Suamiku Yang KEJAM (S1&S2)

Suamiku Yang KEJAM (S1&S2)
epilog


__ADS_3

Soundtrack//for life-exo//


aku bahagia dan kita bahagia, mereka juga bahagia


-mina-


    Aku sejak tadi sudah berkali-kali membangunkan mas astan karena hari ini adalah hari wisudanya alfa dari taman kanak-kanak.


Waktu sudah berlalu sangat cepat dan tak terasa alfa sudah tamat dari taman kanak-kanak (TK).


Mas astan susah sekali sih dibangunin.Alfa sendiri sudah menunggu sejak tadi karena mas astan tak kunjung bangun juga.


"Mas bangun dong, nanti kita telat loh. Ini acara penting loh mas" Kesalku pada mas astan yang sejak tadi dibangunin tidak mau bangun juga.


Aku mendekat kearah mas astan dan melirik alfa yang tengah sibuk memperhatikan bajunya yang sangat cantik itu. Karena merasa aman aku langsung mencium bibir mas astan dan benar saja ia langsung bangun setelah aku cium. Aneh memang.


"Morning sayang" Mas astan mencium bibirku sekilas dan mengelus perutku yang mulai buncit itu karena akan ada calon keluarga baru lagi didalamnya.


Mas astan juga beralih berdiri dari tempat tidur dan mencium alfa yang terlihat kesal itu"papah nakal, susah bangun, bau lagi belum mandi"sarkastik seperti bapaknya.


Kalau sudah melihat mereka berdua berantem aku sering memilih mendiami karena mereka berdua sama keras kepalanya.


"Yasudah papah mandi dulu yah bang, biar kita berangkat" Mas astan berlari menuju kamar mandi dan melakukan aktivasi nya didalam sana.


Aku mendekat kearah alfa dan membenarkan tampilan nya kembali lagi.


"Abang ganteng yah" Ucapku dan ia langsung tersenyum. Persis sekali dengan mas astan yang langsung pede tingkat dewa saat dipuji karena ganteng.


"Cium dedek dulu sayang" Ucapku dan alfa langsung memeluk perutku dan menciumnya berkali-kali.


"Abang wisuda loh dek" Ucap alfa bangga pada janin yang ada didalam perutku.


"Adek juga bakal nyusul abang" Ucapku seolah aku adalah janin yang ada didalam perut ku itu.


Mas astan keluar dari kamar mandi dengan setelan kemeja. Setelah itu aku bantu mas astan mengenakan jas serta dasinya.


"Abang duluan aja kebawah yah, pakai sepatunya sayang" Ucap mas astan dan alfa langsung menurut keluar kamar dan bergegas turun.


Cup,,


Sudah kuduga apa maksud mas astan menyuruh alfa keluar duluan.

__ADS_1


Mas astan mengulum bibirku yang saat ini aku sedang fokus mengikatkan dasi untuknya kini harus aku hentikan karena ulah mas astan yang tak pernah bosan dengan bibirku itu.


Aku menepuk dada mas astan saat aku mulai kehabisan nafas karena ulahnya itu.


Ia tersenyum setelah bibir kami terlepas satu sama lain"Mas masih pengen loh sayang, mumpung alfa masih dibawah"


Aku menggeleng "kita hampir telat loh mas,nanti kalau aku biarin mas pasti aneh aneh " Ucapku menyelesaikan ikatan dasinya.


Ia cemberut kesal"sudah puasa berbulan-bulan dapat jatah ciuman pun tidak"ia merengut bak anak kecil.


Dia pikir aku lupa dengan taktiknya itu? Waktu aku hamil alfa dulu juga ia selalu menggunakan cara seperti itu untuk menciumku setiap saat. Padahal setiap malam dia selalu mencium ku tanpa henti dan menjelajahi tubuhku dengan tangan nakalnya itu.


"Sudahlah mas, ayok kita berangkat.nanti pulang dari wisuda mas cium aku sepuasnya deh" Ucapku dan lihat saja langsung semangat begitu. Mesum memang mas astan ini.


Kami memarkirkan mobil tepat diparkiran khusus kendaraan roda empat dan acara sudah hampir dimulai.


Untung saja kami tidak terlambat dan mendapatkan kursi paling depan hingga dengan jelas aku lihat alfa dan merekamnya saat melakukan persembahan menari juga mengaji diatas panggung.


