
🌻H 4 P P Y R 3 4 D I N G🌻
•
•
•
✨🌹💞🌹✨
Permainan masih di pimpin Iqbal di atas Cinta di bawah. Ruangan kamar mereka hanya terdengar suara ******* Cinta tanpa terdengar suara lain lagi.
Sentuhan Iqbal sangat menggila kan, hingga lagi dan lagi Cinta meminta terus tanpa malu, lagi pula Iqbal suami nya sah-sah saja ia meminta terus.
Iqbal semakin senang dengan permintaan Cinta yang menyukai menginginkan lagi, dengan senang hati Iqbal menuruti permintaan nya karena dia juga sama menginginkan lagi bahkan tiap hari, tiap jam dan tiap menit ingin melakukan terus.
"Akhs... akhs... lebih cepat lagi Al." Desah Cinta meminta lebih cepat tarikan nya.
"okey baby." Sahut Iqbal lebih cepat mencapai ******* kenikmatan surga duniawi.
"Terima kasih baby." Iqbal mencium kening Cinta dan jatuh berbaring di samping dengan tubuh polos yang hanya di tutupi selimut.
"Sama-sama dan makasih Al. Kamu selalu bisa membuat ku merasa puas." Ucap Cinta bahagia.
Semenjak menikah Cinta semakin agresif dengan permainan ranjang entah itu di pimpin Iqbal atau ia sendiri. Hal itu bukan membuat Iqbal tidak suka malah sebalik nya Iqbal menyukai perubahan drastis Cinta.
Kini Iqbal dan Cinta telah tertidur dengan posisi Iqbal memeluk erat Cinta seperti guling.
Malam hari setelah membersihkan diri bersama di kamar mandi lagi dan lagi Iqbal dan Cinta melakukan permainan ranjang di kamar mandi. Tidak ada penolakan dari Cinta saat Iqbal menginginkan lagi, bahkan Cinta pun sama menginginkan juga meski beberapa jam yang lalu sudah belasan ronde tidak membuat kedua nya puas.
Cinta merasa aneh kenapa dirinya begini yang terus ketagihan tanpa bisa menolak permintaan Iqbal. Ini bukan pertama bagi Cinta tidak menolak tapi sudah kesekian kali.
"Baby kamu makin hari makin mahir saja, aku salut dengan permainan kamu." Puji Iqbal membuat Cinta merona bahkan malu.
Pujian Iqbal seolah mengejek Cinta sangat pandai belajar dalam hal berkaitan surga duniawi bahkan belum seminggu Cinta sudah hafal semua permainan dan cara memuaskan suami, sebalik nya dengan Iqbal.
Jangan kaget semua hal yang Cinta tau tidak jauh karena Iqbal memberi tontonan video. Setelah tiba di Swiss Iqbal memberi tontonan video, awal nya Cinta menolak tapi berbagai rayuan bujukan Iqbal akhir nya ia menyetujui.
__ADS_1
"Al hentikan ejekan mu!" Cemberut Cinta yakin saat ini Iqbal sedang tertawa puas dalam hati nya.
"Siapa yang mengejek mu sayang? aku sedang memuji bukan mengejek." Jawab Iqbal bingung bagaimana bisa pujian nya di katain ejekan.
"Tidak usah tipu Al, aku paham jelas maksud kamu, jadi hentikan semua itu ata_"
"Atau apa hmm?" Potong Iqbal cepat pada ucapan Cinta dengan mendekati nya.
Saat ini wajah Cinta dan Iqbal sangat dekat. Iqbal dapat mendengar detak jantung dan tarikan nafas Cinta tak beraturan, hal itu membuat Iqbal tertawa dalam hati.
"Apa yang ingin kamu lakukan Al?" Gugup Cinta meski berkali-kali bersama tidak menjamin untuk Cinta tidak gugup dengan situasi begini.
"Kenapa baby bukan nya kita suami istri bahkan kita sudah melihat semua satu sama lain, terus kenapa sekarang kamu jadi gugup." Goda Iqbal senang melihat Cinta seperti ini.
Iqbal senang menggoda Cinta yang mendadak malu dan gugup jika seperti ini. Melihat wajah nya saja sangat mengemaskan dengan pipi merona seperti jambu jika sedang gugup.
