
Mirna memperhatikan Yuni yang sedang berbaring di atas karpet berbantalkan paha suaminya, yuni yang menyadari itu menoleh dan dengan sengaja memeluk pinggang suaminya erat.
"Cih,,"Mirna berdecih melihat kelakuan adiknya yang sengaja pamer kepadanya
"Kenapa iri ya"ucap Yuni sambil mencium perut pandu, sedang pandu terkekeh geli karna ulah istrinya itu.
"Apa yang harus aku irikan justru aku ingin tertawa melihatmu seperti itu"jawab Mirna
"Sudah ngaku saja seksi kamu pengen kan kayak aku juga yang manja manjaan"ucap Yuni
"Kamu memang tidak waras"jawab Mirna menggelengkan kepala, yuni yang melihat itu semakin berniat menjahili kakaknya karna ia tau Mirna akan sangat kesal melihat orang bemersaan di depannya.
"Sayang aku Cantikan" tanya yuni pada suaminya.
"Cantik"jawab pandu
"Sayang kamu cinta aku kan"tanya Yuni sengaja mengeraskan suaranya, baru pandu akan menjawab tapi di urungkan mendengar perkataan iparnya.
"Hehh,, kudanil apa kamu tidak malu pada ibu bapak dan yang lainya"ketus Mirna melihat adiknya itu.
"Mengapa harus malu mereka juga sudah masuk kamar tinggal William dan bang Aldi aja yang sedang main catur tuh"tunjuk Yuni "Bilang saja iri"lanjutnya lagi tertawa.
"Untuk apa aku iri melihat tingkah kalian yang menggelikan itu"ucap Mirna memalingkan muka memandang William yang sedang asik bermain catur. "William memang sangat tampan"batinya dalam hati tersenyum sendiri.
"Seksi Lo liatin William ya? ganteng ya? awas nanti naksir loh"ucap Yuni melihat arah pandang kakaknya.
"Siapa yang liatin William sih aku tuh liatin bang Aldi dia tuh makin tampan saja"ucap Mirna tersenyum agar tidak ketahuan berbohong.
"Iya ya bang Aldi makin tampan saja tidak seperti kamu makin tua saja"jawab Yuni tertawa cekikikan, Mirna yang kesal dengan adiknya itu mengambil rumput dan memasukannya kedalam mulut Yuni.
"Tuh makan tuh rumput biar kayak embek"ucap Mirna tertawa pandu hanya menggelengkan kepala melihat sifat jahil ipar dan istrinya itu karna sejak pertama menikah ia sudah tau ipar dan istrinya sangat suka saling menjahili.
"Eh mir Lo itu keterlaluan banget sih gimana kalo ketelen tadi"ucap Yuni kesal
"Biar saja biar makin kinclong tuh muka kusaman"jawab Mirna cekikikan.
"Enak saja kusam aku rajin perawatan tau"ucap Yuni tak terima.
"Oh ya,, tapi kayaknya kamu kuseman deh sekarang awas nanti pandu selingkuhloh kalau kamu jelek"ucap Mirna tertawa dan meninggalkan Yuni yang panik.
"Yang aku kuseman ya"tanya Yuni pada suaminya.
"Gak kok sayang mbak Mirna paling cuman becanda"jawab pandu menenangkan istrinya,sedang Mirna hanya cekikian karna berhasil menggoda adiknya itu.
"Bang aku duluan ya udah ngantuk"ucap Mirna pamit.
"Kok cepet mir baru jam sepuluh"jawab Aldi
"Aku kan juga harus jagain bintang bang" ucapnya dan baru akan bealu.
"Mir suruh Yuni tidur gak baik orang hamil begadang"ucap William tersenyum, Mirna yang mendengar itu berbalik memangil Yuni.
"Yun tidur gih gak baik bagi orang hamil begadang" ucap Mirna pada adiknya.
"Cieee yang perhatian"jawab yuni
"Apa kamu bahagia di perhatikan kakak secantik aku"ucap Mirna percaya diri.
"Bahagia dong"jawab Yuni dan mereka bertiga tertawa cekikikan.
"Bang, Will gue tidur duluan soalnya dingin mau anget anget dulu" pamit padu menggoda sepupunya.
