Tak Sampai

Tak Sampai
Ke Amerika


__ADS_3

Mirna terdiam mendengar pertanyaan kakaknya ia sedang berfikir alasan apa yang akan ia gunakan untuk meyakinkan kakanya itu.


"Oh ini bang habis denger curhatan April, Abang ingetkan temen sekolah aku yang itu lohh yang dulu suka kesini" jawab Mirna meyakinkan.


"Mmm ya udah Abang mau masuk dulu"ucap aldi berlalu di ikuti bapak dan ibu, Mirna yang melihat itu mengalihkan pandangannya pada Yuni yang hanya cengengesan di depan pintu.


"Apa kau gila berpenampilan seperti ini"ucap Mirna tak habis pikir dengan adiknya itu.


"Kenapa ini keren"jawab Yuni berlalu masuk di ikuti Mirna dari belakang.


"Keren matamu, aku kira setan tadi"ucap Mirna ketus.


"Akukan hanya menggunakan daster putih niatnya mau dandan kayak hantu buat nakutin Abang caaem tapi salah sasaran belum juga dandan"jawab Yuni mengambil bedak.


"Kau ini tak punya kerjaan sekali menakuti orang lain"ucap Mirna mengambil bedaknya dan menyimpannya. "sudah sana kembali kekamarmu dan ganti bajumu udah mau malam"ucap Mirna mendorong Yuni keluar dari kamarnya.


"Eh mir elo pelit banget sih cuman pinjem bedak doang lagian juga elo itu makasi sama gue karna udah nidurin bintang"jawab yuni tidak terima.


"Oh makasi Kunti karna udah nidurin bintang.PUAS"ucap Mirna sebelum menutup pintu. Yuni yang mendrngar itu ingin protes akan tetapi pintu lebih dulu di tutup dan di kunci Mirna dari dalam.


"Menyebalkan" teriak Yuni dan berlalu memasuki kamarnya sedang Mirna hanya menggelengkan kepala dengan tingkah adiknya itu.


Di ambilnya hp yang berada dalam tasnya dibukanya dan ternyata ada begitu banyak pesan dari Rudi dan Irpan. Di bukanya pesan dari Rudi sedang pesan dari Irpan sengaja ia abaikan karna terlalu lelah dengan kejadian hari ini.


💌Mas Rudi


Mir kamu lagi apa


Mir aku pengen ngomong sesuatu


Kamu lagi sibuk ya


Aku telpon kok gak di angkat


Mir ada yang pengen aku omongin


Ya udah kalo kamu sibuk nanti kasih kabar kalok udah gak sibuk


💌my

__ADS_1


Mas maaf aku tadi banyak urusan, kamu mau ngomong apa


💌Mas Rudi


Gimana kalok besok kita ketemuan di kafe


💌my


Baiklah besok aku kesana


💌Mas Rudi


Ya udah salam sayang buat kamu sama bintang


Setelah membaca pesan dari Rudi Mirna menaruh hpnya di meja, membuka pakaiannya dan berlalu kekamar mandi.


Di meja makan terlihat semua sedang berkumpul untuk makan malam Mirna keluar mengendong bintang yang sudah terbangun.


"Mir taruh bintang di rodanya saja biar nanti setelah kamu selesai makan kamu bisa lasung kasih dia buburnya"ucap ibu


"Iya Bu bintang juga baru selesai aku susui jadi dia mungkin masih kenyang"jawab Mirna menaruh bintang di rodanya biar tidak kemana mana dan dia bisa ikut bergabung makan malam.


"Ya ampun mir lo itu dendem banget ya sampe batuk aja ngadep gue"ucap Yuni kesal menghapus air yang mengenai mukanya.


"Maaf maaf gak sengaja"jawab Mirna merasa bersalah. "William mau ke Amerika"tanyanya


"Ia gak tau kenapa tadi siang dia tiba tiba minta pandu ngurus keberangkatannya ke Amerika"jawab Yuni menaruh tisu di atas meja.


