Suamiku Yang KEJAM (S1&S2)

Suamiku Yang KEJAM (S1&S2)
mas ken?


__ADS_3

...Soundtrack//crazy-april//...


...Perasaan tidak nyaman apa ini?...


...-mina-...


     Gara-gara mas Astan aku harus memasak kembali bubur untuknya, aku sudah ingat kenapa aku sampai tidak fokus saat memasak bubur untuknya tadi, itu karena dia terus terusan memanggilku dengan suara lantangnya itu, bagaimana aku bisa fokus?kalau sudah begini lagi lagi yang disalahin aku.


"Cepat sedikit masaknya." Mas Astan terlihat kesal.


"Iya tuan hampir selesai." Ucapku meletakkan buburnya di mangkuk.


Aku meletakkan mangkuk berisi bubur itu tepat dihadapan mas Astan.


Aku menyendok bubur itu dan meniupnya pelan pelan lalu menyuapi mas Astan.


Mas Astan diam saja tak berkomentar, tandanya dia mungkin suka dengan masakan ku.


Lihatlah hasilnya,kalau saja tadi mas Astan tak memanggilku ini itu pasti bubur yang tadi juga tak akan berujung seperti itu.


Tapi sudahlah.


Mas Astan tak menerima suapan ku karena mendapat panggilan dari kantor, mungkin sekretaris nya.


"Apa?niky kabur lagi?" Mas astan terlihat panik.


Hah? Niky siapa yah?.


"Yasudah Iya saya kesana sebentar lagi,tolong yakinkan bintang tamu kita agar tetap menunggu saya," Ucap mas astan.


Bagaimana ia mau kesana?dia masih sakit begini.


"A,, ada apa tuan? " Tanyaku setelah mas Astan mematikan sambungan telepon.


"Tidak usah kepo, ayo cepat bantu saya keatas untuk ganti baju dan kamu juga ikut saya ke kantor," Perintah mas Astan.


Aku jadi semangat mendengar nya, sudah dari dulu aku ingin melihat kantor mas Astan.


"Beneran tuan?" Tanyaku.


"Kapan saya berbohong?sudahlah jangan banyak tanya, cepat berkemas." Mas Astan.


Akupun memakaikan baju mas Astan dan mengikatkan dasi untuk mas Astan dari hasil menonton tutorial dari youtube dan ajaran mas Astan, itu juga mas Astan yang mencarikan aku masih belum juga mahir menggunakan Hp yang mas Astan belikan itu.


Pak Umar mengantar kami kekantor mas Astan.


Dari dalam mobil aku sudah melihat gedung yang menjulang tinggi itu dan diatas ada tulisan "JAYA ENTERTAINMENT".


Aku tidak tau tepatnya perusahaan seperti apa yang sedang mas Astan kelola itu tapi pernah kalau tidak salah dengar banyak artis yang bekerja untuk mas Astan.


Apa aku juga bisa yah bertemu dengan artis?.


" Cepat lah turun bodoh, setelah itu bantu saya turun."mas Astan menyadarkan lamunanku yang bermimpi berjumpa dengan artis.


Aku turun dari mobil lalu membukakan pintu mobil mas Astan dan meraih pinggang mas Astan untuk aku tuntun berjalan memasuki kantor.

__ADS_1


"Wahhh." Mulutku menganga lebar memperhatikan keadaan kantor mas Astan dari dalam.


Banyak orang orang yang berlalu lalang dengan beberapa berkas dan barang barang yang mereka perlukan namun mereka masih sempat membungkuk saat melihat mas Astan.


Apa mas Astan sangat berpengaruh besar yah dikantor ini? hampir seluruh orang orang disini membungkuk dihadapan mas Astan.


"Tuan, kenapa mereka semua membungkuk kepada tuan? " Tanyaku pelan sedikit mendekatkan bibirku ditelinga nya.


Mas Astan tersenyum sembari melihatku"Orang bodoh sepertimu tidak akan faham seberapa berwibawah nya saya."mas Astan.


Lagi lagi menghinaku, aku jatuhkan baru tau rasa.


Tiba tiba seorang gadis cantik bertubuh sangat bagus dan pakaiannya sangat minim sampai belahan dadanya terlihat begitu, ia datang kearah kami sambil tersenyum.


"Astan, sudah datang? " Dia merebut tangan mas Astan dariku hingga aku terjatuh.


Astan? Dia memanggilnya dengan nama saja? Sebenarnya seberapa dekat mereka?.


Aku mencoba berdiri, mas Astan berjalan begitu saja mengikuti gadis itu, apa dia sekretaris mas Astan? Kenapa aku seperti melihat kalau gadis itu sangat genit kepada mas Astan.