__ADS_1
"Pelan pelan pandu inget istri lagi bunting"pesan William yang di jawab kekehan pandu. LoMirna dan yang lainya hanya geleng geleng kepala mendengar perkataan pandu dan William.
Dalam kamar Mirna memeriksa hpnya ada lima pesan masuk dan tiga pangilan tak terjawab dari rudi, tiga pesan dari Rudi dan dua dari Irpan Mirna memeriksa pesan masuk dari Irpan terlebih dahulu.
๐Irpan
Kamu lagi apa
Sibuk ya kok gak bales
๐my
Maaf kaq baru sempat pegang hp soalnya tadi ada acara kluarga hpnya ketingal di kamar.
Lalu ia beralih melihat pesan dari Rudi
๐mas Rudi
Mir kamu apa kabar, maaf baru bisa nanya kabar soalnya sibuk ngurus kerjaan
Mir aku rindu kamu
Mir aku ingin kita kayak dulu lagi, aku mohon kasih aku satu kesempatan.
Mirna yang melihat pesan dan pangilan dari Rudi sengaja tidak membalas pesannya karna ia merasa takut terjebak pada laki laki yang sama apalagi sekarang sudah ada William dan dia akan coba melupakan Rudi dan membuka hati untuk William meski saat ini ia masih belum bisa melupakan Rudi sepenuhnya.
"Maafkan aku mas, aku terlalu takut kamu menyakitiku lagi"batinya sedih baru ia akan menaruh hpnya terlihat William mengiriminya pesan, ia tersenyum membaca pesan dari kekasihnya itu.
๐ William
Mir apa kamu sudah merindukanku
๐my
๐William
Tega sekali padahal aku sangat merindukanmu
๐ my
Mana mungkin aku merindukanmu kita baru saja bertemu
๐ William
mungkin saja buktinya aku, baru saja bertemu Sudah rindu
๐my
Benarkah manis sekali kata katamu
๐ William
Manisan mana sama bibirku?
๐ William
kau memang tuan mesum
๐ William
Aku tidak pernah mesum tapi aku mencintaimu
__ADS_1
๐my
Benarkah aku tidak percaya
๐ William
kalau begitu belahlah dadaku
๐my
Hahaha kau alay sekali
๐ William
Biar saja๐, apa kau belum mau tidur
๐my
Jika pacarku mengizinkanku tidur maka aku akan tidur
๐ William
Tidurlah selamat malam๐, kirimi aku kecupanmu
๐my
Muachhh๐
Mirna menaruh hpnya di atas meja dan tersenyum sendiri empat bulan ia hanya di buat kesal oleh William dan sekarang mereka malah menjalin hubungan.
Sedang William tersenyum sendiri melihat hpnya.
"Apa dari kekasihmu"tanya Aldi
"Iya, apa kau punya kekasih"tanyanya balik pada Aldi
"Aku tidak pacaran"jawab Aldi
"kenapa"tanyanya lagi
"Aku ingin lansung menikah saja"jawab Aldi
"Apa sudah ada calonnya"tanyanya
"Ada dia kuliah di universitas yang sama denganku"jawab Aldi malu malu.
"Wah beruntungnya, jadi sering bertemu" ucapnya
"Tidak dia beda jurusan denganku"jawab Aldi
"Tidak apa apa wanita itu pasti sangat beruntung mendapatkanmu"ucapnya tersenyum.
"Justru aku yang beruntung mendapatkan gadis Soleha sepertinya"jawab Aldi tersenyum dan mengajak William masuk ke dalam kamar.
Pagi pagi setelah selesai sarapan William Yuni dan pandu pamit karna mereka akan segera berangkat bekerja sedang Yuni akan berangkat kuliah.
Mirna saat ini sedang menemani bintang bermain mobil mobilan di karpet , tiba tiba Suryo datang menghampirinya.
"Mir ada yang mau Abang omongin" ucap Suryo
"Eh iya bang sebentar tunggu bang Aldi dulu dia lagi ambil minum sebentar"jawab Mirna, dan terlihat Aldi kembali dari dapur membawa jus jambu.
__ADS_1
"Bang aku sama bang Suryo mau ke belakang bentar titip bintang"ucapnya pada kakaknya Aldi.
"Iya mir biar bintang sama Abang"jawab Aldi tersenyum, Mirna dan suryopun berlalu meninggalkan Aldi yang menemani bintang bermain.