"Apa saat aku tidur William ngubungin pandu"batin Mirna . "Tapi kenapa dia mau pergi apa karna aku"batinya lagi.


"Sayang kamu belum jawab William kenapa ke Amerika"tanya Yuni menatap suaminya.


"Katanya lebih nyaman kerja di rumah sakit sana"jawab pandu


"Mmm aku kira selama ini William nyaman nyaman saja di sini"ucap yuni


"Padahal Abang baru ketemu sekali sama dia tapi udah mau pergi aja "ucap aldi


"William baik dan sopan ibu pasti merasa kehilangan"ucap ibu yang di benarkan oleh bapak sedang Mirna hanya melamun memikirkan penyebab William kembali ke Amerika.

__ADS_1


"Nak pandu kapan William akan brangkat"tanya ibu


"Besok pagi jam 7 udah brangkat ke bandara di antar tante Lusi Bu"jawab pandu


"Lusi,,jadi William anaknya Lusi"tanya ibu


"Iya Bu" jawab pandu . "kata mama kalian bertiga dulu sahabatan"tanyanya memandang ibu


"Iya dulu ibu dan mamamu sahabatan bahkan Bapak juga dulu sahabatan sama papamu"bukan ibu tapi bapak yang menjawab. "papa dan mamamu orang baik dia tidak pernah memandang rendah kami"lanjutnya tersenyum.


"Mir lo kok melamun sih nyesel ya karna semasa William di sini Lo selalu jutekin dia"ucap Yuni melihat Mirna hanya melamun


"Enak aja"jawab Mirna berlalu mengambil bubur dan menyuapi bintang.


"Aneh"ucap Yuni berdiri mengajak pandu ke ruang tv karna malam ini mereka akan menginap di ikuti ibu bapak dan Aldi menuju ruang tv. sedang Mirna terus menyuapi bintang.


Di tempat lain William dan orang tuanya baru menyelesaikan makan malam.


"Will kamu beneran mau balik ke Amerika, katanya kamu betah di sini kok tiba tiba mau kesana lagi"tanya mamanya sedang papanya hanya diam mendengarkan.


"Ma aku kangen aja suasana di sana, nati aku kalok udah bosen paling ke sini lagi atau kejakarta kerumahnya Eyang"jawab William


"Ya sudah terserah kamu saja, kamu jaga diri di sana Inget jangan ngikutin gaya hidup bebas di sana"ucap papa menengahi, karna ia tau istrinya akan melarang putra satu satunya itu pergi.


"Mama bakalan kesepian lagi disini"jawab mamanya sedih.


"Ma aku juga pasti akan pulang nanti, dan pa aku akan tinggal di apartemen saja"ucap William


"Loh kenapa gak sama om Arnold dan Tante sardevi saja"jawab papanya


"Pa aku gak suka om Arnold menjodohkan aku dengan Meta keponakannya Tante sardevi"ucap William


"Mama juga setuju mama gak begitu menyukai Meta dia terlihat angkuh dan sombong terlalu membangga banggakan kesuksesannya sebagai model sama seperti mantanmu itu Angle"jawab mamanya setuju, William yang mendengar nama Angle di sebut hanya terdiam tak menanggapi.


"Ya sudah terserah kamu saja, Inget di sana kamu kerja yang rajin buktikan sama papa kalo kamu bisa membuat rumah sakit kita di sana semakin maju. Apalagi kamu tau usia papa semakin menua papa ingin kelak kamu juga bisa membagi waktu untuk belajar berbisnis menggantikan papa"ucap papanya


"Pa ayolah papa masih terlihat muda dan gagah, kenapa tidak membuat anak lagi saja biar bisa menggantikan papa dalam berbisnis"jawab William bergurau.


"Hahaha papa mau saja tapi tergantung mama" ucap papa mengedipkan mata yang di jawab pelototan oleh mamanya. Karna ia tau istrinya tidak bisa hamil lagi di karnakan pernah keguguran 20 tahun yang lalu saat mengalami kecelakaan dan rahimnya di angkat.

__ADS_1


__ADS_2