Suamiku (Calon) Adik Iparku

Suamiku (Calon) Adik Iparku
SCAI - 28. Singa Betina


__ADS_3

"Daniel, di dalam ada Lifta. Dia sudah aku usir, tapi kamu tau sendiri kan seperti apa dia," ujar Pamukas.


"Mau apa lagi dia, astaga!" seru Daniel sambil memijat puncak hidungnya. Dia tak tau harus memakai cara apa lagi agar Lifta paham, jika hubungan mereka sudah berakhir.


"Mana aku tau, kan itu mantanmu. Yang tau sifat aslinya ya hanya kamu sendiri, Daniel!" seru Zac yang baru keluar dari kamar mandi.


Zac terlihat sangat kesal, Daniel dapat menebaknya jika tadi ada perdebatan antara Lifta dan Zac. "Jangan seperti itu, Zac. Bagaimanapun Daniel ini korbannya Lifta," ujar Pamukas.


"Kamu sih terlalu begoo! Dari awal kenal Lifta kan sudah aku bilang, dia bukan cewek baik-baik, tapi karena kamu terlalu cinta dan matamu tertutup rapat akhirnya seperti ini kan? Jujur, Nil. Aku pernah melihat dia jalan sama pamanku, sekarang hubungan paman dan istrinya hancur bisa jadi karena Lifta!" serunya masih menampakkan wajah kesal.


"Hey, kamu serius?" Pamukas terlihat sangat kaget.


"Serius lah!"


"Anjir, berarti bukan aku saja yang merasa Lifta bukan wanita baik-baik. Aku juga pernah melihat Lifta sama aki-aki gendut di mol, cuma mau jujur takut dikira fitnah." Kini Pamukas juga ikut membongkar kebusukan Lifta.


"Kalian kenapa baru bilang sekarang, Astaga!" Kesal Daniel. Dia tak menyangka mantan kekasihnya itu sudah dari lama mengkhianatinya, namun tak ada yang memberi tahu Daniel.


"Sudah kaleeee! Berapa kali aku ngomong Nil, jika Lifta selingkuh! Tapi apa jawabmu?" tanya Zac.


'Kamu ngigo mungkin, aku percaya sepenuhnya dengan Lifta kok. Suatu hubungan harus didasari kepercayaan, jadi aku percaya kekasihku,' sambung Pamukas menurunkan perkataan Daniel kala itu.


Daniel hanya garuk-garuk kepala, dia baru sadar kalau dirinya terlalu bodoh sampai tak menyadari sekitarnya. "Ya maaf," lirihnya.


"Oh ya, aku nggak mau bertemu Lifta lagi. Jadi tolong, bilang sama dia aku nggak datang ke sini. Sebelum dia melihatku lebih baik aku per—"


"Daniel!"


"Shitt!" Belum juga Daniel menyelesaikan ucapannya tapi Lifta sudah keluar dari dalam ruangannya.


Daniel ingin sekali kabur, akan tetapi Lifta sudah lebih dulu memeluknya sangat erat. "Lepasin!" serunya berusaha melepaskan pelukan Lifta.


"Nggak mau! Daniel beri aku satu kesempatan lagi, aku mohon!" seru Lifta semakin erat memeluk Daniel.


"Nggak bisa, aku sudah punya istri dan nggak mau nambah. Satu istri cukup," balas Daniel semakin risih.

__ADS_1


Sedangkan dua sahabatnya lebih memilih menonton drama percintaan Daniel, mereka ingin melihat bagaimana ending dari perdebatan kali ini.


"Pam, gimana kalau kita telepon mbak Vanye? Pasti seru kalau mereka bertiga debat, lumayan dapat tontonan gratis," bisik Zac.


"Jangan gila kamu, Zac!"


"Yah, gimana dong aku sudah menghubungi mbak Vanye jauh sebelum Daniel datang, mungkin saja dia sudah ada di depan sana," bisiknya lagi sampai membuat Pamukas melotot.


"Gila! Sumpah kamu gila, Zac!"


