
❄selamat membaca❄
Saat aku hendak membuka mata kulihat dengan samarinda mina yang terus saja menatap wajahku hingga aku mengurungkan diri untuk bangun dan berpura-pura seolah aku masih tertidur lelap dalam pandangan nya.
Ia memegang pipiku dengan lembut dan mendekat kearah telinga ku"Aku mencintaimu mas. "Ia berbisik tepat ditelinga ku membuat ku langsung turn on. Waduhh mina pagi-pagi sudah membangun kan sesuatu yang tak seharusnya bangun.
Aku masih saja stay dengan akting seolah masih tertidur lelap. Melihat apa lagi tinggi tindakan mina saat aku sedang menutup mata dihadapan nya.
Perlahan ia eratkan pelukan nya dan tersenyum kearahku yang dapat kulihat dengan samar tanpa sepengetahuan dia. Ia juga beralih mencium keningku lama seolah ia adalah aku yang selalu melakukan itu padanya. Ternyata saat aku sedang tertidur ia baru mau melakukan aksinya seperti ini. Saat aku sedang sadar ia malah malu-malu seperti seorang Abg yg kasmaran.
Belum cukup sampai disitu ia juga mendekat kearah wajahku menciumi wajahku keseluruhan mulai dari dahi, mata, hidung juga bibirku terakhir. Aku tak akan tinggal diam saja kalau ini mah° ͜ʖ ͡ -.
Aku langsung menahan nya saat ingin melepaskan tautan bibir kami. Sudah kubilang saat bibirnya bersentuhan dengan bibirku akan susah untuk kulepas karena bibirnya adalah candu ku.
Ku tarik tubuhnya agar berada diatas tubuhku dan memperdalam ciuman kami mulai dari melu*mat dan menghisap semua kulakukan pada bibirnya itu. Benar-benar membangkitkan gairah ku saja dia pagi-pagi buta begini.
Aku melepaskan ciuman itu dengan satu jilatan dibibirnya yang merah menggodaku untuk terus mengulum nya tanpa henti hingga pagi besoknya datang lagi. Aku rela tak makan minum juga mandi asalkan ia mau melakukan itu bersamaku hingga pagi besok datang lagi hahahah.
"Kamu mau ngajak mas bercinta yah sepagi ini? Hmmm? "Ia terlihat heran dengan pertanyaan ku itu dan ia juga mencoba untuk bangkit dari atasku. Tidak semudah itu sayangkuh.
Kutahan erat pinggang nya itu hingga ia tak bisa bergerak sama sekali"Sejak tadi mas tau kamu sudah sentuh sentuh mas, sekarang bagaimana kalau giliran mas? " Kusentuh sekilas gundukan milik nya itu hingga ia langsung menabok tanganku.
Plak,
Aku meringis sedikit walaupun nyatanya tidak lah sakit hanya untuk menggoda mina saja.
__ADS_1
"Mas yah, pagi pagi udah mau mesum mesuman."ia terlihat merona saat aku terus saja tersenyum smirk padanya.
Aku tertawa tertahan"Mesumin istri sendiri siapa yang larang? Hmmm? "Aku mengecup bibirnya berkali-kali dan satu hisapan lembut dibibirnya untuk terakhir karena ia langsung membenamkan wajahnya didadaku sembari mengeratkan pelukan.
Aku tersenyum karena sifat malu-malu nya itu. Apa ia sudah mulai tenang yah? Apakah ia masih merasa dihantui rasa bersalah? Aku harap tidak.
"Makasih yah mas." Ia mengangkat wajahnya menghadap ke arah ku dan membuat aku bingung saat ia berterima kasih.
"Makasih udah buat aku yakin kalau semua itulah yang terbaik untuk ibu,Terima kasih sudah mau bersamaku hiks,, "Lagi-lagi air matanya jatuh dihadapan ku. Aku tetap rapuh saat melihat air matanya jatuh walau bukan karena ku.
Aku langsung bangkit dan memeluk mina dalam pangkuan ku dengan erat.
