Tak Sampai

Tak Sampai
Apertemen Aldi


__ADS_3

"Dek bangun"Aldi mengguncang pundak adiknya pelan.


"Eh bang udah sampai"tanya Mirna mengeratkan gendongan bintang.


"Udah sampai di Jakarta, kita turun dulu yuk makan"ajak Aldi kepada adiknya.


"Iya bang"jawab Mirna, kemudian turun mengikuti kakanya.


"Apertemen Abang masih jauh apa gimana"tanya Mirna, maklum semenjak perceraiannya dan Rudi dia tidak pernah lagi ke Jakarta mengunjungi kakaknya karna terlalu sibuk menata hati yang terlanjur patah. dulu kakanya Aldi tinggal di kontrakan, orang tuanya bukan tak mampu menyewa apertemen untuk di tempati putranya. terlebih Aldi termasuk anak yang tak pernah menyusahkan karna sejak kecil ia memiliki kecerdasan di atas rata rata, tapi Aldi menolak dengan alasan ingin mandiri dan terbukti setelah toko bajunya terbilang cukup sukses Aldi mampu membeli apertemen dengan hasil kerja kerasnya sendiri tanpa menyusahkan orang tuanya.


"Lagi bentar nyampai kok dek"jawab Aldi. "Sini bintang sama Abang aja kamu duduk aja di sana"ucap Aldi ingin mengambil bintang dari gendongan Mirna.


"Gak usah bang biar aku saja, kan udah biasa juga aku makan sambil gendong bintang"tolak Mirna, dan tak lama pelayan datang membawa menu makanan.


"Kamu mau pesan apa"tanya Aldi


"Samain sama Abang aja"jawab Mirna.


Setelah itu pelayan berlalu membawa buku menu, Mirna sesekali melihat sekeliling restoran hingga matanya tertuju pada sosok pria yang tak asing baginya. "Kak Irpan, itu kak Irpan kan"batin Mirna melihat laki laki yang sedang duduk bersama tiga orang pria. "Mungkin lagi makan siang dengan kolega bisnisnya"batinya lagi.


"Liatin siapa mir"tanya Aldi mengikuti arah pandang Mirna. "Itu Irpan kan ya, temenya Rudi?"tanya Aldi


"Iya bang, mau aku sapa tapi gak enak sama kolega bisnisnya"jawab Mirna mengalihkan pandangannya ke pada kakaknya.


"Biarin ajalah mir"ucap Aldi dan tak lama pesanan merekapun datang.

__ADS_1


"Udah makan aja makananmu mir, gak usah dilihatin terus kayak orang naksir aja"tegur Aldi yang melihat adiknya belum memakan makanannya.


"Iya bang naksir apan sih"jawab Mirna dan lasung memakan makanannya.


*


Setelah kluar dari lift Mirna mengikuti abangnya menuju apertemen sesekali matanya melihat kanan kiri.


"Lihatin apa mir"tanya Aldi


"Lihatin pintu apertemen orang bang"cengir Mirna, sedang Aldi geleng geleng kepala adiknya itu masih saja suka lihat kanan lihat kiri ketika sedang berjalan dan kebiasaannya kambuh lagi suka kepoin orang.


"Yaelah bang siapa tau ada orang pacaran di luar akukan penasaran"lanjut Mirna


"Kamu ini, udah ayok masuk"ajak Aldi mengajak adiknya masuk setelah menekan password.


"Kalau haus langsung aja ambil minum di dapur"perintah Aldi yang melihat adiknya.


"Ok"jawab Mirna masih mengelilingi ruangan apertemen kakanya.


"Bang apertem Abang bagus aku suka"ucap Mirna duduk setelah lelah berkeliling, sedang Aldi sudah merebahkan diri di sofa.


"mmm"Jawab Aldi


"Uang Abang banyak ya bisa beli apertemen juga"ucap Mirna

__ADS_1


"mmm"jawab Aldi


"Ihhh Abang ini mmm, mmm aja dari tadi jawab kek yang bener"kesal Mirna.


"Adik Abang udah mulai cerewet lagi"ucap Aldi bangun dari rebahannya.


"Ihh Abang aku ngomong lain Abang ngomong lain"jawab Mirna cemberut.


"Abang kan kerja ada penghasilan jadi dari pada kos ribut mending apertemen kamu kan tau Abang gak suka terlalu berisik gak konsen belajar"jawab Aldi.


"Kenapa gak beli rumah aja bang"tanya Mirna.


"Abang kan cuman sendiri di sini, ibu sama bapak jarang berkunjung kamu sama Yuni juga jarang makannya Abang pilih tinggal di apertemen biar gampang bersihinnya gak ribet juga"jawab Aldi yang di jawab anggukan kepala oleh Mirna.


"Udah sana taruh bintang di kamar, biar Abang tunjukin kamar kamu."perintah Aldi sedang Mirna mengikuti dari belakang.


"Abang harap kamu nyaman tinggal di sini mir, kamarnya emang gak terlalu luas tapi tenang aja ini nyaman kok."ucap Aldi setelah membuka pintu.


"Abang tenang aja aku suka kok kamarnya bersih dan wangi Abang emang terbaik"jawab Mirna.


"Ya udah Abang keluar ya, atau mau Abang bantuin masukin baju ke lemari"tanya Aldi


"Udah Abang istirahat aja nanti biar bajunya aku yang masukin"jawab Mirna seraya membaringkan bintang yang dari tadi tertidur di gendongannya.


"Ya udah kamu juga istirahat nanti buat makan malamnya kita pesen aja"ucap Aldi mengusap kepala adiknya sayang.

__ADS_1


"Siap bos"jawab Mirna kemudian Aldi berlalu dan menutup pintu kamar adiknya.


"Huhh, melelahkan"ucapnya dan ikut berbaring di samping bintang anaknya. ia memiringkan badannya menghadap bintang, kemudian ia elus sayang kepalanya. "Mimpi indah sayang"ucapnya dan kemudian ikut terlelap.


__ADS_2