Suamiku Yang KEJAM (S1&S2)

Suamiku Yang KEJAM (S1&S2)
121.Epilog (S2)


__ADS_3

❄Selamat membaca❄


     Aku mendengar suara mina yang sejak tadi membangunkan ku tapi aku membiarkan nya begitu saja. Aku kan audah sering kali mengatakan kalau aku akan Bangun jika diberikan morning kiss dia saja yang bandel tak mau mendengarkan.


"Mas bangun dong, nanti kita telat loh. Ini acara penting loh mas." Aku tau dan sangat tau tapi kan hanya sekedar kiss saja sangat susah untuk ia berikan dasar pelit.


Aku tau hari ini alfa ingin merayakan acara wisudanya dari TK(taman kanak-kanak).waktu telah berjalan cepat dan kini alfa sudah besar dan bahkan hampir masuk SD nantinya.Lagian acaranya pun dimulai nya nanti jadi aku tak akan Bangun sebelum ia memberikan nya.


"Morning sayang." Aku langsung Bangun saat kurasakan bibirnya menempel dibibir ku.


Ia langsung menatap kesal kearahku. Matanya seolah mengatakan aku ini sangat mesum yah memang itu nyatanya haha dan aku hanya mesum padanya dajal. Apa salahnya?.


Aku menarik ia agar mendekat dan mencium perut mina yang sudah mulai buncit itu karena ada calon malaikat kedua kami disana.


Aku sempat khawatir saat mina dikabarkan hamil, aku takut kejadian dulu terulang lagi namun kali ini kondisi mina sudah stabil dan cukup matang untuk mengandung buah hati kami.


Kulirik alfa yang duduk disofa membenarkan posisi pakaian wisuda nya itu. Aku berjalan kesana lalu mencium pipi nya dengan cepat.


"Papah nakal, susah bangun, bau lagi belum mandi."ia terlihat kesal dan aku hanya tertawa karena mendengar itu.


"Yasudah papah mandi dulu yah bang, biar kita berangkat." Aku langsung berlari menuju kamar mandi dan melakukan aktivitas mandi ku disana dengan cepat tapi juga bersih kok.


Aku keluar dari kamar mandi sudah lengkap dengan kemeja ku.


Ku lihat mina berjalan kearahku setelah selesai membenarkan posisi baju alfa, ia juga membantuku mengenakan jas kemudian ia juga meraih dasi.


"Abang duluan aja kebawah yah, pakai sepatunya sayang."aku menyuruh alfa untuk turun dan dengan semangat ia mau mau saja.

__ADS_1


Cup,


Langsung kucium bibirnya itu dengan mengulum nya juga hingga ia yang tadinya fokus mengikat dasi ku langsung terdiam dan membalas ciumanku.


Aku terus saja melakukan berbagai gerakan dibibir nya hingga ia mulai merasakan udara menipis dan memukul dadaku sedikit keras.


Aku tersenyum setelah bibir kami terlepas"Mas masih pengen loh sayang, mumpung alfa masih dibawah."bujuk ku namun dengan cepat ia tolak.


"kita hampir telat loh mas,nanti kalau aku biarin mas pasti aneh aneh." Ia menyelesaikan ikatan di dasiku hingga aku hanya cemberut mendengar itu.


"Sudah puasa berbulan-bulan dapat jatah ciuman pun tidak."lagi-lagi aku memakai alasan itu padahal tiap malam aku tidak ada hentinya mencium bibirnya juga menjelajahi tubuhnya saat alfa sudah nyenyak tidur.


"Sudahlah mas, ayok kita berangkat.nanti pulang dari wisuda mas cium aku sepuasnya deh."nah, kalau ada jaminan seperti ini kan aku pasti langsung mau.


Kami pun telah sampai diacara wisuda sekolah alfa. Kami memarkirkan kendaraan itis di parkiran khusus dan langsung berjalan menuju kursi para tamu syukur lah kami masih bisa mendapatkan kursi tepat di depan hingga bisa melihat alfa dengan jelas saat melakukan persembahan menari hingga mengaji.


Aku sangat bangga dengan didikan mina pada alfa, alfa sangat pintar dan bahkan mendapat kan juara pertama. Aku sangat bangga bisa memiliki mina meskipun ia hanya lulusan SMP ia bisa membuktikan kalau ia bisa mendidik anaknya melebihi pendidikan nya.


Aku tau apa yang ia takutkan itu karena aku juga takut ia akan bertemu dengan laki-laki ia yang membuat ia nyaman bagaimana jika ia pergi meninggalkan aku?.


"Lihatlah anak kita sayang,kamu berhasil." Aku tersenyum bahagia padanya dan mengelus pelan perut buncit mina.


"Kamu juga akan menjadi anak yang beruntung karena punya ibu seperti mamah sayang." Aku berbicara pada janin yang ada diperut mina.


Acara telah selesai dan kami juga sudah melakukan banyak sekali jenis foto dengan keluarga alga juga ken, mereka sangat antusias dengan acara wisuda alfa ini. Kami sudah seperti keluarga besar saja kini.


"Ibu, ayah aku bahagia sekali saat ini. Terima kasih sudah melahirkan aku kedunia ini." Mina membatin.

__ADS_1


Ia yang awalnya sangat membenci dirinya dan membenci takdir nya kini sangat bersyukur karena ia menemukan orang yang membuat ia bersyukur bisa dilahirkan kedunia ini.


"Dyva,kakak sudah bahagia dan merelakan kepergianmu. Terima kasih sudah pernah jadi adik yg baik untuk kakak." Aku membatin senang karena bisa merasakan kebahagiaan ini.


Awalnya saat pertama kalinya dyva pergi aku merasa seperti kehilangan diriku namun mina membuat ku sadar bahwa aku seharusnya jangan terlalu menangisi yang pergi dan seharusnya aku masih mempertahankan yg masih ada saat ini.


"Aku mencintaimu istriku." Sekilas kucium bibirnya hingga ia sedikit kaget.


"aku juga mencintaimu suamiku."ia tersenyum malu kearahku.


"Mamah, papah,, liat deh bunga alfa udah rusak karena zifa."alfa datang dengan wajah kesal karena zifa merusak bunga nya. Mereka berdua memang sangat suka berkelahi. Akur sebentar langsung tidak akur seperti aku dan ken dulu hahahah.


Aku tersenyum sangat bahagia melihat senyum semua orang mengembang.


Terima kasih sudah menjadi pelangi dalam hidupku yang mendung ini.


❄kita bahagia saat kita bisa membuat orang lain juga merasa bahagia ❄


🍁TAMAT🍁


Duhh ngk nyangka yah gaess season duanya juga udah tamat nih. Maaf yah kalau sampai kini ceritanya masih belum juga menarik bagi kalian.


Terima kasih buat pembaca yang masih setia memberikan dukungan pada cerita ku ini. Karena kalian lah aku masih semangat hingga kini.


Dan aku punya pertanyaan nih? Menurut kalian gimana kalau aku buat season 3 tapi versi alfa udah gede dan dominan ke kisah alfa?.


Kasih komen nya yah? Karena aku juga butuh referensi nih?.

__ADS_1


Sekian dari saya dan salju mas kumin.


Bye bye luvv you all❤.


__ADS_2