
•
•
•
•
•
Selamat membaca!📖
Di apartemen Cinta sibuk di make over oleh tim tata riasnya, dia hanya bisa diam menuruti apa yang mereka lakukan pada wajah cantiknya.
"Mbak, nanti dari kampus saya mau izin untuk ketemu orang sebentar." ucap Cinta.
Gak bisa Cinta, setelah dari kampus kita akan langsung ke Kota B. Kamu tahu sendiri acara kamu disini sampai sore. Gak mungkin kita tunda perjalanan kita kesana, sedangkan besok jadwal pemotretannya." jelas Tiara.
"Huft... kenapa aku gak ada waktu sebentar buat ketemu adikku sendiri, Dek kamu bersabar yaa setelah kakak balik dari kota B, kakak akan segera temui kamu." Batin Cinta.
"Baiklah mbak, tapi disana cuman tiga hari gak lebih kan?" tanya Cinta menatap Tiara.
"Semua itu tergantung kamunya, jadi fokuslah pada pemotretan jangan ke kantor." jawab Tiara.
"Mbak benar... kantor." kata Cinta.
"Benar apanya?" tanya Tiara
"Cinta belum meresmikan Kantor pusat." jawab Tiara.
"Tunda dulu. Gak mungkin kita membatalkan pemotretan yang akan dilangsungkan besok." jelas Tiara
"Iya mbak, saya akan menyuruh mereka menundanya sampai saya balik nanti." ucap Cinta.
"Itu lebih baik. Ayo sekarang kita berangkat." kata Tiara
•
•
•
*****
Di Universitas Negeri Jakarta, banyak orang berkerumunan dari kalangan pengusaha, mahasiswa kampus dan para fans.
Di Kampus bisa dikatakan tempat penampungan seluruh manusia se-Indonesia, saking banyaknya membuat mereka saling dorong mendorong satu sama lain.
Mereka semua tidak sabar ingin bertemu Cinta,
terutama para fans nya, mereka datang dengan membawa kado yang akan mereka berikan pada idolanya.
"Gak nyangkah ternyata sebanyak ini fans nya." kata Dimas.
"Kamu benar, sampai kampus kita ini penuh dengan pengemarnya, mana mereka datang bawa kado lagi." timpah Radit pada ucapan Dimas.
"Kamu benar." ucap Dimas.
"Kenan, Rafa, coba kalian perhati'in poster yang dipengang mereka itu." tunjuk Radit pada orang yang memengang spanduk foto Cinta.
"Kenapa emangnya?" tanya Kenan.
"Kamu pikir deh, coba kalau itu sepupu kalian Cinta, saya jamin kalian akan jadi orang yang beruntung di dunia ini, apalagi sekilas mukanya mirip sama Cinta." ucap Radit.
"Kamu benar, seandainya Cinta gak pergi ninggalin kita, dia bakal jadi artis, meski tak seterkenal ini, setidaknya dia banyak penggemarnya." lirih Rafa.
__________
__ADS_1
"Hay semua." sapa Inces.
"Sudah lama disini?" tanya Bunga.
"Seperti yang dilihat." jawab Dimas.
"Gitu amat jawabnya, sariawan kamu Dim?" tanya Bunga.
"Enggak." singkat Dimas.
"Aneh kamu Dimas, ditanyain baik-baik, jawabnya gitu amat, kayak cewek lagi PMS saja." kata Bunga.
"Hahaha... ahahah... baru tahu kalau Dimas PMS." tertawa Radit.
"Emang benar Dimas lagi PMS? bukanya itu terjadi pada perempuan saja." binggung Bunga.
•
•
•
*****
Pesawat yang dinaiki Cinta sebentar lagi akan tiba di Indonesia. Cinta bahagia setelah sekian lama akhirnya dia bisa kembali ketanah air nya.
Bahagia Cinta tidak bisa diukur, sepanjang perjalanan dia terus tersenyum, dia tidak sabar ingin bertemu adik kesayangannya.
"Selamat datang Indonesia, selamat datang kehidupan baruku." Batin Cinta.
"Cinta, kita akan segera tiba, mending sekarang kamu ganti pakaian sebelum kita ke kampus nanti." kata Tiara.
"Baik mbak." jawab Cinta.
Cinta segera masuk keruangan yang dia sediakan pada pesawat pribadinya, setelah selesei dia langsung menancapkan makeup pada wajahnya. Selama lima tahun berada di Korea, Cinta mulai membiasakan diri untuk makeup hingga sekarang ini.
"Sempurna." tatap Cinta pada pantulan wajahnya dicermin.
"Kamu terlihat sangat cantik, mbak gak nyangkah kamu pandai makeup juga." puji Tiara menatap Cinta.
"Makasih Mbak, saya gak pandai makeup, mbak saja yang berlebihan pujinya." ucap Cinta.
