Takdir Hidup Cinta

Takdir Hidup Cinta
Bab 59: Laura Tidak Perawan Lagi?


__ADS_3

🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻





✨🌹💕🌹✨


"Hmmm, kayak nya senang bicara nama orang di belakang." Kata Iqbal baru tiba bersama Cinta di ruang keluarga.


Iqbal mendengar jelas ejekan Rafa mengatai diri nya tadi. Saat ingin membalas ejekan Rafa, Cinta menahan Iqbal untuk sabar.


Iqbal pun mengurungkan niat awalnya karena Cinta, kalau bukan sudah pasti akan ada lomba debat entah siapa pemenang nya.


"Kakak kenapa baru turun sekarang, padahal kita sudah tunggu sejak tadi lho." Merajuk Laura menatap sekilas Cinta.


"Uluh-uluh adik manja kakak ini kenapa merajuk seperti bayi kecil sih? Kakak hanya di kamar gak ke mana-mana kalau perlu sesuatu ke kamar kakak saja." Bujuk Cinta merayu Laura yang sedang merajuk.


"Hmm, emang gak apa-apa kalau aku ke kamar kakak, gak ada yang marah gitu?" Tanya Laura menautkan alis menoleh pada orang yang selalu mengingatkan untuk jangan menggangu.


Cinta menoleh mengikuti ekor mata Laura, ia hanya bisa menggeleng kepala lagi dan lagi semua ini ulah Iqbal suami nya.


Kenapa Iqbal selalu rusuh memberi larangan kepada mereka, kan jadi begini ujung nya apalagi kepada adik kecil nya ini.


Melihat tatapan sang istri, Iqbal tidak perduli yang jelas waktu berdua nya damai, karena ia hanya ingin berdua tanpa orang ketiga.


Cinta menyiku sudut lengan tangan Iqbal."Ada apa sih baby sakit tau." Keluh Iqbal alay.


"huekw." Serentak Ke empat pria mendengar panggilan alay Iqbal.


"Kayak bayi saja panggilan baby." Ledek Dimas tertawa terbahak


"Lho tau gak Dimas baby itu panggilan kucing gue saat kecil tuh, sekarang di tetangga juga beri nama baby." Tawa Radit menimpali ledekan dimas.


"Kalian berdua bisa saja. Bro kenapa panggil Cinta dengan sebutan baby? apa gak ada nama lain selain baby?" Tanya Rafa penasaran.


"Gak ada." Singkat Iqbal malas menjelaskan, terserah jika ingin terus di ledek bodoh amat.

__ADS_1


Iqbal merasa mereka iri tidak ada yang bisa di panggil sayang oleh ke empat pria jomblo ini, karena tidak ada wanita yang ingin bersama mereka. Kelakuan luar saja mines gimana dalam nya, pasti parah.


"Jangan begitu bro kita bicara benar nih, masa panggil baby. Lho pikir sepupu kita hewan peliharaan tetangga Radit." Ucap Rafa.


"Gak apa abang, baby itu panggilan kesayangan. Kenapa abang yang sewot apa karena gak ada yang panggil abang dengan sebutan kesayangan?" Tanya Laura mengejek Rafa.


"Enak saja, begini juga banyak yang naksir sama abang, tapi sayang nya semua abang tolak." Balas Rafa.


"Kenapa di tolak abang?"


"Gak ada yang Masuk kriteria abang."


"Emang kriteria abang kayak gimana?" Tanya lagi Laura penasaran.


"Cantik, baik, dan penurut." Jawab Rafa.


"Penurut maksud nya gimana?" Menautkan alis bingung maksud dari Rafa.


"Penurut aja intinya gak bawel kayak kamu." Ejek Rafa pada Laura.


"Ish abang, aku serius ini penurut kayak gimana? jangan bilang maksud abang penurut itu nya." Kata Laura memberi kode.


Laura paham meski belum menikah. Ia dan sahabat lain nya juga sama mengetahui hubungan suami istri. Mereka sering menonton film drakor disaat jam kuliah kosong.


"Itu apa sih dek? kamu sok tau deh." Rafa mengelak bingung bagaimana bisa Laura paham.


Rafa berpikir apa Laura pernah melakukan, hingga tau beginian. Jika benar sekarang adik nya bukan perawan.


