Takdir Hidup Cinta

Takdir Hidup Cinta
Bᴀʙ 58: Penawaran Servis Terbaik.


__ADS_3

🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻





✨🌹💕🌹✨


Saat Iqbal ingin melakukan ritual bukit lembah, ketukan sekali lagi menggangu nya.


Tok...


Tok...


Tok...


"Sial siapa sih? kenapa sangat menggangu! apa mereka tidak tau kita sedang apa." Umpat Iqbal kesal.


"Sudah Al sekarang kamu buka saja dari pada semakin menggangu." Saran Cinta sengaja ingin terbebas dari Iqbal bukan ia menolak perjalanan ke bukit lembah, tapi saat ini badan nya sudah sangat remuk karena permainan di kamar mandi tadi.


"Iya baby, aku akan memberi pelajaran kepada mereka yang sudah berani menggangu aktivitas kita." Kesal Iqbal bangun dari kasur memakai celana bocxer dan baju kaos.


Iqbal membuka pintu dan melihat siapa sejak tadi mengetuk pintu tanpa henti sudah menggangu kesenangan nya.


"Sedang apa kalian di sini nganggu saja, apa kalian tidak tau sudah menganggu aktivitas kami." Kesal Iqbal mengetahui siapa dalang peneror aktivitas lembah mereka.


"Nganggu apaan bego! kita kesini mau ajak lho dan Cinta ke bawah, anak-anak sudah pada tungguin kalian belum turun juga sejak tadi." Balik Rafa membalas kekesalan Iqbal.


"Ooo. Kenapa harus tungguin, kan bisa lanjutin saja tanpa kita." Kata Iqbal memandang Rafa dan Radit di depan nya.


"Tidak bisa emang kalian sedang apa sih kayak sibuk saja, perasaan di kamar saja, apa lho dan Cinta sedang...." Tebak Radit mengantungkan ucapannya.


"Benar. Kita sedang melakukan itu, emang kenapa sah-sah saja kita sudah menikah. Emang kalian belum menikah." Ejek Iqbal membuat kedua sahabat nya saling pandang kesal dengan ejekan Iqbal sombong.


"Yaielah gak usah sombong juga Al. Kita juga pasti nikah bukan sekarang juga, emang kita eloh gak sabaran." Balik ejek Radit pada Iqbal.


"Terserah. Gak ada yang mau di sampaikan lagi, kan?" Tanya Iqbal menautkan alis nya memandang kedua sahabat nya.


"Tidak." Serentak Rafa fan Radit.

__ADS_1


Cinta dapat mendengar ucapan Rafa dan Radit barusan, Ia bangun menutupi tubuh polos nya dengan selimut menuju kamar mandi.


Setelah menggunakan pakaian rapi Cinta segera keluar menghampiri suami dan kedua sahabatnya.


"Ada apa ini?" Tanya Cinta tiba di dekat mereka.


"Baby sedang apa kamu di sini, kenapa sudah rapi begini?" Pandang Iqbal melihat Cinta sudah memakai pakaian sebelum nya Cinta tidak mengenakan sehelai benang.


Rafa dan Radit saling lempar pandang mendengar perkataan Iqbal dengan menahan tawa. Ekspresi Iqbal sangat lucu melihat kedatangan Cinta mendadak dari samping.


"Emang kenapa kalau aku di sini Al? aku mendengar suara perdebatan kalian jadi aku pikir sedang ada sesuatu yang di ributkan." Jelas Cinta seolah tidak tau apa yang terjadi dengan reaksi Iqbal yang kesal saat ini.


"Tapi baby kita belum selesei melakuk_"


Cinta langsung mencubit perut Iqbal asal ceplok kayak telur dadar tidak pernah berpikir kalau mau bicara. Ia malu jika mereka tau apa yang sedang di lakukan di dalam kamar.


Iqbal meringis kesakitan akibat cubitan Cinta yang kuat.


"Auwh, sakit baby kenapa di cubit sih?" Keluh Iqbal kesakitan memengang perut yang di cubit Cinta.


"Makanya punya mulut di jaga, jangan kayak ember bocor." Balas Cinta menatap kesal Iqbal.