Pamukas langsung berdiri dari duduknya dan ingin membantu Daniel lepas dari Lifta, tapi baru saja kakinya melangkah Vanye sudah masuk ke dalam melihat posisi suaminya tengan di peluk Lifta.


"DANIELL!!!"


'Yes, pasti seru ini!' sorak Zac dalam hatinya.


"Mbak, ini bukan seperti yang kamu lihat!" seru Pamukas langsung memberikan klarifikasi.


"Iya benar, ini semua tak seperti yang kamu lihat Sayang." Daniel terlihat sangat panik.


"Kamu lihat kan, wanita tua? Daniel masih mencintaiku, buktinya dia menyuruhku datang ke sini!" serunya sengaja membuat Vanye terbakar emosi.


"Nggak seperti itu!" Daniel langsung berteriak.


'Mampusss aku!' batin Daniel.


Setelah itu Daniel berusaha melepaskan pelukan Lifta dengan bantuan Pamukas, tapi entah kenapa Lifta sangat sulit di tarik yang ada semakin lengket dan mempertahankan posisinya.


"Vanye tolong dengarkan aku, sumpah dia datang sendiri bukan —"


"Diam! Mengurus satu kecoa saja nggak bisa, dia ini spesies langkah jadi menyingkirkannya dengan cara langkah!" Vanye berteriak sambil mendekati mereka.


"Mau apa kamu?" Lifta terlihat takut, tapi masih mempertahankan posisinya.


"Menurutmu?" Vanye mengeluarkan senyum devil, tanpa aba-aba dia langsung mengangkat tangannya dan memukul tengkuk Lifta.

__ADS_1


Bug!


"Aakkhh!" Lifta pun perlahan-lahan mulai tak sadarkan diri dan melepaskan pelukannya pada Daniel.


Sedangkan Vanye langsung mengibas-ibaskan tangannya agar debu atau kotoran tidak menempel padanya. "Sekarang giliranmu!" serunya mendekati Zac.


Zac terlihat kelabakan, melihat tatapan tajam Vanye membuatnya merinding dan ingin kabur. "A-aku? Kenapa bisa aku, kan— akkhh"


Bug! Bug! Bug!


Tiga tonjokan pun mendarat sempurna di wajah Zac. Dia tak menyangka seorang perempuan tenaganya sesakit ini, sungguh Zac kapok bermain-main dengan Vanye.


"Masih nggak menyadari kesalahanmu!" seru Vanye ingin menonjok Zac lagi.


"Ampun! Ampun! Iya aku salah, maaf, maaf aku nggak akan mengulangi kesalahanku lagi!" serunya sambil melindungi dirinya dengan bantal sofa.


"Awas saja sampai mengulangi kesalahan yang sama! Bukan tonjokan yang akan ku berikan, tapi langsung aku kebirii kamu!"


'Aww, ngilu banget! Ternyata istri Daniel sangat galak, jelas Daniel jarang sekali nongkrong sekarang, ternyata seperti ini istrinya,' batin Zac.


"Iya, mbak ampun!"


Setelah beres dengan Zac, kini Vanye berjalan ke arah Daniel. Dia terlihat sangat bengis saat ini, sehingga membuat suaminya ketakutan dan hanya bisa tersenyum kaku.


"Van—"


"Pulang! Setelah itu mandi yang bersih, aku nggak mau bau wanita ini menempel di tubuhmu!" bentaknya langsung menjewer telinga Daniel dan membawanya keluar dari rumah makan.


Daniel tak melawan sama sekali, ini semua memang salahnya jadi mau dibunuh pun Daniel rela dan ikhlas jika istrinya senang. Apa itu harga diri, bagi Daniel harga diri adalah saat bisa menyenangkan hati istrinya. Masalah malu di lihat orang masa bodo, mereka belum tau saja rasanya memiliki istri galak, segalak singa betina.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hai aku ada rekomendasi cerita punya temenku loh, jangan lupa mampir juga ya. Ceritanya seru, aku juga suka bacanya.


Judulnya PERNIKAHAN RAHASIA SANG PRESDIR Author Reni.t jangan lupa ya 😍😍

__ADS_1



__ADS_2