Iqbal terus menghimpit Cinta dengan pandangan mata menatap intens bibir sang istri. Cinta semakin grogi dengan semua ini dari arah pandang Iqbal seperti seorang pria kelaparan siap menyantap mangsa nya saja.
Tanpa aba Iqbal menyambar cepat bibir Cinta, hal itu sontak membuat Cinta kaget, ia tidak bisa berontak karena Iqbal sudah mengunci semua pergerakan Cinta.
Iqbal mengendong Cinta ala brydel membaringkan ke kasur dengan lum*tan tak lepas dari pautan nya. Perlahan Iqbal membuka kancing baju Cinta dan sekarang hanya tertinggal celana dan baju dalaman saja, saat ingin membuka pengait Br* Cinta menepis.
"Al hentikan!" Ucap Cinta memandang lekat wajah suami nya yang sudah berada di ujung nafsu.
"Kenapa baby? kamu sudah membuat ku begini jadi kamu harus bertanggung jawab sekarang tidak ada penolakan." Protes Iqbal tidak bisa menahan lagi.
"Al bukan nya kita sudah dua kali dalam sehari bahkan belasan ronde tadi." Balas Cinta malu menyebut belasan ronde, hal itu membuat Iqbal gemas melihat wajah istri nya, tidak ada lagi membuat ia untuk menahan diri setelah melihat wajah gemas nya ini.
Tidak menunggu persetujuan Cinta, Iqbal segera melepaskan pakaian nya, kini kedua nya sama-sama polos tanpa sehelai benang di tubuh.
Iqbal langsung menyambar manis delima milik Cinta dengan tangan memainkan benda favorite gunung kembar. Menyesap seisi rongga dengan rakus meski masih dengan lembut. Cinta di buat kewalahan dalam bernafas bagaimana bisa bernafas lega jika tidak di beri kesempatan.
Melihat Cinta kewalahan menarik nafas, Iqbal segera melepaskan pautan bibir memberi Cinta menghirup udara.
"Huft... Al apa kamu ingin membuatku mati." Helaan nafas Cinta masih belum beraturan masih menatap lekat suami nya tanpa merasa bersalah.
"Baby jangan salahkan aku, semua ini juga salah kamu." Iqbal balik menyalahkan Cinta.
__ADS_1
"Aku?" Tunjuk Cinta pada dirinya."Kenapa dengan diriku, bukan nya kamu yang lahap menyambar bibir ku seakan ini permen." Bantah Cinta tidak terima.
"Semua karena kamu baby selalu menggoda ku!" Balas Iqbal tidak kalah.
"Kapan aku menggoda? kamu saja tidak bisa menahan diri. Stop menyalahkan aku atas perbuatan kamu." Protes Cinta.
"Tidak baby semua ini salah kamu bukan aku jadi sekarang kamu harus tanggung jawab." Kata Iqbal langsung menyambar bibir Cinta yang ingin kembali protes.
Kali ini Iqbal sangat rakus seperti tidak makan sehari. Cinta meringis ulah Iqbal mengigit kuat dalam bibir nya.
Saat Iqbal ingin mulai ritual yang sangat ia sukai di bukit lembah.
Tok...
Tok...
Tok...
Terdengar ketukan seseorang di depan pintu mereka, tapi tidak di respon Iqbal. Cinta yang ingin bangun di cegah kuat oleh Iqbal.
"Al ada orang di depan, bagaimana jika mereka masuk nanti." Ujar Cinta khawatir mereka melihat semua ini.
"Tenang baby itu tidak akan terjadi aku sudah mengunci pintu, biarkan mereka lelah berdiri di sana kita lanjutkan saja aktivitas kita." Sahut Iqbal tenang tanpa khawatir.
...BERSAMBUNG...
________________💞💞💞________________
🌟Satu hal yang dapat selalu membuat diri sendiri senang yaitu berada di dekat orang terkasih.🌟 By: Cinta Kusuma.
_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-_-
...Jangan lupa dukung karya ini dengan Like, comment, gift🌹 and vote....
...Bantuan jempol mu membantu author semangat menulis....
...Tambahin favorite biar gak ketinggalan up terbarunya.📝📢...
__ADS_1