Hampir saja Iqbal jujur jika tidak di cubit Cinta bisa malu ia dengan yang lain meski sekarang status nya sudah istri.


Cinta mendengar pernyataan Iqbal, mereka sudah tau menjadi malu bagaimana bisa suami nya ini ember.


"Kamu gak usah malu begitu Cinta kayak siapa saja, ingat aku sepupu kamu dan Radit sahabat kamu juga kakak dari sahabat baik kamu." Ujar Rafa melihat Cinta malu menunduk mendengar pernyataan Iqbal.


Berbeda dengan Iqbal yang belum sadar Cinta saat ini sedang malu, ia malah mengusir kedua sahabatnya agar bisa melanjutkan aktivitas lembah nya.


"Jika tidak ada yang ingin di bicarakan lagi silakan pergi." Usir Iqbal secara halus kepada kedua sahabat nya.


"Belagu lho Al." Umpat Rafa kesal telah di usir.


"Rese lho, kita doakan anak kalian sifat nya gak ikut lho kasihan nanti nasib nya." Ejek Radit.


"Tidak mungkin anak saya akan mewarisi sifat dan ketampanan orang tua nya. Jadi sekarang kalian pergi lah jangan kembali lagi." Usir Iqbal seperti sedang mengusir anak ayam." Hush, hush...."


"Sialan lho pikir kita anak ayam pakai hus, hush." Protes Rafa tidak terima perlakuan Iqbal.


"Al jangan begitu, bagaimana juga Rafa ipar kamu, dia sepupu aku berarti ipar kamu." Nasihat Cinta melihat kelakuan Iqbal kekanakan.

__ADS_1


"Tapi mereka sangat menganggu baby. Yah sudah biarkan saja mereka di sini kita masuk lanjutkan saja, jika mereka ingin melihat silakan, tapi jangan iri dan melakukan kepada wanita manapun sebelum menikah." Kata Iqbal mengajak masuk Cinta langsung di tepis kuat.


"Kenapa baby?" Bingung Iqbal dengan penolakan Cinta.


"Kita gabung dengan mereka di bawah." Jawab Cinta tanpa penjelasan panjang lebar.


"Kenapa? kita bel_"


Cinta segera membungkam mulut Iqbal dengan tangan nya agar ember Iqbal tak kemana-mana merusak telinga kedua sahabat nya.


Rafa dan Radit menahan tawa melihat sahabat nya tak berkutik.


"Rafa, Radit kalian turunlah nanti kita menyusul." Kata Cinta menyuruh mereka berdua duluan.


"Baby kenapa kita harus kebawah juga, kenapa tidak lanjutkan lagi." Frustasi Iqbal belum melepaskan hasrat nya.


"Ayolah Al jangan begini kasihan mereka yang sudah menunggu kita. Aku janji setelah ini akan memberikan kenikmatan servis terbaik untuk kamu." Bujuk Cinta dengan tawaran menarik, tidak mungkin di tolak Iqbal.


"Kamu janji yah servis terbaik kalau tidak besok seharian full kamu harus melayani ku 24 jam." Ancam Iqbal serius.


"Iya Aku janji Al. Yah sudah sekarang kamu mandi sana, aku siapin baju kamu." Kata Cinta dan Iqbal segera menuju kamar mandi membersihkan badan nya.


🌺🌿🌺


Dibawah semua sudah menunggu Iqbal dan Cinta sudah 30 Menit belum turun juga.


"Dimana mereka kenapa sampai sekarang belum turun juga?" Tanya Kenan melihat belum ada kemunculan sepupu dan juga sahabatnya.


"Pasti belum muncul lah, sekarang Cinta sedang membujuk Iqbal merajuk." Tawa Rafa mengejek Iqbal mengingat pertemuan tadi.


...BERSAMBUNG...


________________💞💞💞________________


🌟 Tertawa selagi itu membuat kamu bahagia, tapi ingatlah jangan membuat bahagia kamu menyakiti perasaan orang lain.🌟 By: Cinta Kusuma.


_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-


...Jangan lupa dukung karya ini dengan Like, comment, gift🌹 and vote....


...Bantuan jempol mu membantu author semangat menulis....

__ADS_1


...Tambahin favorite biar gak ketinggalan up terbarunya.📝📢...


__ADS_2