Alfa juga mendapatkan peringkat pertama disekolahnya. Aku bangga sekali karena aku hanya seorang lulusan SMP, tidak menyangka bisa mendidik alfa menjadi anak yang pintar seperti itu.


Apa yang mas astan katakan benar yah? Kalau aku adalah ibu yang hebat.


"Kamu juga akan menjadi anak yang beruntung karena punya ibu seperti mamah sayang" Ucap mas astan semakin membuat aku merasa sangat bahagia mendengar itu.


Acara demi acara sudah selesai dan tibalah acara foto foto.


Dari jauh aku melihat keluarga dari mas alga juga mas ken datang ke acara wisuda alfa itu.


"Duhh bunda bangga sama abang" Kak adin pasti paling heboh kalau itu menyangkut tentang alfa.


"Ini uat abang" Zifa memberikan alfa bunga hingga alfa merasa sangat senang sekali.


Dan alfa juga mendapat bunga dari zena anak mas alga dan mbak sita.


"Hmmm bang alfa dapat bunga nih ye" Godaku hingga alfa merasa malu.


Mereka mengelilingi alfa dengan menciumi pipinya bergantian.


"Ibu, ayah aku bahagia sekali saat ini. Terima kasih sudah melahirkan aku kedunia ini" Ucapku dalam hati.


"Dyva,kakak sudah bahagia dan merelakan kepergianmu. Terima kasih sudah pernah jadi adik yg baik untuk kakak" Astan juga membatin.

__ADS_1


"Aku mencintaimu istriku" Mas astan sekilas mencium bibirku tanpa sepengetahuan mereka.


Aku langsung tersenyum malu dan memeluk mas astan "aku juga mencintaimu suamiku"


"Mamah, papah,, liat deh bunga alfa udah rusak karena zifa" Alfa merasa sangat kesal.


Kami semua tertawa karena alfa dan zifa yang kalau berjumpa tidak pernah bisa akur. Saat mereka akur sebentar saja langsung berantem lagi.


Aku tersenyum memandangi wajah mereka semua bergantian. Senyuman bahagia yang aku tangkap.


Aku bahagia dan mereka juga bahagia.


🍄🍄kebahagiaan itu memang sangat diharapkan semua orang, tapi ingatlah bahwa kau tak akan merasa bahagia jika tak mencintai prosesnya 🍄🍄jika kamu mencintai prosesnya maka kamu akan lebih menghargai hasilnya hingga kamu merasa bahagia memilikinya 🍄🍄


🌹🌹TAMAT🌹🌹


(24 Oktober 2020)


Duhhh ngk nyangka yah kita sudah sampai di akhir cerita ini🤧🤧. Kepada para pembaca setia yang selalu memberikan dukungan, komentar dan juga masukan aku ucapkan terimakasih sebanyak-banyaknya ❤tanpa kalian karyaku ini bukanlah apa apa🤧


Maaf yah kadang aku suka nge-gantung kalian karena up kurang banyak lah,terlambat update lah karena aku juga kan berkarya sambil kuliah jadi harus bisa bagi waktu🙂


Terima kasih lagi dan lagi aku ucapkan pada kalian karena sudah bersedia membaca cerita ku yang masih sangat jauh dari kata sempurna ini. Typo bertebaran, EYD yang masih kurang dan PUEBI yang masih sangat berantakan. Tapi kalian masih mau menghargainya. Aku sungguh bersyukur sekali.


Aku ngk tau ini bisa dibilang Ending atau bukan,maaf yah kalau endingnya tidak sesuai dengan apa yang kalian angankan.kalian bebas kok ber ekspektasi dengan Ending versi kalian sendiri 😀🙏


Sekali lagi Terima kasih kepada kalian semua.


Oh iya aku ada pertanyaan nih, kalian setuju ngk kalau aku buat season duanya? Kalau enggak sih ngkpp 😀heeh masih rencana juga sih.


Kalaupun cerita ini udah tamat aku harap kalian jangan hapus dulu yah dari favorit ataupun perpustakaan kalian karena aku mungkin masih mau lanjutin season duanya disini 😀🙏


Aku merasa bangga punya pembaca seperti kalian 😍


Mari saling kenal dan dekat dengan follow akun novel toon aku dan juga follow ig ku juga yah @sopiakim_


Semoga ceritanya bermanfaat, buang sisi buruknya dan ambil sisi baiknya, jadilah pembaca yang bijak dan pilihlah banyak pelajaran dari cerita ini😀


See you gaes


Bye bye 🙃

__ADS_1


__ADS_2