Aku berjalan dari belakang mengikuti mereka, lihatlah tangan gadis itu? Dia menggandeng tangan mas Astan dan mas Astan tidak menolak?.


Kenapa aku sangat kesal sih?terasa panas dihatiku.


Mereka berhenti tepat disebuah ruangan yang sangat rapi dan juga cantik terkesan mewah.


Mereka ber bisik-bisik tidak jelas dan lagi lagi aku melihat gadis itu bertingkah genit kepada mas Astan.


Kenapa mas Astan tidak sadar sih? Atau sebenarnya dia sadar dan dia lebih suka gadis yang seksi yah?.


Belum lagi pasti pendidikan gadis itu sangat tinggi,kulitnya terlihat sangat terawat, berbeda dengan aku yang buluk ini penuh buriq dan juga kentang tingkat kelas kakap.


Mas Astan juga seolah olah tak melihatku yang sedari tadi berdiri disini.


Aku melihat tubuh mereka sangat dekat sekali, wahh sudah keterlaluan sekali gadis itu, tidak tau apa kalau ada istrinya disini?.


Aku datang ketengah mereka berdua "Hmm mas Astan duduk dulu, nanti kakinya malah sakit lagi," Ucapku entah datang dari mana keberanian itu memanggil mas Astan dengan sebutan itu.


Ada apa dengan gadis bodoh ini?


Mas Astan sampai terlihat kaget karena aku panggil mas.


"Siapa dia?" Tanya gadis itu terlihat tidak suka.


Aku bingung harus menjawab apa sebenarnya, inginku berkata tepat di depan wajahnya kalau aku adalah istrinya.


"Embh,, saya,, saya." Aku tak tau harus berkata apa.


"Sudahlah,, jadi bagaimana? Niky tetap bersikeras tak mau melakukan pemotretan ini? " Tanya mas Astan mengabaikan ku.


Jahat sekali sih.


"Aku udah hubungi dia berkali kali, tapi dia tetap bersikeras ingin jalan jalan, ini karena kamu terlalu memanjakan gadis nakal itu tan, bagaimana sekarang?ken sudah ingin pergi dia ada urusan dan katanya tidak ada lain kali lagi," Tutur sekretaris mas Astan itu.


Enak sekali sepertinya kalau berbicara santai seperti itu dengan mas Astan.

__ADS_1


Aku lagi lagi melihat diriku yang tak pantas ini.


"Yasudah bawa saya menuju ken," Ucap mas Astan.


Aku melihat tangan gadis itu hendaklah meraih tangan mas Astan.


Namun dengan cepat aku meraih pinggang mas Astan "Biar saya saja, kita mau kemana? " Tanyaku.


Mas Astan lagi lagi melihat heran kepadaku dan gadis itu terlihat semakin tidak suka.


"Mari Astan." Gadis itu.


Aku menuntun mas Astan berjalan mengikuti gadis itu.


"Ada apa dengan mu bodoh?kenapa terlihat sedikit aneh? " Mas Astan.


Ada apa dengan diriku sebenarnya?aku juga tidak tau kenapa aku sangat kesal melihat mereka dekat begitu?.


"Inikan memang tugas saya tuan hehehe," Bisik ku kepada mas astan.


Kami tiba disebuah ruangan yang didalamnya terdapat sofa dan juga beberapa perabot mewah lainnya.


Saat masuk mataku terbelalak kaget sekali dengan apa yang aku lihat itu.


Apa aku sedang bermimpi?tolong katakan kalau ini bukan mimpi kan?.


Bagaimana dia bisa ada disini?jujur aku merindukan dia,hanya dia yang bisa menerima aku saat di sekolah dulu.


Dia adalah orang baik dan juga sangat perhatian.


Dia juga terlihat kaget melihatku hingga ia berdiri.


Perlahan tanganku terlepas dari tubuh mas Astan dan aku langsung berlari Memeluknya.


Dia juga membalas pelukanku dengan erat.


"Mas Ken? " Tanyaku dipelukannya.


Aku dapat merasakan ia menganggukkan kepalanya "Mina," Tutur mas Ken.


Ini seperti mimpi bertemu dengan mas Ken.


...//bersambung//...


...🔷🔷🔷🔷...


Ken siapa yah?


Ada koran baru lagi gaes😅


🔷🔷jangan lupa vote and komen yah gaes🔷🔷


♦♦jangan lupa follow author yah wan kawan♦♦


Laffyouall buanyak buanyakk ❤

__ADS_1


__ADS_2