"Terserah kamu saja, tapi mbak jujur gak bohong, kamu cantik sekali hari ini." jujur Tiara.
"Mbak bisa aja, makasih nih pujiannya, mbak juga gak kalah cantik kok." ucap Cinta.
•
***
Dikampus semua orang semakin semangat setelah mendengar pengumuman dari pihak kampus Bahwa Cinta Permata Aqila telah tiba di Indonesia sekarang telah menuju kesini.
"Gak sabar ketemu idolaku." semangat Laura.
"Sama saya juga, rasanya seperti mimpi dia datang ke Indonesia ke kampus kita. Dan kita semua bisa ketemu dia secara langsung." kata Inces antusias.
"Kamu benar, secara dia artis terkenal dan pengusaha sukses di dunia." timpah Bunga pada ucapan Inces.
"Kalian benar, untuk itu kita jangan menyiakan kesempatan yang ada didepan mata." sambung Melati.
"Apa yang terjadi disana?" tanya Inces.
"Kamu gak lihat didepan polisi lagi ngatur jalan." jawab Dimas.
"Berarti Dia sudah tiba." senang Inces.
"Iya dia sudah tiba, tapi kejembak didalam mobil karena mereka." tunjuk Dimas pada tumpukan manusia yang berkerumunan di mobil Cinta.
__ADS_1
Mobil Cinta dan rombongannya telah tiba dikampus dengan puluhan bodygard suruhannya dan pengawal dari pihak berwajib.
Cinta dibuat pusing dengan banyaknya orang berkerumunan di mobilnya, bagaimana dia bisa keluar kalau pintu mobilnya dihalang mereka dengan secara tak langsung Cinta kini terjebak didalam.
"Mbak kenapa bisa serame ini?" Cinta memengang kepalanya yang pusing.
"Mbak juga tidak tahu, tapi mbak rasa ini karena pemberitaan yang beredar di media beberapa hari yang lalu." jelas Tiara.
"Sekarang apa yang harus kita lakukan mbak, tidak mungkin kita berdiam diri disini. Mbak bisa lihat sendiri polisi dan bodygard saja kewalahan mengurus mereka?" tunjuk Cinta.
"Kamu benar Cinta, mbak gak berpikir jika ini akan terjadi disini. Mbak kira dengan adanya pihak berwajib semuanya akan aman." jelas Tiara.
"Sekarang kita harus gimana mbak?" tanya Cinta lesuh.
"Kita gak bisa berbuat banyak, selain duduk menunggu semuanya aman terkendali." kata Tiara.
•
***
"Kamu kenapa Ra? saya perhati'in kamu kayak mau nangis lihat idola kita kejebak didalam?" tanya Melati.
"Ada apa Ra? apa kamu gak sedih?" tanya Kenan.
"Laura gak tahu kenapa. Tapi rasanya Laura Pengen nangis aja. Seperti Laura bisa rasain kalau dia didalam lagi tersiksa." jelas Laura.
"Kenapa kamu bisa seyakin itu?" tanya Kenan.
"Laura sendiri gak tahu, tapi ini seperti ikatan batin seorang adik ke kakak." ucap Laura.
"Tapi dia bukan Cinta. Apa karena dia mirip Cinta? jadi kamu merasakan perasaan ini." kata Kenan.
"Laura gak tahu Abang. Bisa jadi begitu." ucap Laura.
• Satu jam kemudian •
"Mbak ini gimana sudah sejam loh, tapi polisi belum bisa atasi ini." Lemah Cinta.
"Mbak juga gak tahu kenapa polisinya gak bisa atasi ini, kamu sabar Cinta." khawatir Tiara pada kondisi Cinta yang mulai lemah.
Tiara makin panik dengan kondisi Cinta jika makin lama disini kondisinya akan makin parah, itu akan buruk bagi kesehatannya, apalagi Cinta belum dapat donor ginjal yang cocok buat dirinya.
📞: "Hallo pak." ucap Tiara lewat sambungan telpon.
📞:__________
📞: "Pak saya harap bapak dan semua tim yang bekerja disini bisa segera bertindak, artis kami Cinta sekarang kondisinya sedang drop, jika terus begini bisa dipastikan akan makin parah." jelas Tiara.
•. •. •. •. •.
Setelah sambungan telpon terputus. Pihak kampus langsung bertindak mereka tidak ingin tamu mereka kenapa-kenapa, apalagi saat mendengar jika Cinta memiliki penyakit.
Lima menit kemudian pihak kampus mengabarin jika Cinta Permata Aqila sedang drop didalam mobil. Mohon beri jalan buat Cinta.
Mendengar pengumuman, semua fans Cinta panik, akhirnya mereka mundur perlahan dari mobil Cinta, untuk memberi ruang agar Cinta bisa lewat.
×
×
×
×
×
BERSAMBUNG...
__ADS_1
...Jangan lupa tinggalkan jejakmu❤️...