Semua melihat Rafa diam menggeleng kepala menjadi binggung, ada apa dengan Rafa kenapa mendadak seperti orang gila.


"Kamu kenapa Rafa?" Tanya Radit mewakili mereka penasaran dengan tingkah Rafa.


Rafa tidak menjawab melainkan menatap tajam Laura, hal tersebut membuat Laura bingung kenapa mendadak Rafa menatap seakan ingin menyantap hidup-hidup.


"Abang kenapa menatap ku seperti itu?" Risih Laura tidak nyaman di pandang seperti itu.


"Kamu masih perawan atau tidak?" Tanpa banyak berkata Rafa mengeluarkan kata pusaka membuat Laura kaget hingga batuk.


"Uhukh... uhukh.... " Batuk Laura.

__ADS_1


"Kamu kenapa batuk apa benar?" Tanya Rafa menuduh Laura dengan tajam jika benar ia akan mencari siapa pria yang berani mengambil mahkota berharga adik nya.


"Abang apaan sih asal tuduh saja, emang abang punya bukti hah?" Tanya balik Laura sangat kesal sama Rafa berani menuduh diri nya depan mereka meski mereka sahabatnya tetap saja Laura malu.


"Jawab saja gak usah banyak omong!" Tegas Rafa.


Cinta masih diam melihat semua ini ia bingung harus melakukan apa. Tapi hati kecil nya yakin Laura tidak seperti apa yang di pikirkan Rafa.


Melihat Rafa terus menginterogasi Laura, Cinta turun angkat bicara." Rafa kamu apaan sih, bukan nya kamu tau Laura mengambil bidang kedokteran. Jadi sudah sewajarnya dia tau semua ini." Jelas Cinta memberi pengertian kepada Rafa.


Laura tidak berkata ia sangat kecewa sama Rafa sudah menuduh tanpa bukti di depan sahabat nya. Meski ia mengetahui semua bukan berarti ia sudah pernah melakukan.


Jalan pikir manusia berbeda tidak selalu sama mungkin wanita lain diluar sana menginginkan hubungan suami istri jika sudah paham. Tapi tidak dengan Laura berpegang teguh dengan pendirian dan ajaran keluarga. Jangan mau di sentuh sebelum halal.


Rafa menoleh memandang Laura yang engan menatap atau melirik balik. Menyadari semua itu Rafa merasa bersalah telah berprasangka buruk.


Bagaimana bisa ia berpikir jahat tentang adik nya. Sudah jelas hal itu tidak mungkin Laura lakukan.


"Laura Abang minta maaf, abang sadar sudah keterlaluan menuduh kamu yang tidak mungkin kamu lakukan." Mohon Rafa menyesal dengan mulut dan otak nya tidak bisa berpikir jernih atau mengerem semua perkataan nya.


"Kamu kenapa sih Rafa bisa berpikir buruk kepada Laura, padahal dia adik kamu." Heran Radit ikut kesal sama Rafa.


"Bro kita bingung kalian keluarga kenapa bisa ada kecurigaan seperti ini. Jangan sampai dengan kurang percaya antara sesama hubungan keluarga bisa retak." Nasihat Dimas.


Perkataan Dimas kali ini membuat mereka melongo, bukan tanpa sebab melainkan Dimas baru sekali terlihat bijak dalam berkata karena selama ini Dimas selalu kocak.


"Iya paham makangnya saya minta maaf, Laura abang rela kamu beri hukuman asal kamu memaafkan abang yang tampan ini." Narsis Rafa di sela permohonan maaf nya.


"Hay Bro niat minta maaf gak sih? masa minta maaf kayak gitu." Kata Dimas merasa sahabat nya ini sungguh aneh.


...BERSAMBUNG...


________________💞💞💞________________


🌟 Keretakan keluarga bisa terjadi jika timbul rasa kurang percaya antar sesama dalam hubungan keluarga. 🌟 By: Dimas.


_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-


...Jangan lupa dukung karya ini dengan Like, comment, gift🌹 and vote....

__ADS_1


...Bantuan jempol mu membantu author semangat menulis....


...Tambahin favorite biar gak ketinggalan up terbarunya.📝📢...


__ADS_2