Ku elus punggung nya dengan lembut dalam dekapan ku seolah mengatakan kalau ia tidak sendirian sama sekali. Ada aku disini untuk nya ada aku tempat untuk ia mengadu segala keluh kesahnya. Karena aku adalah suaminya.
Dengan cepat aku menggeleng karena merasa ucapannya tidak benar"Awalnya mas sungguh hancur dan dipenuhi dengan amarah juga dendam hingga mas tak sadar membuat mu menderita selama ini,, maafkan mas sayang."kucium kening nya dengan lembut.
" Tapi semakin mas melakukan hal bodoh dengan menyiksamu bukannya lega mas malah semakin merasa sakit saat tau bahwa aku telah menjadi jahat dengan mengatasnamakan kepergian dyva, mas salah sayang mas minta maaf."
Ia menggeleng dengan cepat.
"Aku tau bagaimana perasaan mas hiks,, aku tak pernah menyalahkan mas karena ingin melampiaskan kesedihan dengan cara seperti itu, setiap manusia punya caranya sendiri saat menanggapi segala keadaan,aku anggap itu semua adalah kisah dan jalan yang harus kita lalui untuk sampai ketitik ini mas."
"Mas janji akan membuatmu lupa dengan semua itu dan hanya mengingat kebahagiaan saja."aku mengelus pelan surai hitamnya itu.
Dan buru-buru ia bangkit dari pangkuanmu dengan menghapus air matanya dengan cepat saat mendengar suara tangisan alfa.
__ADS_1
"Iya sayang mamah datang."ia mengangkat tubuh alfa yang mungil itu dari keranjang bayi nya.
"Biar mas aja sayang yang mandiin alfa kamu masak aja."awalnya ia terlihat ragu dan merasa tidak enak namun setelah itu ia langsung memberikan alfa padaku.
"Jangan lupa yah mas nanti alfa dikasih telon biar ngk masuk angin."
"Iya sayang."aku pun mulai memasuki kamar mandi dengan alfa yang saat ini ingin ku mandikan itu.
Ia terlihat sangat kaget saat air hangat itu menerpa kulit tipisnya hingga ia hampir saja menangis walau tidak jadi.
" Waduhh jagoan papah ngk nangis yah pas kena air? Hebat sekali yah. "Aku tersenyum saat kulihat alfa yang masih saja tenang saat aku memandikan nya.
" Abang kalau udah gede mau jadi apa yah? Mau jadi apapun papah pasti dukung jagoan papah ini tapi misi utama untuk jagoan adalah terus jaga mamah yah. Kita sama-sama jagain mamah karena mamah itu orang nya lemah dan cengeng heheheh. "Kulihat alfa ikut tersenyum saat melihat aku tertawa saat mengingat cengeng nya minat selama ini. Ini itu menangis, apalagi saat terharu ia akan langsung menangis.
" Tapi, selemah apapun mamah tetap saja ia adalah wanita terkuat di dunia ini bagi papah. Jadi jagoan papah kalau udah gede jangan nakal yah sama mamah biar mamah ngk sakit hati. "Aku telah selesai memakaikan alfa baju.
" Astaga hampir lupa. "Buru-buru kubuka tutup dari minyak telon itu lalu mengoleskan ke perut alfa juga punggung nya hingga ia sedikit terganggu.
" Cuma ngolesin minyak doang sayang. Abis itu kita nunggu mamah selesai masak yah bang. "Aku langsung mencoba mendiamkan alfa yang sedikit mewek itu. Alfa memang bukan termasuk anak yang nakal tapi ia suka rewel disaat yang tidak tepat.
Ia seperti sengaja melakukan itu. Bagaimana aku tidak curiga? Ia sering rewel disaat aku dan minat sedang melakukan kegiatan suami istri ia pasti rewel. Pernah udah mau intinya aja tinggal masuk doang biar gol tiba-tiba aja gagal gara-gara alfa nangis. Tapi tetap saja alfa adalah jagoan ku.
BERSAMBUNG...
jangan lupa yah like, komen dan vote❤.
__ADS_1