cantikan istri nya tersebut.


"Wah Kak Loly cantik banget" kagum Amel dengan memeluk Abangnya Ander.


Loly berjalan dengan anggun dan wajah yang sudah merona antara bahagia dan malu. Kinan mendudukan Loly di samping Raffa.


"Ayo tandatangani berkasnya , lalu tukar cincin" ucap penghulu tersebut membuat sadar Raffa.


Lalu Loly menandatanginya dengan gugup. Raffa memasangkan cincin pernikahannya di jari manis Loly , begitupun dengan Loly ia memasangkan di jari manis Raffa.


Loly menyalami Raffa dengan khidmat di balas kecupan lembut oleh Raffa yang agak lama.


"*Semoga kamu menjadi wanita pilihanku yang tepat. Dan akan selalu berada di sampingku saat keadaan apapun" batin Raffa


"Semoga aku tidak salah memilih dan kamu akan menjadi imamku untuk selamanya" batin Loly*

__ADS_1


Setelah selesai mereka langsung acara photo keluarga dan sanak saudara. Loly bahagia karena di terima baik oleh keluarga besar Raffa.


Semua keluarga menikmati acara tersebut dengan bahagia.


Jam makan siang tiba mereka semua makan siang di acara tersebut, setelah selesai mereka akan beristirahat untuk acara nanti malam.


Loly di ajak ke kamar Raffa oleh Queen. Sedangkan Raffa sedang berbicara dahulu dengan keluarga yang lain.


Loly membuka semua yang melekat di kepala dan tubuhnya , lalu ia melangkah ke arah kamar mandi.


Loly merendam tubuh lelahnya dengan air hangat dan aroma therapy yang sangat menyejukan.


Setelah cukup merendam diri ia bangkit dan mencari pakaiannya. Raffa hanya melihat apa yang sedang istrinya lakukan, sedangkan Loly ia tidak sadar kalau ada Raffa di dalam kamar tersebut.


Setelah mendapatkan pakaiannya , Loly langsung ke kamar ganti.


"Ehhhh" kaget Loly saat keluar kamar ganti ada Raffa yang sedang duduk manis.


"Dari kapan ada disini mas?" tanya Loly gugup.


Raffa berdiri dan mendekat ke arah Loly. Tanpa permisi Raffa memeluk tubuh mungil istrinya.


"Biarkan seperti ini dulu ya. Aku sangat ingin memelukmu sudah lama" lirih Raffa.


Loly hanya mengangguk dan memeluk balik suaminya. Raffa sangat menikmati momen seperti itu.


"Istirahat saja duluan ya , aku mandi dulu" ucap Raffa saat melepaskan pelukannya.


"Aku siapkan dulu baju nya ya" balas Loly lembut.


"Hmmm" dehem Raffa mencium kening Loly. Lalu ia melangkah ke kamar mandi. Sedangkan Loky menyiapkan pakaian Raffa.


Setelah siap ia langsung merebahkan tubuh lelahnya dan tak terasa ia terlelap dengan pulas karena lelah.


Raffa ikut membaringkan tubuhnya di samping sang istri dan memeluknya dengan erat. Raffa ikut tertidur karena ia juga merasa lelah.


.

__ADS_1


.


__ADS_2